• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
01 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Prof Saiful Mujani: Parpol Gagal Edukasi Masyakat Soal Ideologi dan Platform

by Rupol
in Nasional
441 14
0
486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Ketertarikan masyarakat kepada politik dianggap masih cukup rendah. Apalagi tingkat ‘popularitas’ ketua umum partai lebih melekat di publik, daripada program kerja parpol itu sendiri.

Temuan ini disampaikan oleh ilmuwan politik, Prof. Saiful Mujani, melalui kanal YouTube SMRC TV, Kamis (24/11).

RelatedPosts

Mufti Anam Desak Pertamina Segera Atasi Kelangkaan BBM di Bali

Selly Gantina: Karhutla Tak Bisa Menunggu Status Bencana, Warga dan Satwa Harus Dilindungi

Kekerasan terhadap BEM UI, Andreas Hugo Pareira Desak Negara Jamin Keamanan Mahasiswa

“Yang ada di pikiran pemilih bukan pesan, ide, platform, atau ideologi partai,” kata Saiful.

Saiful menjelaskan bahwa ketika ditanya apa yang ada di pikiran ketika disebut nama PDIP? Ada 19 persen pemilih yang menyebut Megawati, 14,3 persen menyebut gambar banteng, 4,6 persen menyebut Joko Widodo, dan warna merah 2,8 persen. Hal-hal lain di bawah 2 persen.

Saiful menjelaskan bahwa untuk kasus PDIP, yang melekat di hati pemilih adalah sesuatu yang memiliki makna yang kabur seperti simbol dan nama orang, bukan ide. Padahal padahal elite PDIP sering bicara tentang wong cilik yang memperjuangkan aspirasi rakyat kecil, namun hal itu kurang terekam di benak pemilih.

Hal yang sama terjadi pada Gerindra. Yang paling banyak diingat oleh mereka yang tahu Gerindra adalah nama Prabowo Subianto 25,6 persen, gambar burung 8,3 persen, dan hal-hal lain di bawah 2 persen. Hal ini sama dengan PDIP bahwa yang melekat di pikiran pemilih adalah nama ketua partai dan simbolnya.

Umumnya pemilih Indonesia hanya mengingat nama atau pemimpin dan simbol partai politik, bukan ide atau platform mereka. Demikian dikatakan melalui program ‘Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ bertajuk “Apa yang Pemilih Tahu tentang Partai Politik?” pada Kamis, 24 November 2022.

Sementara yang paling banyak terlintas di pikiran pemilih ketika mendengar nama Golkar adalah gambar pohon beringin 11,8 persen, warna kuning 10,2 persen, Soeharto 5,1 persen, dan Airlangga Hartarto 2,3 persen. Hal-hal lain di banyak 2 persen.

Sedikit berbeda dengan PDIP dan Gerindra di mana yang paling populer diingat oleh pemilih adalah nama tokoh, yang paling banyak terlintas dalam pikiran pemilih pada Golkar adalah simbol (pohon beringin dan warna kuning).

Menurut Saiful, sebagian hal ini merupakan cerminan dari literasi pemilih yang rendah. Hal ini juga terkait supply informasi yang diberikan pada para pemilih oleh partai politik. Melihat fakta rendahnya pengetahuan publik tentang ide dan gagasan, Saiful bertanya “Apa yang selama ini dilakukan oleh partai politik?”

Menurut Saiful, yang ideal adalah, ketika disebut nama PDIP, maka yang terlintas misalnya adalah tentang politik pro kerakyatan, Golkar misalnya tentang pembangunan, dan Gerindra misalnya tentang nasionalisme atau Indonesia first.

“Terlepas dari setuju atau tidak, minimal ada ide yang melekat pada pemilih kita. Tapi dalam kasus-kasus ini, kita tidak menemukannya,” tegasnya.

Secara umum, studi ini menemukan bahwa jika disebut nama PKB, maka yang terlintas paling banyak di pikiran pemilih adalah nama Abdurrahman Wahid, Gerindra Prabowo Subianto, PDIP Megawati Soekarno Putri, Golkar gambar pohon beringin, Nasdem Surya Paloh, PKS berbasis agama, PPP gambar ka’bah, PAN Amien Rais, dan Demokrat Susilo Bambang-Yudhoyono.

“Tentu saja semua partai politik memiliki AD/ART, tapi masyarakat tidak kenal itu semua,” terang Saiful.

Menurut Saiful ini adalah bukti bahwa Indonesia gagal membangun sistem kepartaian selama 20 tahun lebih reformasi.

Karena keadaannya begini, maka, menurut Saiful, wajar jika banyak publik yang apatis terhadap partai, ada atau tidaknya partai politik dianggap tidak penting. Ini bahkan bisa menggerus kepercayaan publik pada Pemilu.

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: Direktur Riset SMRCSaiful mujanisyaiful
Previous Post

DPR Akan Klarifikasi ke Kapolri, Bahas Tambang Ilegal 

Next Post

Wow, Harta Kakak Beradik Ini Melebihi APBN Indonesia 2022

Rupol

Next Post
Wow, Harta Kakak Beradik Ini Melebihi APBN Indonesia 2022

Wow, Harta Kakak Beradik Ini Melebihi APBN Indonesia 2022

Recommended

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

14 jam ago
Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

17 jam ago

Trending

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet,  114 Pejabat Dilantik

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet, 114 Pejabat Dilantik

5 hari ago
Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

1 minggu ago

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.