Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

DPR dan PUPR Tolak Usulan Luhut Gunakan Mandor Asing di IKN

by Rupol
in Nasional
433 13
0
477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Usulan Menkomarinves Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait mandor asing di IKN Nusantara ditolak DPR RI. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Suryadi Jaya Purnama.

Dengan menggunakan tenaga asing, kata dia, pemerintah mengecilkan kualitas SDM bangsa Indonesia, yang sebenarnya tidak kalah dengan tenaga kerja asing.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

​“Kami menolak wacana penggunaan pengawas asing,” kata Suryadi melalui keterangan tertulis kepada Tempo, Minggu, 18 Juni 2023.

“Kami berpendapat IKN harusnya dibangun sebagai maha karya bangsa Indonesia sendiri.” ujarnya.

Selain itu usulan Ketua Satuan Tugas Percepatan Investasi di IKN itu juga dikritik Direktur Celios Bhima Yudhistira
Direktur Center of Economic and Law Studies atau Celios Bhima Yudhistira mengkritik langkah pemerintah menggunakan tenaga asing sebagai mandor di proyek IKN Nusantara.

Menurut Bhima, proyek IKN mestinya memprioritaskan tenaga kerja lokal. Kritik itu disampaikannya saat ditemui di Menara Rajawali Jakarta Selatan, Rabu, 14 Juni 2023.

“Sayang kalau lebih memilih memperkerjakan tenaga asing. Apalagi kalau Cuma di level supervisor atau pengawas,” kata Bhima. “Masih banyak tenaga kerja lokal yang kompeten dan berkualitas.” ujarnya.

Alasan Luhut usul gunakan mandor asing
​Luhut menjelaskan dengan gamblang alasan memilih orang asing atau bule untuk bertindak sebagai pengawas proyek IKN Nusantara. Ia beranggapan bahwa kualitas hasil pekerjaan dari Warga Negara Asing sudah terbukti baik.

Hal itu Luhut sampaikan dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI di Jakarta yang dipantau daring pada Jumat, 9 Juni 2023.

​“Kualitas pekerjaan itu menjadi kunci. Maka dari itu, saya lapor ke Pak Presiden, pengawas itu kita karena terpaksa, dengan segala hormat, kita pilih bule-bule untuk menjaga kualitas,” kata Luhut.

Baru-baru ini Luhut kembali menjelaskan alasan memilih orang asing atau bule untuk bertindak sebagai pengawas proyek IKN Nusantara. Menurut Luhut, orang yang mengkritik soal bule itu tidak melihat bagaimana kenyataannya.

Luhut mencontohkan Stasiun Padalarang untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, jika orang asing tidak bekerja, maka tidak akan selesai juga pembangunannya.

“Karena mereka bekerja cepat kita harus belajar juga, jangan teriak-teriak,” ujar dia di Stasiun Halim, Jakarta Timur, pada Kamis, 22 Juni 2023.

​Presiden Jokowi menyetujui usul Luhut soal pengawas asing dalam proyek pembangun IKN. Menurut Luhut, pelibatan pengawas asing agar Istana Negara di IKN berkualitas. Jokowi sependapat dengan argumen Luhut itu. Pihaknya mewanti-wanti agar hasil pembangunan tak seperti SD Inpres.

​“Ya karena kita ingin menaikan level kualitas kita. Jangan nanti hasilnya kaya SD Inpres, mau?” kata Jokowi di Pasar Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Juni 2023.

​Kemudian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR turut menanggapi usulan Luhut. Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Rachman Arief Dienaputra, mengatakan secara umum tenaga kerja dalam negeri sudah qualified untuk bisa mengelola proyek-proyek konstruksi yang ada di Indonesia.

​“Tapi intinya, kita menyampaikan bahwa tenaga kerja konstruksi kita masih siap untuk mengawal program-program konstruksi yang ada di Indonesia,” kata Rachman dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta pada Kamis, 15 Juni 2023.(Syf)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: DPR dan PUPR Tolak Usulan Luhut Gunakan Mandor Asing di IKN
Previous Post

Benarkah Bung Karno Simpan 57 Ton Emas di Bank Swiss?

Next Post

Mau Tahukah Harta Presiden Mulai Soekarno Hingga Jokowi?

Rupol

Next Post
Mau Tahukah Harta Presiden Mulai Soekarno Hingga Jokowi?

Mau Tahukah Harta Presiden Mulai Soekarno Hingga Jokowi?

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election