• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

CSIIS: PKB Lebih Baik Tinggalkan Gerindra, Gabung Koalisi Lain

by Rupol
in Nasional
473 5
0
512
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Hubungan Koalisi Indonesia Raya (KIR) kembali digoyang dengan mandegnya sikap politik partai Gerindra yang masih belum memberikan arah politik yang jelas terkait mitra koalisinya yakni PKB.

Bahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, hingga kini koalisi Gerindra dan PKB belum membicarakan soal pencapresan.

RelatedPosts

Charles Honoris Dukung Pernyataan Presiden Soal Koruptor MBG Biadab dan Usulkan Redesign Total

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

“Sampai sekarang, keduanya belum berunding untuk memutuskan calon presiden, apalagi calon wakil presiden,” kata Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/11).

Menanggapi hal ini pengamat politik dan Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari saat dihubungi RuPol, Sabtu (26/11) mengatakan koalisi ini sebaiknya dihentikan saja.

“Dengan preseden ini, idealnya PKB tidak melanjutkan kerjasama dengan Gerindra,” ujarnya.

Sholeh menilai sudah tak ada alasan lagi bagi PKB untuk bertahan dengan mitra koalisinya yakni Gerindra yang tak juga menunjukkan sikap tegas. Bahkan kabarnya Gerindra malah melirik Ganjar sebagai kandidat di pilpres.

“Sebagai icon parpol yang gesit, ‘opertunis’ dan berorientasi kekuasaan, pilihan ideal PKB adalah memperkuat koalisi perubahan atau gabung dengan KIB. Sedang jika gabung dalam KIB, pasangan Cak Imin-Erick Thohir, bisa mewujud sebagai alternatif yang sangat fresh,” jelas Sholeh.

Apalagi jika saat ini, jika parpol hanya menggantungkan pada nama besar Jokowi, menurut Direktur CSIIS ini akan merugikan parpol itu sendiri.

“Jokowi tampak lebih lemah menjelang akhir kekuasaannya,” ulas Sholeh.

Karena itu, menurutnya semakin berkuasa seorang pemimpin maka akan mustahil ia bisa melanggengkan kepemimpina tersebut. Hal ini bisa terlihat dari riwayat presiden sebelumnya tak ada yang bisa langgeng dalam kekuasaan.

“Jika kita lihat flashback terkait suksesi kepemimpinan nasional pasca reformasi, tidak satupun parpol yg mencetak hattrick. Mulai Gus Dur, Megawati hingga SBY, tidak ada yg mampu mewariskan kepemimpinan tiga periode beruntun,” jelasnya.

Hal ini sejalan dengan ucapan Cak imin sebelumnya yang mengancam akan membentuk koalisi baru jika Prabowo nekad berpasangan dengan Ganjar.

“Idealnya PKB berlabuh ke koalisi perubahan atau KIB. Gertakan Cak Imin membentuk komposisi baru manjur menekan Gerindra. Dengan gabung ke Koalisi Perubahan, PKB bisa mengunci Anies cak Imin, sebagai capres-cawapres,” pungkasnya.

Karena itu Sholeh menilai langkah bijak bagi PKB adalah meninggalkan Gerindra jika keberadaan PKB sebagai mitra koalisi tak dihargai.

“Pilihan ini lebih strategis dan prospek dibandingkan berada dibarisan Gerindra dan PDIP. Secara Semar terlihat, PKB sekedar sebagai pelengkap di antara dua parpol gajah ini,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

 

 

Previous Post

Munas ke-1 PJS, Tetapkan Mahmud Marhaba Sebagai Ketua Umum

Next Post

Kapolri Lacak Ismail Bolong dan Akan Konfrontir Soal Tambang Ilegal

Rupol

Next Post
Kapolri: Kisruh di Tubuh Polri, Proses Pemurnian Internal

Kapolri Lacak Ismail Bolong dan Akan Konfrontir Soal Tambang Ilegal

Recommended

Charles Honoris Dukung Pernyataan Presiden Soal Koruptor MBG Biadab dan Usulkan Redesign Total

Charles Honoris Dukung Pernyataan Presiden Soal Koruptor MBG Biadab dan Usulkan Redesign Total

1 hari ago
Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive