• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Golkar Singgung Dewan Kolonel vs Dewan Kopral: Penggalangan Opini

by Rupol
in Nasional
447 5
0
483
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus menyinggung konflik di internal PDIP hingga muncul Dewan Kolonel vs Dewan Kopral.

Lodewijk berpendapat bahwa konflik yang dibentuk di internal PDIP itu merupakan upaya untuk melakukan penggalangan opini demi menaikan elektabilitas kader menjelang Pilpres 2024.

RelatedPosts

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Dikunjungi Gubernur ASR di Madinah, Jamaah Haji Berterima Kasih pada Gubernur

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

Menurut dia penggalangan narasi adalah operasi intelijen paling tinggi.

“Penggalangan narasi, penggalangan adalah operasi intelijen paling tinggi,” katanya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2022).

Menurut dia ada tiga konsep untuk menerapkan penggalangan opini di publik. Pertama membiarkan publik untuk berpikir. Kedua membiarkan publik memutuskan. Dan ketiga membiarkan publik bertarung.

Apakah pola ketiga ini terjadi di Indonesia?

Lodewijk menuturkan bahwa pola itu terjadi Indonesia. Penggalangan opini yang dimunculkan PDIP berhasil membuat seorang gubenrur seolah bertengkar dengan petinggi di partainya.

“Apakah terjadi di indonesia? Terjadi enggak? Terjadi. Lihat ada partai lain, dampak dari penggalangan. Seorang gubernur dengan seorang pejabat tinggi partai ribut,” pungkasnya.

Golkar kata dia juga ingin menerapkan pola tersebut, dengan harapan masyarakat pada akhirnya bisa memilih Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurut dia memang tidak semua bisa melakukan penggalan opini sehingga bisa mendapatkan simpati publik.

“Tidak semua bisa melakukan penggalangan, yang bisa hanya dari kodam, pelaksana kopassus,” ujarnya.

Diketahui, Dewan Kolonel dibentuk sejumlah elite PDIP untuk menaikan elektabilitas Ketua DPR Puan Maharani.

Sebagai tandingan, GP Mania membentuk Dewan Kopral untuk menaikan elektabilitas Ganjar Pranowo.(FSL)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: #golkarDewan Kolonel
Previous Post

Usulan Tak Diakomodir, Dewan Pers Minta Tunda Pengesahan RKUHP

Next Post

Polri Kerahkan Brimob dan Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur

Rupol

Next Post
Polri Kerahkan Brimob dan Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur

Polri Kerahkan Brimob dan Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur

Recommended

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

1 hari ago
FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive