RUANGPOLITIK.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan menggelar rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) yang terdiri dari sembilan pimpinan fraksi dan pimpinan dewan untuk menentukan tiga nama Penjabat (Pj) Gubernur.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan ketiga nama terbanyak yang muncul dalam Rapimgab tersebut kemudian akan disetor ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dia menegaskan, masing-masing fraksi berhak mengusulkan tiga nama untuk dibawa ke Rapimgab.
Dengan begitu, akan ada 27 nama yang akan muncul di dalam rapat gabungan tersebut.
Berita Terkait:
Mardiono Tiba di KPU, Serahkan SK Kemenkumham Pergantian Pengurus PPP
SK Kepengurusan PPP Mardiono Diserahkan ke KPU RI, Siang Ini
Ujang: Pengesahan Mardiono Jadi Plt Ketum PPP, Ada Peran Jokowi
Konflik PPP, Suharso: Akan Kita Selesaikan Baik-baik
“Pokoknya satu dua tiga yang teratas siapa-siapa mereka yang terbanyak. Suara terbanyak dari nama yang diusulkan fraksi,” katanya kepada wartawan DPRD, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).
Pras menegaskan hasil kesepakatan Rapimgab, pimpinan dewan tidak jadi mengusulkan tiga nama. Alasannya, karena mereka menjadi bagian dari masing-masing fraksi.
Ditekankan Pras, bila dalam forum tersebut muncul nama dengan jumlah suara yang sama, maka peserta Rapimgab akan menggunakan mekanisme musyawarah dan mufakat.
“Nah yang paling tinggi itu dinilai dan nanti akan diserahkan ke Mendagri,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kemendagri akan mengusulkan enam nama Pj Gubernur DKI ke Presiden Jokowi (Joko Widodo).
Tiga nama diusulkan oleh Kemendari dan tiga dari DPRD. Setelah itu, Kemendagri akan melakukan Tim Penilaian Akhir (TPA).
Saat ini, empat nama telah muncul dalam bursa Calon Pj Gubernur DKI Jakarta.
Mereka di antaranya adalah Kasetpres, Heru Budi Hartono; Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali; Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Politik, Juri Ardiantoro; Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar.(FSL)
Editor: Zulfa Simatur
(RuPol)