• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PDIP Tabuh Genderang Perang pada Jokowi, Pengamat: Tak Rampak Barisan

by Ruang Politik
in Nasional
448 9
0
Pengamat politik Citra Institute/dok.pribadi

Pengamat politik Citra Institute/dok.pribadi

489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Semakin ke sini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperlihatkan sikap dinginnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarga. Bahkan PDIP seperti menabuh genderang perang kepada Jokowi dan keluarga.

Pengamat politik Citra Institute Efriza mengatakan, hal ini karena PDIP memiliki misi menggiring persepsi negatif publik kepada Jokowi dan keluarga. Sehingga terbentuk citra negatif pada mereka dibenak masyarakat.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Seperti Gibran yang dianggap sebagai pengkhianat, Jokowi yang tamak kekuasaan. Sehingga aktor-aktor seperti Jokowi, Kaesang, Gibran, dan Bobby menjadi penyebab kemunduran,” ungkap Efriza kepada Rupol, Jumat (10/11/2023).

Dia mengatakan, PDIP melakukan ini juga karena muka ‘banteng moncong putih’ relah dicorat-coret sehingga image mereka di masyarakat menjadi buruk karena perilaku Jokowi dan Keluarga. Efriza menjelaskan, sebagai partai lama dan penguasa, PDIP seperti dianggap tak becus melakukan pendidikan pengkaderan.

“Juga melalui aksi ramai-ramai keluarga Jokowi tak pedulikan PDIP. Jokowi dan keluarganya telah membawa contoh buruk dari perilaku tidak satu rampak barisan,” kata Efriza.

Dia menambahkan, Megawati selaku ketua umum dengan pengelolaan kekuasaan demokrasi terpimpin ala PDIP turut tak dihargai dari aksi tak satu rampak barisan itu. Tak hanya itu, dikatakan Efriza, label negatif ini dimaksudkan agar keluarga Jokowi ke depannya, jika punya niat maju di Pilkada sekalipun tidak akan didukung oleh masyarakat.

“Ini karena sudah terbangunnya persepsi negarif dari masyarakat seperti keluarga haus kekuasaan, Gibran, Kaesang, dan Bobby adalah sosok-sosok pemimpin tapi ‘kacang lupa kulit’, dan pengkhianat,” kata Efriza.

Dia mengatakan, jadi tak sekadar berusaha menurunkan elektabilitas Prabowo-Gibran, tetapi juga mengalahkan KIM dan Jokowi semata. Selain itu tujuannya adalah merusak nama baik Jokowi dan keluarga dari sisi kegiatan berpolitik ke depannya.

Sehingga dikatakan Efriza, Jokowi dan keluarganya akan memiliki personal branding buruk, tak layak untuk diajukan sebagai pemimpin di level nasional dan daerah.

“Bahasa sarkasnya, PDIP lewat aksi serangannya sedang melakukan pembunuhan karakter secara politik terhadap Jokowi dan keluarga dengan merusak nama baik ya,” tutur Efriza.

Editor: M. R. Oktavia
(Rupol)

Tags: #perangJokowiPDIP
Previous Post

KPK Bersama Polda Metro dan Barekrim Polri Lakukan Rapat Koordinasi untuk Kasus Dugaan Pemerasan Ketua KPK

Next Post

KPK Tetapkan Wamenkumham Tersangka Dugaan Gratifikasi

Ruang Politik

Next Post
KPK Tetapkan Wamenkumham Tersangka Dugaan Gratifikasi

KPK Tetapkan Wamenkumham Tersangka Dugaan Gratifikasi

Recommended

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

16 jam ago
Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

16 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive