• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Di Hadapan Luhut Binsar Pandjaitan, Suara Haris Azhar Bergetar Ungkap Maaf dan Kesedihannya

by Ruang Politik
in Nasional
424 23
0
Terdakwa Direktur Lokataru Haris Azhar (kanan) dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (8/6/2023). Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai saksi atas kasus dugaan pencemaran nama baik dirinya dengan terdakwa Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. /Antara

Terdakwa Direktur Lokataru Haris Azhar (kanan) dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (8/6/2023). Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai saksi atas kasus dugaan pencemaran nama baik dirinya dengan terdakwa Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. /Antara

478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Haris mengaku mengetahui betul situasi warga Papua di sekitar pertambangan yang dia klaim Luhut berada di baliknya. Haris mengaku sudah menduga nasibnya akan berakhir di persidangan.

RUANGPOLITIK.COM —Aktivis Haris Azhar mengungkapkan rasa sedihnya di hadapan Menko Marinves Luhut Bisar Pandjaitan. Dia mengungkit nasib warga Intan Jaya di Papua, dari kursi terdakwa kasus pencemaran nama baik atas Luhut.

Menjawab klaim Luhut bahwa dirinya menyebarkan fitnah soal sang Menko Marinves yang memiliki bisnis pertambangan di Papua, Haris mengaku tak memiliki itikad buruk apalagi dendam pribadi pada Luhut.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Pak Luhut, saya tidak ada niat menyerang pribadi Bapak. Bapak merasa bahwa itu terserang secara pribadi, saya minta maaf, sampai di situ,” ucap Haris.

“Sekali lagi saya mau bilang ini terkait dengan kepentingan publik. Bapak punya historisitas personal tapi saya juga punya historisitas personal terutama soal apa yang saya kerjakan di Papua,” ujarnya, sambil berdiri menghadap Luhut di kursi saksi, di Pengadilan Tinggi Jakarta Timur, Kamis, 8 Juni 2023.

Haris mengaku mengetahui betul situasi warga Papua di sekitar pertambangan yang dia klaim Luhut berada di baliknya. Haris mengaku sudah menduga nasibnya akan berakhir di persidangan.

“Saya lihat orang Intan Jaya, saya lihat datanya, dan saya memberanikan diri untuk memberikan pertimbangan. Saya tahu saya sama bapak secara perkawanan dan komunikatif (hubungannya) rusak. Tapi saya ambil risiko ini jadi persidangan ini pun suda saya duga,” ucap dia lagi.

Lalu dengan suara bergetar, Ia menjelaskan kondisi orang-orang Intan Jaya di Papua akibat maraknya bisnis pertambangan. Haris mengaku tak memiliki niat sama sekali untuk mencari musuh.

“Saya bukan cari musuh sama Bapak, ini saya sedih lihat orang Papua. Mereka naik ke gunung dua jam. Tidak ada yang mengurusi pengungsi-pengungsi itu dan ada Freeport di sana, ada tentara,” ujarnya.

Di momen ini, terdengar selentingan ‘nangis’, ‘nangis’, dari bangku pengungjung sidang. Haris yang mendengarnya kemudian menengok ke arah penonton. Dia mengatakan tak takut dihadang sebanyak apapun orang yang kontra terhadap dirinya.

“Buat Anda semua yang menganggap saya nangis, saya bukan minta ampun, silakan hukum saya, saya menganggap panggung ini adalah tempat saya untuk menyuarakan. Kalau Anda nangis karena ngetawaian orang Papua, Anda keluar dari persidangan, saya tidak takut dengan siapapun bicara tentang keadilan,” kata dia.

Awal Mula Kasus
Menilik kembali awal mula kasus mengemuka, konten digital yang disangkakan mencemarkan nama baik Luhut adalah ketika Fatia Maulidiyanti selaku Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) diundang oleh aktivis Haris Azhar.

Selain Fatia, Haris turut mengundang Direktur Walhi Papua Owi sebagai narasumber. Durasi percakapan berlangsung selama lebih dari 26 menit di kantor Hakasasi.id, Jakarta.

Perbincangan pada program NgeHAMtam tersebut kemudian diunggah Haris Azhar di akun YouTubenya pada 20 Agustus 2021 lalu, dengan judul “ADA LORD LUHUT DIBALIK RELASI EKONOMI-OPS MILITER INTAN JAYA !!JENDERAL BIN JUGA ADA!!”.

Diketahui, Haris pada saat itu mengangkat isu kajian cepat dari Koalisi Bersihkan Indonesia mengenai bisnis pertambangan di Blok Wabu, Papua, bertajuk “Ekonomi-Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya”. Haris lalu mengaitkan nama Luhut dengan isu tersebut.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: LBPSidang Haris
Previous Post

Satgas TPPU: 18 Laporan Transaksi Janggal Senilai Rp281,6 Triliun Jadi Prioritas Pemeriksaan

Next Post

Malaysia Ajukan Menu Sarapan dan Teh Tarik ke Daftar Warisan Budaya UNESCO

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi nasi lemak. /Freepik.

Malaysia Ajukan Menu Sarapan dan Teh Tarik ke Daftar Warisan Budaya UNESCO

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

2 hari ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

3 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

3 hari ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

3 hari ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive