• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
09 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

OPM Bantah Sandera 15 Penumpang Pesawat Susi Air, Benarkan Sandera Pilot 

by Rupol
in Daerah
456 10
0
498
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka ( TPNPB-OPM ) membantah menyandera penumpang pesawat Susi Air dan pekerja Puskesmas.

Bantahan tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom melalui video yang diunggah akun @RimbahHutan61

RelatedPosts

800 Aset Pemprov Sultra Jadi Temuan BPK, ASR Libatkan Kejati untuk Penertiban

Gubernur ASR Siapkan Sembilan Ambulans Laut, Perkuat Layanan Kesehatan Antar Pulau

Pengurus PWI Padang Panjang Periode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan, Jaga Profesionalisme dan Soliditas

Sebby Sambom menepis pemberitaan media dan tudingan aparat keamanan yang menyatakan TPNPB menyandera lima penumpang Susi Air dan 15 orang di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa 7 Februari 2023.

“Berita yang beredar TPNPB menyandera 15 orang itu penipuan publik, itu bohong. TPNPB tidak pernah menyandera 15 orang di Distrik Paro Kabupaten Nduga, itu bohong dan hoaks,” kata Sebby Sambom.

Dia mengatakan, sebanyak lima penumpang pesawat Susi Air merupakan orang kampung setempat.

“Kami OPM berjuang untuk orang Papua, untuk apa menyandera orang Papua?” katanya.

Sebby Sambom menegaskan bahwa TPNPB hanya menyandera pilot pesawat Susi Air.

“TPNPB menyandera pilot asal Selandia Baru bernama Philips Max Marthin,” ujarnya.

Berdasarkan penjelelasan dari Panglima Kodap III Derakma Ndugama Egianus Kogoya, lanjut Sebby Sambom, mereka membakar pesawat Susi Air.

“Karena mereka merasa tidak aman sehingga bawa pilot ke markas Kodap III Derakma Ndugama,” sebutnya.

Menurut Sebby Sambom, jarak dari Distrik Paro ke markas Kodap III Derakma Ndugama ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 3-4 hari baru sampai.

Mengenai kondisi pilot Susi Air, Sebby Sambom belum bisa membeberkan.

“Panglima Kodap III ada kirim audio. Audio khusus ini tidak bisa untuk publik. Dia sampaikan saya bawa sandera ke markas. Setelah tiba baru mereka kirim video dan foto untuk kami. Kami tunggu laporan dari Panglima,” kata Sebby Sambom.

Dia menjelaskan bahwa selama dalam perjalanan dari Distrik Paro ke Markas Kodap III Derakma Ndugama, semua dimatikan karena khawatir diikuti. “Nanti mereka tiba baru hubungi.”

“Isu ini tidak berenti, kami akan lengkapi selanjutnya,” tambah Sebby Sambom.

Sebby Sambom mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali mengumumkan bahwa semua orang imigran dilarang masuk ke wilayah perang, termasuk semua penerbangan.

“Kalau masuk target kami tembak jatuh dan bakar pesawat, kemudian sandera atau bunuh pilot.”

Dia juga mengatakan bahwa mereka suka sandera orang New Zeland.

“Warga New Zeland kami mau, suka juga sandere orang Amerika. Karena Selandia Baru, Amerika Serikat, Australia dan Eropa mendukung Indonesia, mereka melatih tentara Indonesia untuk membunuh orang asli Papua,” kata Sebby Sambom.

Menurut TPNPB, demikian Sebby Sambom, Indonesia harus tinggalkan Papua. Jika tidak maka pilot Susi Air orang New Zeland tetap tinggal di markas TPNPB sampai Papua merdeka.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Menhan Prabowo Pantau Perkembangan Pilot Helikopter Susi Air Yang Ditawan KKB

Next Post

Situasi Papua Tak Kondusif, Kapolri Kirim 142 Personel Korps Brimob

Rupol

Next Post
Situasi Papua Tak Kondusif, Kapolri Kirim 142 Personel Korps Brimob

Situasi Papua Tak Kondusif, Kapolri Kirim 142 Personel Korps Brimob

Recommended

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

2 jam ago
800 Aset Pemprov Sultra Jadi Temuan BPK, ASR Libatkan Kejati untuk Penertiban

800 Aset Pemprov Sultra Jadi Temuan BPK, ASR Libatkan Kejati untuk Penertiban

5 jam ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive