Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Viral Mainan Anak Latto-latto, Pelajari Manfaat dan Resikonya

by Rupol
in Nasional
483 5
0
522
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mainnok-nok bareng teman (tanda silang). Mainnok-nok bareng Presiden dan Gubernur (tanda centang)

RUANGPOLITIK.COM — Dalam kunjungannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil ke Subang, Jabar, mereka menyempatkan diri untuk bermain mainan yang sedang viral, latto-latto atau nok-nok.

“Mainnok-nok bareng teman (tanda silang). Mainnok-nok bareng Presiden dan Gubernur (tanda centang),” tulis RK dalamakunInstagramnya @ridwankamil, Selasa (27/12/2022).

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Clickers ball atau latto-latto merupakan permainan pendulum yang terdiri dari dua bola pemberat yang sama. Kedua bola tersebut terikat dalam seutas tali dengan cincin di atasnya.

Mainan ini sudah ada dari tahun 1960-an dan juga populer pada masanya. Mainan ini diketahui bisa bermanfaat untuk melatih konsentrasi dan fokus.

Hal ini dikarenakan diperlukan konsentrasi dan fokus yang tinggi untuk melihat bola tetap bergerak dalam waktu yang lama. Melatih konsentrasi dan fokus sangat disarankan dilakukan sejak masih anak-anak.

Selain melatih konsentrasi dan fokus, latto-latto juga bisa meredakan stres. Terlebih jika bermain bersama buah hati di rumah.

Meskipun mengandung manfaat, ternyata latto-latto juga bisa membahayakan. Apalagi, ketika anak-anak memainkannya tanpa pengawasan orang tua.

Terkadang, anak-anak memainkan permainan ini terlalu dekat dengan wajah. Alhasil, ketika bola tersebut pecah, pecahan materialnya bisa masuk dan mengenai mata, sehingga meningkatkan risiko kebutaan.

Pada awalnya, mainan ini terbuat dari bahan kaca dari 1960-1970. Setelah menyebabkan empat anak Amerika Serikat (AS) cedera di bagian mata, akhirnya mainan ini terbuat dari plastik.

Akan tetapi, permasalahan tersebut tidak terselesaikan karena bahan plastik juga bisa pecah. Namun, risiko yang ditimbulkan latto-latto berbahan dasar plastik tidak separah latto-latto yang berbahan dasar kaca.

Permainan ini sempat dilarang di sejumlah negara. Buntut empat anak AS yang cedera akibat permainan ini, akhirnya pada 1966 Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) melarang permainan tersebut beredar. Keputusan FDA didukung sejumlah komunitas dan organisasi untuk mencegah kebutaan (Society for the Prevention of Blindness) akibat latto-latto.

Di Mesir, permainan ini juga dilarang namun bukan karena alasan kesehatan. Dikutip dari Groovy History, pemerintah Mesir melarang permainan ini pada 2017 karena dianggap melecehkan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi.

Saat itu, latto-latto disebut dengan “Sisi’s balls” yang merujuk pada bagian intim sang presiden sehingga permainan ini dianggap melecehkan pemerintah. (Syf)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Pelajari Manfaat dan ResikonyaViral Mainan Anak Latto-latto
Previous Post

Wow! Ada Transaksi Mencurigakan Sebesar Rp183 T Selama 2022

Next Post

Waspada, Jakarta Dilanda Hujan dan Angin Kencang di Wilayah Ini

Rupol

Next Post
Waspada, Jakarta Dilanda Hujan dan Angin Kencang di Wilayah Ini

Waspada, Jakarta Dilanda Hujan dan Angin Kencang di Wilayah Ini

Recommended

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

4 jam ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

9 jam ago

Trending

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

2 tahun ago
Santer Isu Koalisi Perubahan Bubar, Efriza: Nasib Pencapresan Anies Tersandera

Efriza: PKS Lumerkan Kebekuan Koalisi, KIB Tunggu Sinyal Jokowi

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election