• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
10 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Tidak Hendaki Muhaimin Cawapres, Pengamat: Gerindra Lecehkan PKB!

by Rupol
in RuangPemilu
543 5
0
587
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hasyim Djojohadikusumo, menyatakan peluang Muhaimin untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto sangat kecil.
Karena jika koalisi Gerindra dengan PKB mencapai kesepakatan mengusung Prabowo berpasangan dengan Muhaimin, maka keduanya sudah deklarasi sejak tahun kemarin.

Tapi kenyataannya, koalisi yang bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya itu, sampai saat ini tidak kunjung mengumumkan pasangan capres dan cawapresnya.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Pernyataan itu jelas memberi tamparan keras bagi Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar, yang sudah berkampanye secara masif untuk pencapresannya.

“Secara nyata, Gerindra telah melecehkan PKB, terlebih Ketumnya Cak Imin. Karena sepanjang kita tahu Gerindra sudah pasti mencalonkan Prabowo, tentunya dengan berkoalisi PKB berharap Cak Imin jadi cawapres,” ujar Pengamat Politik dari Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Dr Sholeh Basyari, melalui keterangan tertulis kepada RuPol, Senin (13/03/2023).

Jika merujuk pada pernyataan Hasyim yang juga adik kandung Prabowo Subianto itu, maka koalisi yang terbangun antara Gerindra dan PKB hanyalah untuk mengusung Prabowo sebagai capres, sementara untuk posisi cawapres maka akan dirembukkan oleh koalisi tersebut.

Pada sisi lain, kata Sholeh, PKB sudah menyatakan akan mengusung Muhaimin Iskandar, bahkan hasil itu merupakan hasil muktamar partai.

“Koalisi itu jelas mengabaikan keberadaan PKB dan Cak Imin, tapi yang kita heran kenapa PKB sepertinya manut saja. Kan itu sama artinya Cak Imin juga mengangkangi hasil muktamar dan kepercayaan para pengurus daerah juga,” lanjut Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) itu.

Sholeh juga meyakini pernyataan dari Hasyim itu, akan membuat hubungan Gerindra dengan PKB akan memburuk. Bisa saja Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya itu akan bubar, karena tujuan dari koalisi itu sendiri tidak sejalan.

“Saya sudah lama memprediksi koalisi Gerindra dan PKB itu tidak serius. Buktinya mereka membentuk Sekber, tapi tidak terlihat ada pergerakan dari sana. Dan seperti yang disampaikan Pak Hasyim, kecil kemungkinan akan ada deklarasi Prabowo-Muhaimin, seperti yang selalu diharap-harapkan PKB,” papar Pengajar di berbagai Perguruan Tinggi itu.

Sebelumnya, Hasyim Djojohadikusumo mengatakan, bahwa Muhaimin Iskandar bukan pilihan utama sebagai cawapres Prabowo Subianto. Karena jika memang Muhaimin adalah bagian dari kesepakatan Gerindra dengan PKB, maka pasangan itu sudah deklarasi dari tahun kemarin.

“Kami menangkap tidak perlu sampai 100 persen harus Pak Muhaimin. Kalau harus Pak Muhaimin kan sudah deklarasi bulan Agustus tahun lalu. sekarang masih terbuka,” ujarnya saat menghadiri acara deklarasi dukungan Prabowo Mania 08 di Gedung Joeang, Minggu (12/03/2023). (ASY)

Editor: Ivo Yasmiati

(RuPol)

Previous Post

Korban Longsor di Natuna: 46 Orang Meninggal Dunia

Next Post

Survei Sebut 25,4 Persen Pelaku Usaha Ingin Airlangga Hartarto Jadi Presiden

Rupol

Next Post
Survei Sebut 25,4 Persen Pelaku Usaha Ingin Airlangga Hartarto Jadi Presiden

Survei Sebut 25,4 Persen Pelaku Usaha Ingin Airlangga Hartarto Jadi Presiden

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

20 jam ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

6 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive