• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pedagang Sapi Kurban di Tangerang Keluhkan Sepinya Pembeli

by Ruang Politik
in Daerah
440 5
0
Pedagang Sapi Kurban di Tangerang Keluhkan Sepinya Pembeli/Ist

Pedagang Sapi Kurban di Tangerang Keluhkan Sepinya Pembeli/Ist

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ani mengungkapkan, penjualan sapi kurban jelang Iduladha 2023 ini memang sangat menurun jika dibandingkan dengan tahun 2022. Penurunannya dirasakan sangat drastis.

RUANGPOLITIK.COM —Momen Iduladha biasanya menjadi berkah tersendiri bagi pedagang sapi kurban. Namun, hal itu tidak terjadi pada pedagang hewan kurban di Kabupaten Tangerang, Banten.

Pedagang hewan kurban mengaku penjualan sapi kurban jelang Iduladha 2023 menurun hingga 80%. Merebaknya penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD) atau penyakit Lato-lato menjadi salah satu faktor menurunnya penjualan sapi kurban.

RelatedPosts

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Kejanggalan di Balik Sidang Kepailitan Surabaya, Panitera Pengganti Kirim “Alamat Palsu”

Heppy Trenggono Sebut Kawasan Terpadu Batang Bisa Jadi Ekosistem Ekonomi

Pantauan Rupol di salah satu lapak pedagang sapi kurban milik Ani di pinggir Jalan Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang, masih terlihat sepi dari pembeli yang berburu hewan kurban.

Ani mengungkapkan, penjualan sapi kurban jelang Iduladha 2023 ini memang sangat menurun jika dibandingkan dengan tahun 2022. Penurunannya dirasakan sangat drastis.

“Turunnya lumayan, H-15 jelang Iduladha 2022 kemarin kita sudah bisa menjual 100 ekor sapi, namun tahun ini baru 20 ekor sapi yang terjual,” ujar Ani, Kemarin.

Mendorong kenaikan penjualan sapi kurban, Nia nekat menurunkan harga jual sapinya mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Hal tersebut dilakukan agar 100 ekor sapi yang dibawanya dari daerah Sumbawa ini habis terjual.

“Kita enggak bisa ambil spekulasi, jadi harganya kita turunkan, agar penjualannya meningkat lagi. Jadi modal yang saya keluarkan untuk pembelian sapi kurban ini minimal bisa kembali meskipun keuntungan yang didapat sedikit,” tukasnya.

Ani menjelaskan, harga jual sapi kurban jelang Iduladha 2023 ini juga mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2022 kemarin. Penurunan harga sapi kurban yang dijual di lapak miliknya mencapai 30%.

“Tahun ini harga jual sapi dengan bobot 230 kilogram hingga 490 kilogram di kisaran 15 juta sampai 27 juta, sedangkan tahun 2022 itu harganya berada di kisaran 17 juta sampai 30 juta, yah ada penurunan tahun ini,” jelasnya.

Menurut Ani, merebaknya penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD) atau penyakit Lato-lato diduga menjadi salah satu faktor yang membuat penjualan sapi kurban dan harga sapi kurban jelang Idul Adha tahun 2023 ini menurun.

“Bisa jadi karena ada penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD) atau penyakit Lato-lato. Soalnya 15 hari jualan disini baru puluhan ekor sapi saya jual, biasanya sudah lebih dari itu, bahkan sampai 100 ekor sapi sudah terjual,” pungkasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Iduladhatangerang
Previous Post

Benny Harman Sentil Penegakan Hukum Era Jokowi Mundur

Next Post

Kejagung Tegaskan Tak Dipesan dan Ditekan Usut Korupsi BTS Bakti Kominfo

Ruang Politik

Next Post
Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana/Ist

Kejagung Tegaskan Tak Dipesan dan Ditekan Usut Korupsi BTS Bakti Kominfo

Recommended

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

9 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive