• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
31 - 10 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Hak Angket bukan Gaya PKB, CSIIS: Sepertinya Partai Warga Nahdliyin Ini Menjadi PKS KW1

by Ruang Politik
in RuangPemilu
420 27
0
Nama Luluk Nur Hamidah, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI/Ist

Nama Luluk Nur Hamidah, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI/Ist

478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nama Luluk Nur Hamidah, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI, viral di media sosial. Suaranya lantang menyoal kecurangan Pemilu 2024.

RUANGPOLITIK.COM – Dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa (5/3/2024), Luluk menegaskan pemilu adalah wujud dari kedaulatan rakyat. Tidak ada satu pun kekuatan di negeri ini yang boleh merebut apalagi menghancurkan.

Nama Luluk Nur Hamidah, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI, viral di media sosial. Suaranya lantang menyoal kecurangan Pemilu 2024. Katanya, proses Pemilu 2024 benar-benar menyakitkan. Ia menilai, etika dan moral politik Pemilu 2024 berada di titik nol.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

“Maka pemilu harus berdasarkan pada prinsip kejujuran keadilan tanggung jawab dan etika yang tinggi. Tidak boleh satupun pihak yang mencoba memobilisasi sumber daya negara untuk memenangkan salah satu pihak, walaupun mungkin itu ada hubungan dengan anak, saudara, kerabat, atau relasi kuasa yang lain,” kata Luluk lantang.

Semangat Luluk ini, ternyata menjadi perhatian nahdliyin di akar rumput. Tidak sedikit yang heran dengan kegalakan PKB. “Mulai kapan partai ini bergaya oposisi,” tulis seorang warganet.

Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyari/Ist
Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyari/Ist

Doktor M Sholeh Basyari, Direktur Ekskutif CSIIS (Center for Strategic on Islamic and International Studies) menilai, bukan watak PKB beroposisi terhadap pemerintah, termasuk sibuk menggulirkan hak angket.

“Saya melihat PKB mulai ‘ikut’ manuver PKS, termasuk menyoal proses pemilu. Bahkan, terkesan lebih galak (meski bukan oposisi) pada pemerintahan Jokowi. Penyebutan pemilu paling brutal hingga arahan langsung Cak Imin (Muhaimin) agar PKB mendorong hak angket, menjadi bukti, bahwa partai ini sudah bergeser dari watak aslinya. Koalisi PKB, PKS, Nasdem, ini membuat PKB semakin condong menjadi ‘PKS KW1’,” demikian Doktor M Sholeh kepada duta.co, Rabu (6/3/24).

Menurut pengamat politik Islam dan dosen di Perguruan Tinggi NU di Ponorogo ini, adalah wajar kalau warga nahdliyin menjadi ‘gerah’ dengan gaya oposisi PKB. Akhirnya banyak yang mencoba menghidupkan kasus lama. Sosok Prof Ali Masykur Musa, menjadi harapan baru warga NU.

“Ini, tentu, mengingatkan kita pada konflik PKB Parung-Ancol, di Mahkamah Agung. Sementara Yaqut Cholil Qoumas mengerahkan pengawas Kemenag Kabupaten atau Kota untuk berkomunikasi dengan DPC DPC PKB. Di saat yang sama, Lukman Edy dan Saifullah Yusuf, terus memperkuat lobby dan kuda-kuda politik di seputar Istana,” tegasnya.

Ketika ditanya soal manuver politik Cak Imin yang jarang terbaca publik, M Sholeh pun mencoba menerkanya. “Kita lihat, Cak Imin mencoba menjaga bargaining terhadap presiden terpilih, Prabowo. Langkah ini bisa terdeteksi dari sikap PKB terkait hak angket. Cak Imin seakan tidak terpengaruh manuver lawan, dengan terus merapatkan barisan, termasuk pada sejumlah Caleg incumbant yang tidak terpilih lagi. Juga, keseruan PKB menyiapkan sejumlah langkah politik menyambut Pilkada serentak akhir tahun ini. Kita bisa baca,” tegasnya.

Dinamika tersebut, tegasnya, menggambarkan peta terbaru PKB. Peta terbaru itu adalah desakan mengambilalih PKB dari kubu Muhaimin. “Apa reasoning politiknya, sehingga Cak Imin perlu diganti. Pertama, sederet fakta ini memperkuat indikasi itu. Mulai dari ‘ikut-ikutan’ PKS mempersoalkan proses-proses pemilu, galak (meski bukan oposisi) pada Jokowi, penyebutan pemilu paling brutal hingga arahan langsung Muhaimin agar PKB mendorong hak angket. Dengan begitu PKB condong menjadi ‘PKS KW 1’,” tegasnya.

“Kedua, perubahan ‘kelamin’ PKB seperti ini, secara lebih serius bisa disebut sebagai bentuk penyimpangan dari prinsip perjuangan PKB: Menyimpang dari nilai-nilai Islam Ahlu Sunnah waljamaah,” tegasnya.

Ketiga, lanjutnya, langkah politik PKB dalam Pilpres dan ‘wujud’ PKB pasca Pilpres, menggambarkan pergeseran dan perubahan haluan politik PKB yang cenderung ke kanan. Ini sama hal dengan mengkhianati kaum nahdliyyin.

“Aspirasi politik warga NU, tidak dikelola secara sembarangan. Bahkan dalam perkembangan terakhir, mandat dan aspirasi tersebut disalahgunakan Cak Imin untuk mendekat kaum kanan yang kritis pada pemerintah, sekaligus menjauhi sawadi al-a’dzam, kekuatan politik mainstream. Ini berbahaya,” tandasnya.(rls)

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: CSIISPengamat PolitikPKB
Previous Post

Panglima TNI Hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Kostrad Ke-63 Tahun 2024

Next Post

Serah Terima Jabatan Komandan Satuan Tugas FHQSU Unifil

Ruang Politik

Next Post
Serah Terima Jabatan Komandan Satuan Tugas FHQSU Unifil/Puspen TNI

Serah Terima Jabatan Komandan Satuan Tugas FHQSU Unifil

Recommended

Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda, Membentengi Diri dengan Nilai Agama

Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda, Membentengi Diri dengan Nilai Agama

2 hari ago
Pemko Payakumbuh Gelar Hari Sumpah Pemuda

Pemko Payakumbuh Gelar Hari Sumpah Pemuda

2 hari ago

Trending

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

7 hari ago
Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet,  114 Pejabat Dilantik

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet, 114 Pejabat Dilantik

4 hari ago

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

1 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.