• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pendapat Anies Tentang Proyek IKN Yang Digagas Jokowi, Lemahnya Partisipasi Publik

by Rupol
in Nasional
446 14
0
492
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Pemerintahan Presiden Jokowi terus merealisasikan agar pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur bisa berjalan dengan cepat. Kini, proyek pembangunannya telah masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jika ditarik ke belakang, wacana pemindahan ibu kota telah menjadi isu dari generasi ke generasi, sejak pemerintahan Presiden Soekarno. Namun, proyek IKN ini dikritik oleh capres Anies Baswedan. Ia menilai proyek pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur yang minim peran serta atau keterlibatan dan partisipasi publik.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Menurut dia, proses itu sebagai ironi demokrasi karena memperlihatkan tanda bahwa demokrasi tidak dipraktikkan secara utuh.

Hal ini disampaikan Anies dalam presentasinya di acara diskusi panel lembaga ISEAS Yusof Ishak – Regional Outlook Forum 2023 di Singapura, Selasa (10/1/2023). Dalam acara itu, hadir pula Yenny Wahid mewakili The Wahid Institute yang berbicara soal peranan gerakan civil society dalam demokasi di Indonesia.

“Contohnya, pembentukan ibu kota baru di Kalimantan. Sangat minim proses politik dan juga sangat minim keterlibatan atau partisipasi publiknya,” kata Anies di Singapura sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (12/1/2023).

Kendati begitu, menurut Anies, Indonesia beruntung memiliki gerakan civil society yang giat dan bersemangat. Selain itu, Anies menyebut aktivitas pers dan warganet di ranah media sosial turut mengawasi setiap proses penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya tekankan, beruntung kita ada gerakan civil society yang giat dan bersemangat. Begitu pula kebebasan berekspresi dari pers dan juga warganet yang sangat aktif di media sosial sebagai penjaga demokrasi kita,” jelasnya.

Anies meyakini bahwa partisipasi publik dalam demokrasi melalui tiga pilar demokrasi itu akan mampu menjaga proses konsolidasi demokrasi Indonesia.

“Jadi iya harus diakui ada sinyal penurunan atau kemunduran praktik demokrasi, tapi yang jelas Indonesia memiliki pondasi demokrasi yang lebih kuat untuk menghadapinya,” tutur dia.

“Kita sangat siap untuk menghadapinya dan mengakselerasi kualitas demokrasi kita. Istilahnya tinggal tunggu waktu saja,” jelas Anies.

Pada awal Januari 2022, Rancangan Undang-Undang (UU) IKN pun sempat disetujui oleh DPR untuk menjadi UU dalam Rapat Paripurna, walau akhirnya direvisi kembali. Tidak hanya itu, telah disepakati pula bahwa Ibu Kota Negara diberi nama ‘Nusantara’, yang selanjutnya disebut Ibu Kota Nusantara.

Desain Istana Kepresidenan pun sudah sempat mengudara pada awal tahun ini dan difinalisasi di bulan Juni. Nampak bangunan istana berbentuk garuda yang megah dengan dikelilingi pepohonan dan sungai. Bangunan garuda itu direncanakan berbahan dasar kuningan. Desain ini dibuat oleh Seniman I Nyoman Nuarta.

Pemerintah RI membalut IKN Nusantara dalam konsep smart city dan smart living berbasis alam dengan 70% areanya diisi kawasan hijau. Salah satu yang paling digadang-gadang Jokowi ialah 80% sumber energinya direncanakan berasal dari renewable industri. Lalu, 80% transportasi umum adalah Autonomous Vehicle tanpa awak dan tanpa sopir.

Untuk pembiayaan proyek pembangunan IKN, sebesar 20% berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedangkan 80% sisanya menggunakan dana lain dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), swasta dan BUMN. Pembangunannya sendiri diperkirakan bisa menelan dana sekitar Rp 466 triliun.
IKN Berkonsep Otorita

Kota Nusantara ini tidak akan berstatus sebagai provinsi, melainkan otorita dan dipimpin oleh Kepala Otorita. Pada 10 Maret kemarin, Presiden Joko Widodo pun resmi mengangkat Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN Nusantara dan Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN. Dan pada bulan Oktober, 5 pejabat tinggi madya Otorita IKN pun menyusul diangkat.

Editor: Ivo Yasmiati

(RuPol)

Tags: #iknAnies BaswedanPresiden Jokowi
Previous Post

Rumah Pembunuh Bocah di Makassar Dirusak Warga

Next Post

DPR Sebut Empat Provinsi Baru di Papua Disertakan dalam Pemilu 2024

Rupol

Next Post
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus/Ist

DPR Sebut Empat Provinsi Baru di Papua Disertakan dalam Pemilu 2024

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

3 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

3 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

12 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive