Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Tegas! Tak Tuntaskan Kasus Brigadir J, KP3 Desak Kapolda Metro Jaya Mundur

by Ruang Politik
in Kilas Update
439 18
0
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil/Ist

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil/Ist

489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

https://ruangpolitik.com-Hingga detik ini kasus baku tembak yang melibatkan Brigadir J dan Bharada E belum juga menemui titik terang. Para petinggi Polri pun disorot publik.

Mereka yang dianggap gagal mengungkap kasus kematian Brigadir J didesak untuk dinonaktifkan.

RelatedPosts

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Tak terkecuali, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Fadil Imran pun dianggap telah gagal menuntaskan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Komite Pendukung Presisi Polri (KP3) memberikan desakan kepada Irjen Pol. Fadil Imran untuk mundur dari jabatannya.

Dikutip dari Disway.id, Ketua Komite Pendukung Presisi Polri (KP3) Ade Ardiansyah menyebut, seharusnya Fadil Imran sudah mundur karena masih belum bisa mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J.

“Kapolda Metro (Fadil Imran) ini harus mundur sendiri dari jabatanya,” ucap Ade, dikutip dari dalam keterangan resminya pada Kamis (28/7/2022).

Berita Terkait:
Kejanggalan Kasus Penembakan di Rumah Kadiv Propam, Ketua RT: CCTV Diganti Sama Polisi

Penembakan di Rumah Kadiv Propam, Kapolri: Terkait Dua Kasus Pidana

Pengacara Istri Sambo Keberatan Brigadir J Dimakamkan Secara Kedinasan

Ancaman Pembunuhan Diterima Brigadir J Sebelum Insiden Baku Tembak

Seharusnya, kasus yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dapat ditangani dengan segera dan cepat, apalagi ini menyangkut nama baik Polri.

“Karena gagal membuka misteri Brigadir J yang terjadi di bawah wilayah hukum Metro,” ucapnya menambahkan.

Di luar sana, masyarakat sudah menanti panjang sejak tiga pekan lalu, berharap bahwa kasus ini dapat diketahui tersangka dan motifnya.

Polri perlu berjalan di atas motonya, bersikap presisi dan jangan sampai bersikap seperti oknum yang menyamar menjadi ‘Tuhan’, dapat membenarkan prilaku yang salah.

Jika terdapat sikap seperti itu dan benar terjadi, maka anggota kepolisian sendiri justru akan menjadi korban.

“Anggota saja bisa jadi korban, bagaiaman dengan masyarakat sipil?” tuturnya.

Desakan Presiden Jokowi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berada di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyampaikan kedua kalinya agar kasus polisi tembak polisi segera dituntaskan.

Jokowi meminta Polri dapat mengungkap kasus ini dengan terbuka apa adanya atau secara transparan.

“Saya sudah tegaskan, kasus ini harus segera diselesaikan,” jelas Jokowi dengan ekspresi geram.

“Ungkap kasus ini dengan apa adanya, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap polri tetap terjaga,” sambungnya.

Kesaksian Bharada E

Bharada E yang diduga terlibat baku tembak dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J telah lakukan pemeriksaan di Komnas HAM.

Menurut keterangan Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, Bharada E telah buat kesaksian perihal penembakan Brigadir J.

Diketahui Bharada E turut hadir di Komnas HAM mengenakan baju serba hitam pada 26 Juli 2022.

Menurut Anam Bharada E membuat kesaksian perihal penembakan saat dimintai keterangan di Komnas HAM.

“Sepanjang yang kami periksa, Bharada E menjelaskan banyak hal. Salah satunya adalah soal menembak,” ujar Choirul Anam di Jakarta, Selasa (26/7/2022).

“Pertanyaan kami sifatnya terbuka, penjelasannya yang kita harapkan adalah deskriptif. Makanya, ini panjang sekali proses permintaan keterangannya,” ungkapnya.

Menurut Anam, Komnas HAM belum bisa membuat kesimpulan dari pemeriksaan yang dilakukan hari ini.

Dia juga belum memberikan penjelasan apakah keterangan dari Bharada E sama dengan kronologi versi polisi.

“(Hasil pemeriksaannya) nanti akan kami munculkan di laporan akhir,” tukasnya.

Bharada E sebelumnya sempat diisukan tidak hadir, namun anggota Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam memastikan jika ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol ferdy Sambo hadir penuhi panggilan.

“Ya,” kata Anam saat ditanya awak media melalui WhatsApp, dilansir RuPol Selasa, (26/7/2022).

Bharada E tiba di Komnas HAM sekitar pukul 13.25 menggunakan kemeja hitam dan dikawal polisi.

Saat turun dari mobil, Bharada E langsung masuk ke Kantor Komnas HAM tanpa memberikan keterangan apapun.

Tak hanya Bharada E, Sejumlah aide de camp (ADC) atau ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol FadilKP3PMJRuang Politik
Previous Post

Elit PSI Ungkap Alasan Dukung Anies Baswedan Capres 2024

Next Post

Surya Paloh dan AHY Hadir di Resepsi Nikahan Putri Anies Baswedan

Ruang Politik

Next Post
Surya Paloh dan AHY Hadir di Resepsi Nikahan Putri Anies Baswedan/RuPol

Surya Paloh dan AHY Hadir di Resepsi Nikahan Putri Anies Baswedan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election