• Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
08 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Badan Keahlian DPR: Revisi UU Ciptaker Diharapkan Selesai 2 Tahun

by Rupol
in Nasional
450 4
0
486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menurut saya, justru kita bisa mengantisipasi walaupun tadinya hanya krisis ekonomi atau persoalan ekonomi disupply saja. Menurut saya semakin relevan undang-undang ini

RUANGPOLITIK.COM — Kepala Badan Keahlian DPR RI Dr. Inosentius Samsul menilai, Undang-Undang Cipta Kerja semakin relevan. Undang-Undang Cipta Kerja yang sebelumnya diharapkan menjadi solusi di tengah persaingan dan tuntutan global, kini dinilai semakin relevan untuk diimplementasikan.

“Undang-undang ini kan lahir sebelum pandemi, diusulkan sebelum pandemi, konsepnya itu 2019 kemudian disampaikan ke DPR awal Februari. Artinya, di samping mau menyelesaikan persoalan ekonomi tiba-tiba ditambah dengan pandemi. Nah apakah undang-undang ini makin relevan, atau tidak?,”kata Inosentius Samsul, dalam acara Forum Group Discussion yang digelar Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Sosialisasi Undang-Undang Cipta Kerja, Kamis (10/11/2022).

RelatedPosts

Siswa MIS Al Huda Kehilangan PIP Imbas Perubahan Desil DTSEN, Kariyasa Desak Pemerintah Buka Verifikasi Ulang

Soroti Tingginya Risiko Bencana di Bondowoso, Ina Ammania Dorong Desa Tangguh Bencana

Hie Meli Adukan Penyidik Polres Jaksel ke Propam, Minta Kepastian Hukum dan SP3

“Menurut saya, justru kita bisa mengantisipasi walaupun tadinya hanya krisis ekonomi atau persoalan ekonomi disupply saja. Menurut saya semakin relevan undang-undang ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) meminta kepada Pemerintah untuk memperbaiki UU tentang Cipta Kerja selama dua tahun kedepan.

Dalam kaitannya dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) ini, ia menyarankan agar dilakukan pengujian formil, terhadap penggunaan metode omnibus law.

Meskipun sulit, namun menurut Inosentius ini perlu dilakukan.

Tujuannya agar tak terjadi tumpang tindih antara Undang-Undang Ciptakerja dengan Undang-Undang lainnya.

Baca juga:

Penting-diketahui-skb-pedoman-uu-ite-terbaru/

“Memang kalau ditanya apakah masalah formil itu gampang? sulit. Saya tahu itu pasti sulit, sulit banget. Metode Omnibus Law tidak mudah, jadi butuh memperbaiki aspek formil saja menurut saya butuh energi yang kuat. Karena minimal harus dilakukan untuk menyesuaikan, agar kalau undang-undang ini menggunakan metode omnibus yang bagus, hubungan antara Undang-Undang Cipta Kerja dan undang-undang aslinya harus nyambung,”

“Jangan sampai ada yang terjadi kekosongan tumpang tindih dan lain sebagainya. Itu penting sekali, sampai clear dan tidak menimbulkan persoalan,” katanya.

Disamping itu, perubahan atas Undang-Undang Cipta Kerja, juga perlu dilakukan kajian lebih lanjut. Mulai dari kalangan pakar, ataupun masyarakat.

Ia pun menyarankan, agar revisi Undang-Undang Cipta Kerja ini bisa segera dilakukan dan tidak sampai memakan waktu selama dua tahun.

Apalagi, Indonesia akan memasuki tahun politik di 2024.

Ia khawatir, apabila Undang-Undang ini belum diubah hingga 2023 mendatang, akan berpotensi terganggu dengan urusan politik.

“Saran saya, waktu melakukan perubahan ini kan dua tahun ya, saran saya, dua tahun itu karena keputusan MK ini ada juga hal-hal membuat kita gamang. Jadi untuk kepastian menurut saya tidak perlu harus menunggu dua tahun, kalau itu sudah siap sudah bisa diluncurkan,”

“Karena saya kuatir kalau di 2023, kita ini udah ada urusan politik. Artinya bisa dibawa-bawa ke politik juga di undang-undang nih. Jadi menurut saya sepanjang itu sudah dilakukan proses untuk konsultasi publik, dan sudah banyak masukannya, saya pikir semakin cepat semakin baik,” tutur dia.

Satgas Percepatan Sosialisasi UU Cipta Kerja Serap Aspirasi Pakar

Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah terus berupaya melakukan penyempurnaan terhadap Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Mahkamah Konstitusi (MK), meminta kepada Pemerintah untuk memperbaiki UU tentang Cipta Kerja selama dua tahun kedepan.

Dalam rangka penyempurnaan dan monitoring implementasi UU Cipta Kerja beserta aturan turunannya, jaring aspirasi dan dialog terus dilakukan dengan mengundang sejumlah pakar.

