Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Beda Penetapan Hari Raya Idulfitri Harus Disikapi dengan Bijak

by Ruang Politik
in Kilas Update
447 4
0
Ilustrasi Kemenag akan melakukan sidang isbat Lebaran 2023/Ist

Ilustrasi Kemenag akan melakukan sidang isbat Lebaran 2023/Ist

483
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kebhinekaan yang patut disyukuri dan diharapkan bisa mempererat persatuan di tengah merebaknya isu intoleransi akhir-akhir ini

RUANGPOLITIK.COM —Tidak terasa bulan Ramadan 1444 H/2023 sudah memasuki babak akhir perjalanannya. Tinggal beberapa hari lagi umat Muslim akan merayakan Idulfitri.

Momentum penanda kemenangan setelah melaksanakan ibadah saum selama sebulan penuh. Di hari Lebaran nanti, manusia yang beriman akan kembali ke fitrahnya seperti bayi yang baru dilahirkan, bersih tanpa dosa seperti yang telah dijanjikan oleh Allah swt.

RelatedPosts

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sebagai umat Muslim, tentu kita akan sangat sedih meninggalkan bulan yang penuh rahmat ini. Ramadan adalah bulan istimewa bagi umat Islam. Di bulan suci ini, kaum Muslimin dilatih untuk bersabar, menahan, dan mengendalikan diri dari sikap dan perbuatan yang tercela selain tentunya menahan rasa lapar dan hari.

Pada bulan yang indah ini pula menjadi saat yang tepat untuk bertaubat, merenung, berintrospeksi, bermuhasabah mengevaluasi diri dari perbuatan yang telah dilakukan selama sebelas bulan sebelumnya. Dengan begitu, kita diharapkan bisa menjadi sosok yang lebih baik seusai Ramadan nanti.

Kini, umat Muslim mulai bersiap menyambut hari Idulfitri. Lebaran bukan hanya milik umat Islam. Semua orang turut merayakannya dengan suka cita. Idulfitri sebagaimana juga Islam bisa menjadi rahmat bagi semua. Apalagi dengan segala bentuk tradisi dan budaya yang menyertainya. Bahkan, beberapa di antaranya hanya ada di Indonesia.

Kebhinekaan yang patut disyukuri dan diharapkan bisa mempererat persatuan di tengah merebaknya isu intoleransi akhir-akhir ini.

Saling menghormati perbedaan adalah kunci dari semua itu. Begitu pula dengan apa yang terjadi dalam penentuan Idulfitri tahun ini. Seperti diketahui, seluruh umat Muslim di Indonesia memulai Ramadan secara bersamaan, pada 23 Maret 2023. Namun, untuk perayaan Idulfitri kemungkinan akan terjadi perbedaan.

Salah satu ormas Islam yaitu Muhammadiyah sudah menentukan Lebaran atau 1 Syawal tahun ini akan jatuh pada Jumat (21 April 2023).

PP Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sementara, beberapa ormas lainnya seperti Nahdlatul Ulama dan Persatuan Islam kemungkinan baru akan merayakan Idulfitri pada Sabtu (22 April 2023).

Kemenag sendiri baru akan menggelar sidang isbat 1 Syawal 1444 H pada Kamis, 20 April 2023. Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menjelaskan, sidang isbat akan diawali seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag. Berdasarkan data hisab, pada Kamis , 29 Ramadan 1444H / 20 April 2023, posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 45 menit sampai 2 derajat 21,6 menit dengan sudut elongasi antara 1 derajat 28,2 menit sampai 3 derajat 5,4 menit. Kemenag juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal di 123 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Bijak
Apa pun hasil keputusan siding isbat nanti, jika ada perbedaan tentunya harus disikapi secara bijak oleh semua pihak. Apalagi, di Indonesia memang tidak ada aturan khusus seperti di beberapa negara Islam yang mewajibkan masyarakat mengikuti keputusan pemerintah terkait waktu penetapan awal puasa dan Idulfitri.

Perbedaan waktu merayakan Lebaran arus dimaknai sebagai keindahan dan keberkahan. Bahkan Rasulullah saw mengatakan bahwa perbedaan itu adalah rahmat. Yang penting, perbedaan itu tidak boleh dijadikan sebagai alat politisasi suatu kelompok. Jika itu terjadi akan menjadi musibah bagi bangsa Indonesia khususnya umat Islam.

Indonesia sebagai negara yang penuh keberagaman suku, agama, ras, dan budaya perlu menanamkan nilai-nilai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Perlu kesadaran bersama untuk memupuk terus keberagaman untuk menghindari perpecahan. Dengan begitu, tidak boleh terdengar lagi polemik seperti yang terjadi di Pekalongan dan Sukabumi terkait perizinan Salat Id.

Selama ini, kita selalu bisa menjaga toleransi di tengah keberagaman antarumat beragama di negeri ini. Tentu akan sangat disayangkan jika tak bisa melakukan hal yang sama untuk orang-orang yang satu akidah dengan kita. Yang jelas, semua pihak harus saling menghormati dan bisa menjaga kerukunan umat.

Semoga kita masih bisa dipertemukan dengan Ramadan tahun depan. Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: HLIdul FitriLebaran 2023
Previous Post

Agus Jabo Tuding Ada Partai Besar Tidak Ingin Prima Ikut Pemilu

Next Post

Kasus Bima Awbimax Dihentikan, Akademisi: Tidak Ada Tindakan Pindana

Ruang Politik

Next Post
TikTokers Awbimax Reborn yang dilaporkan ke polisi usai kritik Lampung. /Instagram/@awbimax

Kasus Bima Awbimax Dihentikan, Akademisi: Tidak Ada Tindakan Pindana

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

1 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Pembuatan, Perubahan dan Pencabutan Peraturan Perundang-Undangan

Pembuatan, Perubahan dan Pencabutan Peraturan Perundang-Undangan

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election