RUANGPOLITIK.COM — Meski sebelumnya koalisi PKB-Gerindra sempat diisu ‘goyah’ namun Ketua Umum PKB Muhaiman Iskandar mengatakan jika PKB terus mematangkan koalisi dengan Gerindra.
Dan pria yang biasa dipanggil Cak Imin ini juga ‘merayu’ parpol lain agar satu biduk dengan Koalisi Indonesia Raya. Pernyataan ini ia sampaikan Senin (12/12) di Jakarta.
“Kita masih terus mematangkan koalisi dengan Gerindra, kita terus bekerja sinergi perjuangan 2024. Sambil terus merayu dan mengajak partai-partai lain,” kata Cak Imin.
Cak Imin mengatakan hingga saat ini setiap koalisi yang terbentuk masih bersifat dinamis. Dia menyebut finalnya susunan koalisi akan terlihat di KPU.
“Semua koalisi sebelum janur melengkung tanggal 25 September ya semuanya masih rawan. Yang disebut koalisi sesunguhnya adalah nanti ketika sama-sama mendaftar ke KPU, sehingga sampai pendaftaran di KPU terakhir pendaftaran maka belum bisa final,” ujarnya.
Sebelumnya Cak Imin mengungkapkan ada pihak yang menyuruhnya mundur sebagai capres. Cak Imin menyebut pihak-pihak tersebut menemuinya langsung untuk meminta dirinya tidak nyapres.
“Sudah banyak yang datang ke saya, Gus Muhaimin mundur saja, nggak usah nyapres. Banyak sekali tantangan dan peluang yang akan sulit,” kata Cak Imin dalam sambutannya saat membuka Grand Final Gus Muhaimin Festival Al Banjari di Kantor DPW PKB Jatim Senin (5/12).
Cak Imin juga mengaku mendapat bocoran jika dirinya akan terus mendapatkan serangan yang lebih berat ke depannya.
“Banyak yang bisikin saya, awas serangan lebih menjadi kenceng lagi, semakin hari semakin ke depan,” kata Cak Imin.
Wakil Ketua DPR RI ini mengaku ingin maju sebagai presiden karena bentuk kepeduliannya kepada masyarakat seluruh Indonesia.
“Saya jawab maju calon presiden karena perintah. Perintah apa? Perintah kepedulian orang lain yang membutuhkan, yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab PKB,” pungkasnya.
Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)