• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Petinggi PBNU Bantah Klaim Cak Imin soal PKB Pikul Mandat NU

by Ruang Politik
in RuangPemilu
431 13
0
DPP PKB kala menggelar tasyakuran satu abad NU pada 5 Februari 2023./Antara

DPP PKB kala menggelar tasyakuran satu abad NU pada 5 Februari 2023./Antara

475
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PKB hanya dipilih kurang dari 10 persen warga NU atau Nahdliyin. Artinya, lanjut dia, mayoritas warga Nahdliyin sebesar 90 persen enggan bersama PKB.

RUANGPOLITIK.COM —Petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) lagi-lagi membantah pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Terbaru, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Sulaeman Tanjung menegaskan PBNU tidak pernah memberikan mandat atau aspirasi khusus kepada PKB.

Pernyataan ini disampaikan merespons klaim Cak Imin yang mengatakan PKB merupakan bagian dari PBNU dan akan memakai organisasi tersebut sebagai daya tarik untuk kepentingan Pemilu 2024.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

“Tidak pernah ada titipan aspirasi atau mandat khusus ke PKB. Adapun aspirasi warga NU kami dititipkan kepada semua aktor dan partai politik yang ada. Jadi, perlu dicatat ya, tidak hanya PKB,” ujar Sulaeman melalui keterangan tertulis, Minggu (6/8).

“Kalau Muhaimin bilang PKB dapat mandat perjuangan dari NU, itu salah,” tambahnya.

Menurut Sulaeman, PKB hanya dipilih kurang dari 10 persen warga NU atau Nahdliyin. Artinya, lanjut dia, mayoritas warga Nahdliyin sebesar 90 persen enggan bersama PKB.

“Ini yang harus menjadi PR [pekerjaan rumah] PKB. Jangan hanya mengklaim tapi kenyataannya mayoritas warga NU tidak menitipkan aspirasinya melalui PKB,” kata Sulaeman.

Ia menambahkan PKB harus bekerja keras untuk menggaet suara banyak warga Nahdliyin dengan aksi nyata, tak sekadar klaim.

“Silakan dibuktikan dengan upaya-upaya konkret memperjuangkan aspirasi NU. Tidak hanya main klaim dengan pernyataan-pernyataan saja,” kata dia.

Sebelumnya, Cak Imin angkat suara terkait PKB yang dianggap akan pakai daya tarik PBNU untuk kepentingan Pilpres 2024. Menurut dia, PKB juga merupakan bagian dari NU.

“Penegasan NU-PKB, PKB-NU itu kan penguatan bagi kader-kader di bawah untuk terus solid, rapatkan barisan, pemilu sudah semakin dekat. Itu sebetulnya penegasan komitmen juangnya, komitmen juang ke NU-an. Karena PKB ini banyak mandat perjuangan NU,” kata Cak Imin di markas DPP PKB, Jakarta, Jumat (4/8).

Undangan untuk Ketum PBNU saat Harlah PKB
Tak hanya kali ini saja PBNU membantah pernyataan petinggi PKB. Pada Kamis 20 Juli lalu, Ketua DPP PKB Cucun Ahmad sempat mengklaim akan mengundang Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya hadir ke hari ulang tahun (harlah) ke-25 PKB di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (23/7).

Cucun berharap Gus Yahya hadir di acara partainya. Apalagi, harlah tersebut masih bersamaan satu abad NU.

“Ya mudah-mudahan beliau bisa hadir. Semua elite bangsa kita akan diundang, masalah kehadiran beliau-beliau tergantung yang konfirmasinya,” kata Cucun dalam jumpa pers di kantor PKB, Jakarta Pusat, Kamis (20/7).

Namun, Wasekjen PBNU Sulaeman Tanjung kala itu memastikan tidak ada undangan Harlah dari DPP PKB untuk Gus Yahya.

“Kalau ada yang bilang Ketum PBNU diundang di Harlah PKB, itu hoaks. Hingga saat ini tidak ada undangan dari PKB,” kata Sulaeman Tanjung dalam keterangannya, Sabtu (22/7).

Sulaeman juga menyayangkan pernyataan Cucun Ahmad Syamsurijal, yang seakan telah mengundang Ketum PBNU, padahal undangan itu sama sekali tidak ada.

“Jadi undangan dari PKB kepada PBNU sejauh ini hoaks. Yang tidak hoaks itu Harlah NU di Sidoarjo mengundang seluruh Ketum Partai tapi Cak Imin tidak berani hadir,” ujar Sulaeman.

Hubungan PKB dan PBNU yang dianggap beberapa kalangan ‘memanas’ belakangan ini kerap menjadi sorotan publik. Sejak terpilih sebagai Ketum PBNU di akhir 2021 lalu, Gus Yahya pernah menyatakan tak mau lagi PBNU menjadi alat politik PKB.

“Relasi NU dengan PKB saya kira alami sekali karena dulu PKB dulu sendiri diinisiasi, dideklarasikan, oleh pengurus-pengurus PBNU, itu satu hal. Tapi, sekali lagi tidak boleh lalu NU ini jadi alat dari PKB atau dikooptasi dengan PKB,” kata Yahya dalam program Newsroom CNNIndonesia TV, Desember 2021.

Cak Imin pada Mei 2022 lalu juga sempat mengatakan PKB memiliki sekitar 13 juta pendukung solid.

Menurut Cak Imin, belasan juta pendukung PKB tidak terpengaruh siapapun, termasuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Ketua PBNU Ishfah Abidal Aziz kala itu menilai Cak Imin sebagai sosok yang arogan usai melontarkan penyataan tersebut.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PBNUPKB
Previous Post

Pemilu 2024, Bawaslu Gandeng Tokoh Adat di DOB Papua Cegah Konflik

Next Post

BMKG Prakirakan Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Ringan

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Hujan/Ist

BMKG Prakirakan Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Ringan

Recommended

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Capai 77 Persen, RTLH dan Jalan Terus Dikebut

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Capai 77 Persen, RTLH dan Jalan Terus Dikebut

2 jam ago
Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Pemasangan Gorong-gorong Tuntas 100 Persen

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Pemasangan Gorong-gorong Tuntas 100 Persen

1 hari ago

Trending

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive