• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Jika Ganjar Jadi Capres, Banyak Parpol Akan Merapat

by Rupol
in Nasional
444 5
0
480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang humoris, merakyat dan menjadi icon ‘wong cilik’ dianggap memiliki daya tarik tersendiri yang tak dimiliki oleh kandidat lain yang condong bergaya feodal. Tak hanya itu, Ganjar dianggap mewakili trah pemimpin Nusantara .

Ia sosok yang mengayomi dan mau merangsek ke kalangan bawah untuk memberi solusi kepada rakyat. Sosok pemimpin yang tak gentar dihina atau dicaci, menjadi daya pikat Ganjar yang identik dengan budaya Jawa ‘welas asih’.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno memprediksi, banyak partai yang akan merapat ke PDI Perjuangan jika partai banteng tersebut mengusung Ganjar Pranowo.

“Nama Ganjar kan juga muncul, didukung partai-partai lain,” kata Adi, Jumat (16/12).

Beberapa waktu lalu, nama Ganjar masuk dalam bursa capres Partai Nasdem. Namun, pada akhirnya partai pimpinan Surya Paloh itu memilih mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Belakangan, sosok Ganjar juga muncul dalam bursa capres Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ganjar juga dapat dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk maju capres. Jika PDIP urung memberikan kendaraan buat Ganjar, menurut Adi, koalisi partai lain bersedia mengantarkannya melaju ke panggung pemilihan.

“Semua konfigurasi politik, semua poros yang terbentuk, semua partai politik, pasti sangat menuggu kira-kira siapa yang akan diusung oleh PDIP,” ujar Adi.

Adi menilai, koalisi partai politik yang telah terbentuk saat ini masih sangat cair. Poros politik sangat mungkin berubah, bergantung pada arah angin PDIP.

Tak hanya dari parpol, lanjut Adi, PDIP juga diprediksi mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo jika mengusung Ganjar sebagai capres. Sebab, sejauh ini, sinyal restu Jokowi dinilai lebih mengarah ke Ganjar.

Menurut Adi, jika benar Jokowi mendukung Ganjar sebagai capres, ini bisa jadi memengaruhi keputusan Megawati sebagai pimpinan tertinggi PDIP.

“Sekalipun Mbak Mega itu sebagai figur yang menentukan capres PDIP, tapi kalau ada suara lain, feedback, masukan muncul dari presiden, tentu jadi pertimbangan yang signifikan,” katanya.

Adi pun menduga, hingga kini Megawati belum mengambil keputusan ihwal capres dan cawapres yang akan mereka jagokan pada Pemilu 2024.

Megawati disinyalir masih bimbang, hendak mencalonkan Ganjar yang elektabilitasnya besar, atau Puan Maharani sang putri mahkota. Isu persaingan internal antara Ganjar dan Puan memang telah berembus sejak lama.

Sejumlah elite PDIP mengisyaratkan dukungannya buat putri Megawati itu.
Namun, pencapresan Puan tampaknya terganjal elektabilitasnya yang masih minim, hanya di kisaran satu persen, bahkan kurang.

“PDIP sedang mengalkulasi betul plus dan minusnya,” kata dia.

Tingkat elektoral Ketua DPP PDIP itu jauh tertinggal dari Ganjar yang dalam survei berbagai lembaga kerap bertengger di urutan pertama dengan elektabilitas tembus 30 persen.

Kendati demikian, pencapresan Pemilu 2024 masih jauh. Pendaftaran capres-cawapres baru akan dibuka Oktober 2023. Oleh karenanya, menurut Adi, PDIP tak buru-buru untuk mengumumkan jagoannya.

Seperti langgam PDIP sebelum-sebelumnya, Megawati diprediksi memainkan strategi “last minute” atau detik-detik terakhir dalam mendeklarasikan capres-cawapres mereka.

Namun, terbaru, PDIP menyatakan tak akan menggelar rapat kerja nasional tahun ini.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya batal menggelar rakernas karena dinamika politik terkini.

“Apakah dalam rakernas ibu ketum akan mengumumkan calon atau enggak, itu nanti dalam pertimbangan ketua umum untuk menetapkan,” kata Hasto di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (14/12).

Selain itu, kata Hasto, PDIP sedang fokus membantu masyarakat mengatasi kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan dampak konstelasi geopolitik.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Rumor Pemekaran Wilayah Propinsi Sumatera Tengah, Gubernur Riau Tolak Caplok Wilayah Riau!

Next Post

Survei: Anies dan Ganjar Imbang di Jawa

Rupol

Next Post
Survei: Anies dan Ganjar Imbang di Jawa

Survei: Anies dan Ganjar Imbang di Jawa

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

21 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

21 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive