Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Larang Keluarga Dokumentasikan Penjelasan soal Kematian Brigadir J, Begini Alasan Hendra Kurniawan…

by Ruang Politik
in Nasional
421 18
0
Brigj Pol. Hendra Kurniawan/Ist

Brigj Pol. Hendra Kurniawan/Ist

469
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM –Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan menjadi perwakilan Polri saat mengantar jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ke rumah orangtuanya di Jambi.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Hendra yang sempat Tempo lihat, polisi berpangkat bintang satu itu menemui keluarga Brigadir J di Sungai Bahar, Muaro Jambi, Jambi, pada Senin, 11 Juli 2022.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Mantan Kepala Biro Pengamanan Internal Polri itu mengaku disuruh oleh Irjen Ferdy Sambo untuk menemui dan keluarga Brigadir J dan menyampaikan penyebab kematian Brigadir J. Hendra juga menjawab sejumlah pertanyaan dari keluarga.

Pertanyaan itu antara lain soal kronologis kematian, alasan Yosua tak bisa dimakamkan secara kedinasan, dan ketiga soal proses mutasi adik Yosua, Bripda Reza Hutabarat ke Polda Jambi.

Hendra pun mengajak sejumlah anggotanya plus penyidik Polres Jaksel ke Jambi, salah satunya adalah Kombes Agus Nurpatria.

Berita Terkait:
Ferdy Sambo Belum Kirim Memori Banding atas Pemecatannya

Ikuti Jejak Ferdy Sambo, Kompol Baiquni Wibowo Ajukan Banding Usai Dipecat

Ferdy Sambo: Brigjen Hendra Kurniawan Tak Ikut Merusak CCTV

Mewah! Istri Ferdy Sambo Ternyata Penggemar Koleksi Tas Branded

Dalam BAP itu, disebutkan bahwa Hendra mengaku masuk ke rumah keluarga Brigadir J tanpa mencopot sepatu dinas. Hendra juga meminta yang hadir menemuinya saat itu hanya keluarga inti saja

“Kemudian saya melarang mendokumentasikan, baik video maupun foto, tetapi boleh merekam suara pembicaraan,” ujar Hendra.

Menurut Hendra hal itu dilakukan karena keluarga meminta penjelasan kronologi kejadian. Hendra menyebut kronologi yang disampaikan ini berkaitan dengan aib yang tidak perlu dipublikasikan.

“Kejadian musibah dan tragedi yang memalukan dan tidak dapat ditolerir seperti pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Yosua,” ucapnya.

Kepada keluarga, Hendra juga menjelaskan soal adegan tembak menembak Yosua dengan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Hendra juga menjelaskan pemakaman Yosua tidak bisa dilakukan dengan cara kedinasan karena dinilai telah melanggar hukum sehingga haknya dicabut.

Hendra juga menyatakan telah menjelaskan status proses mutasi adik Yosua. Menurut Lulusan Akademi Kepolisan 1995 itu, proses mutasi akan segera dilaksanakan, tinggal menunggu usulan dari satuan kerja lainnya. Belakangan, sikap Hendra ini mendapat protes dari pihak keluarga karena dinilai melukai perasaan.

Adapun soal pemberitaan pelarangan membuka peti jenazah dan pengepungan rumah orangtua Brigadir J, Hendra membantahnya.

“Peristiwa di rumah almarhum Brigadir J di Jambi tidak seperti yang diberitakan media dan menjadi viral karena saat tim datang ke sana atas perintah Kadiv Propam (Ferdy Sambo) dan atas permintaan keluarga dengan perilaku sopan,” tukasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: kasus SamboPolriRuang Politik
Previous Post

Ferdy Sambo Belum Kirim Memori Banding atas Pemecatannya

Next Post

Rumah Pribadi Ferdy Sambo di Saguling Tiga Dihiasi 4 Karangan Bunga

Ruang Politik

Next Post
Rumah Pribadi Ferdy Sambo di Saguling Tiga Dihiasi 4 Karangan Bunga/Ist

Rumah Pribadi Ferdy Sambo di Saguling Tiga Dihiasi 4 Karangan Bunga

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

1 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

4 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election