Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat Efriza: Anies tak Beri Dampak ‘Ekor Jas’ ke NasDem

by Rupol
in Nasional
445 9
0
486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Dalam hasil survei yang direlease SRMC hari ini,  bahwa dari total 23,6 persen pemilih Anies, hanya 12 persen di antaranya yang menyatakan memilih Nasdem.

Perolehan suara Nasdem dari pemilih Anies sama dengan dukungan pemilih Anies pada PDIP (12 persen), Gerindra (12 persen), dan Demokrat (11 persen)

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Menurut pengamat politik Efriza, dosen dan akademisi saat dihubungi RuPol, mengatakan jika Anies tak memberi efek siginifikan kepada NasDem.

“Anies Baswedan tidak memberikan efek ekor jas terhadap elektabilitas Nasdem. Ini tentu saja miris,” ungkapnya.

Efriza menambahkan anjloknya  suara NasDem dan elektoral yang cenderung turun dianggapnya sebagai sebuah kekecewaan publik. Yang merasa kecewa keluarnya Nasdem dari partai pendukung  Jokowi.

“Kejadian ini juga dapat dianggap sebagai respons kekecewaan masyarakat, yang berharap Nasdem mendukung Ganjar dan Pemerintahan Jokowi,” tegasnya.

Efriza menambahkan ini juga menunjukkan suara NasDem memang lebih kepada suara pemilih nasionalis bukan berbasis Islam.

“Sehingga, efek elektoral NasDem mendapatkan ceruk pemilih lebih banyak tidak terjadi, karena ceruk pemilih Islam lebih merespons positif kepada Anies Baswedan semata tidak terikuti untuk Nasdem,” pungkasnya.

Sementara NasDem tentu saja mengharapkan kader non-parpol sebagai cawapres Anies, karena NasDem akan sangat dirugikan mengusung Anies Baswedan tetapi yang menikmati keuntungan malah PKS dan Demokrat mengenai cawapres. Hanya NasDem menyerahkan persoalan ini kepada Anies Baswedan semata.

“Memang ketiga partai ini tidak bisa hanya sekadar deklarasi Koalisi dan Mengusung Anies semata, sebab tak akan ada efek kejut, hanya meniru cara koalisi Gerindra-PKB semata,” jelas Efriza.

Sementara itu, saat ditanya adakah indikasi pecahnya kongsi tiga partai ini? Menyusul tidak tercapainya kesepakatan cawapres Anies. Efriza menilai peluang itu kecil.

“Potensi gagalnya Anies, persentasenya kecil. Kecuali jika KIB membuka kesempatan PKS bergabung dengan melepaskan peluang bersama PDIP. Maupun Gerindra-PKB menjadi pilihan alternatif bagi PKS, karena PKS tidak menunjukkan tertarik lagi mengusung Prabowo,” jelasnya.

Secara komunikasi politik, Efriza menilai komunikasi PKS dan upaya PKS mendekati KIB dan Poros Koalisi Gerindra-PKB hanya sekadar upaya melakukan tekanan kepada Nasdem agar menerima Aher.

“Sebab, Nasdem terjepit akan terjadi ‘putih muka’ (malu) jika tak dapat mengusung Anies Baswedan, namun suara NasDem tidak mencukupi tanpa PKS dan Demokrat,” pungkasnya.

Suara NasDem dalam beberapa survey anjlok bahkan tak sampai 3 persen utk 2024. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati 

Previous Post

Diprediksi Vladimir Putin dan Voldymyr Zelensky Tak Akan Hadir di KTT G20 Bali

Next Post

PAN Tolak Tuduhan Jegal Anies, Akui Goda PKS dan Demokrat

Rupol

Next Post
PAN Tolak Tuduhan Jegal Anies, Akui Goda PKS dan Demokrat

PAN Tolak Tuduhan Jegal Anies, Akui Goda PKS dan Demokrat

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election