• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
19 - 02 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Antisipasi Musim Kemarau, BMKG: Masyarakat Tampung Air Hujan

by Ruang Politik
in Kilas Update
446 5
0
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bakal mengguyur kota-kota besar di Indonesia/Ist

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bakal mengguyur kota-kota besar di Indonesia/Ist

482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa bulan mendatang, curah hujan dengan intensitas rendah diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Sektor-sektor yang diprediksi terdampak antara lain sumber daya air, kehutanan, pertanian, dan kebencanaan

RUANGPOLITIK.COM —Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk menampung air hujan sebagai salah satu langkah mitigasi menjelang musim kemarau.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, musim kemarau yang terjadi pada tahun ini akan lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama tahun 2020-2022.

RelatedPosts

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

“Mumpung saat ini hujan masih turun, maka kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan aksi panen hujan dengan cara menampungnya menggunakan tandon air atau bak penampung”

“Pada saat kemarau nanti, air tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari guna mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau. Utamanya daerah-daerah yang rawan kekeringan seperti Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB),” kata Kepala BMKG, Dwikorita, dilansir RuPol dari situs resmi BMKG.

Dalam beberapa bulan mendatang, curah hujan dengan intensitas rendah diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Sektor-sektor yang diprediksi terdampak antara lain sumber daya air, kehutanan, pertanian, dan kebencanaan.

“Kondisi cuaca yang kering ini berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah pencegahan harus dilakukan semua pihak terkait sebagai bentuk mitigasi dan antisipasi,” ujarnya.

Plt. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Dodo Gunawan menerangkan, fenomena La Nina yang terjadi selama tiga tahun terakhir yang mengakibatkan iklim basah kini semakin melemah, dengan indeks pada awal Februari 2023 sebesar -0,61.

Fenomena ini akan terus melemah dan beralih menuju kondisi Netral pada rentang Februari hingga Maret 2023. Kondisi Netral diperkirakan bertahan hingga pertengahan tahun 2023 dan menyebabkan kekeringan.

Sejumlah wilayah yang diprediksi mendapatkan potensi hujan bulanan dengan kategori rendah (akumulasi kurang dari 100 mm/bulan) sebagai berikut:

1. Maret: wilayah bagian tengah Sulawesi Tengah

2. April: sebagian wilayah NTB, sebagian NTT, dan bagian tengah Sulawesi Tengah

3. Mei: wilayah bagian selatan Sumatra Selatan, pesisir utara Banten, DKI Jakarta, pesisir utara Jawa Barat, bagian timur Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT

4. Juni: Sebagian wilayah Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, dan sebagian Papua bagian selatan

5. Juli-Agustus: Sebagian wilayah Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, dan sebagian Papua.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: BMKGHLKemarauMUsim Hujan
Previous Post

Prabowo Dampingi Jokowi Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Turki dan Suriah

Next Post

Dukung Anies Elektabilitas Demokrat Masih Rendah, Kamhar: Belum Kena Efek Ekor Jas

Ruang Politik

Next Post
Dukung Anies Elektabilitas Demokrat Masih Rendah, Kamhar: Belum Kena Efek Ekor Jas

Dukung Anies Elektabilitas Demokrat Masih Rendah, Kamhar: Belum Kena Efek Ekor Jas

Recommended

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

4 hari ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 hari ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive