Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Dilaporkan ke DKPP Terkait Intimidasi, Idham Holik: Itu Hanya Joke…

by Rupol
in Nasional
437 9
0
477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Komisioner KPU Idham Holik dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dugaan intimidasi ke KPU daerah. idham menyebut anggota KPU yang tidak menuruti arahan akan dimasukan ke dalam rumah sakit.

“Kami melaporkan juga pelanggaran etik yang dilakukan oleh salah satu komisioner KPU pusat, Idham Holik, yang memberikan ancaman secara terbuka di acara konsolidasi nasional KPU se-Indonesia,” ujar kuasa hukum petugas KPU daerah, Airlangga Julio, kepada wartawan di DKPP, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (21/12).

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Menurut Julio, ucapan Idham merupakan bentuk intimidasi kepada KPU daerah.

“Mungkin kawan media sudah dengar, dia akui juga secara live di salah satu media nasional bahwa dia menyatakan jika ada anggota KPU yang tidak menuruti perintah mengikuti arahan akan dirumah-sakitkan. Ini adalah salah satu intimidasi yang serius, kami tidak anggap sebagai sepele. Kami juga melaporkan beliau sebagai bentuk perlindungan teman-teman KPU di daerah,” kata Julio.

Menanggapi hal ini, Idham mengaku pernyataannya hanyalah jokes atau gurauan.

“Itu konteksnya jokes, bayangin masa di depan ribuan orang saya intimidasi, kalau intimidasi interpeson ya kan? Pertanyaannya, sebodoh itukah? Ini ada videonya,” ujar Idham di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022).

Idham mengatakan hal ini berawal saat dirinya berpidato dan menyinggung adanya anggota KPU provinsi yang memilih curhat di medsos dibandingkan berkomunikasi dengan KPU RI. Idham mengatakan dirinya diminta untuk menegur sebab dinilai berada dalam satu organisasi yang sama.

“Jadi begini dalam pidato tersebut itu di bagian akhir karena ada KPU provinsi yang suka curhat di medsos yang padahal dia itu dengan kami hanya satu level. Lembaga KPU adalah lembaga hirarkis harusnya yang bersangkutan itu berkomunikasi, konsultasi, bertanya kepada KPU RI,” kata Idham.

“Dan waktu itu saya mendapatkan capture dari mas ketua dan rekan-rekan juga dikasih tahu semua. Nah maksudnya itu coba tanya, karena menurut beliau ini satu organisasi dengan saya, walaupun divisinya berbeda yang bersangkutan divisi data dan informasi. Karena menurut pak ketua adalah berasal dari organisasi yang sama coba mas ditegur. Karena kejadian ini bukan sekali dua kali, kalau ada apa-apa itu harusnya ngomong ke KPU RI, bukannya cuma di medsos berkaitan misal surat edaran begini,” sambungnya.

Idham meminta agar jajarannya dapat saling berkoordinasi dengan baik. Saat itulah Idham menyebut dirinya memberikan candaan bahwa anggota yang tidak tegak lurus masuk rumah sakit.

“Saya bilang ya waktu itu kalau ada apapun sebagai keluarga besar, ini saksi hidup, enak nggak enak dikeluarin di dalam kita yang ngerasain kalau yang tidak bisa tegak lurus masuk rumah sakit, itu semua tertawa, nggak ada urusan berkaitan dengan verifikasi parpol apapun enggak ada,” tuturnya.

“Itu pun di akhir perkataan saya, saya tutup hampir tertawa itu semua forum habis itu tepuk tangan, masa orang ditekan abis tepuk tangan,” kata Idham.

Idham Holik sebelumnya dilaporkan ke DKPP atas dugaan intimidasi petugas KPU daerah. Idham dilaporkan oleh beberapa petugas KPU daerah dengan diwakili oleh kuasa hukum. Dugaan intimidasi ini disebut terjadi saat acara konsolidasi nasional KPU.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Ruangannya Digeledah KPK, Wagub Jatim: Saya Sedang di Jakarta

Next Post

Hanura Bantah Beri Dukungan ke Anies, OSO: Saya Mau Berunding Dengan Pak Jokowi…

Rupol

Next Post
Hanura Bantah Beri Dukungan ke Anies, OSO: Saya Mau Berunding Dengan Pak Jokowi…

Hanura Bantah Beri Dukungan ke Anies, OSO: Saya Mau Berunding Dengan Pak Jokowi...

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

2 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election