Kali ini, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Sosialisasi Undang-Undang Cipta Kerja turut mengajak pakar serta akademisi hukum dan ekonomi melalui Forum Group Discussion.

Digelar di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta Pusat, acara ini berlangsung Kamis (10/11/2022).

“Bapak-Ibu di sini adalah expertise yang sangat luas dan bisa memberi masukan yang berharga bagi kami. Ini juga bagian dari apa yang diamanatkan oleh MK. Jadi, partisipasi makin luas dari pada masyarakat tentang Undang-Undang Cipta Kerja ini. Ini akan sangat bagus sekali kalau kita bisa mendapat butir-butir penting dari Bapak-Ibu,” kata Wakil Ketua III Satgas UU Cipta Kerja, Raden Pardede.

Dalam pertemuan tersebut, Raden menekankan pentingnya Undang-Undang Cipta Kerja dalam situasi saat ini.

Terlebih, kini Indonesia tengah dihadapkan dengan tiga krisis sekaligus.

Di antaranya, ialah pandemi, perubahan iklim yang ekstreem, serta geopolitik yang dinamis.

Ketiga hal ini, secara tidak langsung berdampak pada terhambatnya supply barang dan berujung pada tingginya harga-harga.

“Ini adalah harga-harga yang terjadi sekarang, di tingkat dunia ini tertinggi selama 45 tahun terakhir,” paparnya.

Belum lagi, dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam mendorong daya beli masyarakat selama pandemi.

Tak hanya di Indonesia, tetapi juga dialami oleh banyak negara sehingga turut berdampak pada terjadinya inflasi.

“Nah dalam situasi seperti ini, apa yang kita lakukan dari sisi supply sidenya? Intinya supply sidenya adalah bagaimana kita membuat usaha kita lebih efisien, produktif, lebih mudah,”

“Kalau kita memberi izin lebih cepat, supaya dunia usaha ini masyarakat semua tidak terbebani. Ini yang kita lakukan, dan itulah filosofi dari Undang-Undang Ciptakerja ini,” kata Raden.

“Kenapa kita melakukan Undang-Undang Ciptakerja ini? dalam rangka, supaya dunia usaha kita, masyarakat kita, yang melakukan kegiatan itu bisa lebih cepat, mudah dan murah. Dengan begitu, persoalan tadi harga-harga yang tinggi tadi itu, yang sedang terjadi sekarang, dan inflasi yang terjadi bisa kita ringankan,” tambahnya.

Melalui diskusi ini, diharapkan Pemerintah bisa mendapat banyak masukan terkait implementasi Undang-Undang Ciptakerja beserta dengan seluruh aturan turunannya.

Khususnya, dari para akademisi dan juga pakar dalam perspektif hukum dan juga ekonomi.

Adapun hadir dalam acara ini, Elen Setiadi, S.H., M.S.E selaku Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian dan Dr. Inosentius Samsul selaku Kepala Badan Keahlian DPR RI sebagai narasumber.

Sedangkan dari pakar dan akademisi, diantaranya dihadiri oleh Prof. Dr. Ahmad M Ramli selaku Guru Besar FH Unpad juga Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Prof. Dr. Satya Arinanto selaku Pakar Hukum FH UI, Dr. Mas Achmad Santosa selaku Pakar Hukum FH UI, juga Aria Suyudi selaku Pakar Hukum STHI Jentera.

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Badan Keahlian DPR: Revisi UU Ciptaker Diharapkan Selesai 2 Tahun
Previous Post

Penting Diketahui, SKB Pedoman UU ITE Terbaru

Next Post

Gempa 5 SR Guncang Bengkulu

Rupol

Next Post
Gempa 5 SR Guncang Bengkulu

Gempa 5 SR Guncang Bengkulu

Recommended

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

7 November 2026
Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Prioritas Utama

7 November 2026
Dewi Mulya Menyapa Generasi Emas Payakumbuh Dari Pertiwi Hingga PAUD Suci

Dewi Mulya Menyapa Generasi Emas Payakumbuh Dari Pertiwi Hingga PAUD Suci

7 November 2026
34 Ribu Pelanggan Jadi Prioritas, Dr. Prety Diawati Dirut Tirta Sago: Air Harus Terus Mengalir

34 Ribu Pelanggan Jadi Prioritas, Dr. Prety Diawati Dirut Tirta Sago: Air Harus Terus Mengalir

6 November 2026
Sapaku  Sang Juara Dari Payakumbuh, 4 Tahun Berturut-turut Wakili Sumbar ke Nasional

Sapaku Sang Juara Dari Payakumbuh, 4 Tahun Berturut-turut Wakili Sumbar ke Nasional

6 November 2026

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

8 Oktober 2023
Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

2 November 2026
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

11 Oktober 2026
Rizal Ramli Soal ‘Pemimpin Rambut Putih’ Singgung Boneka Oligarki

Rizal Ramli Soal ‘Pemimpin Rambut Putih’ Singgung Boneka Oligarki

27 November 2022
Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

3 November 2026

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

4 minggu ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.