• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
13 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Efriza: Koalisi Perubahan Batal Deklarasi, PKS Coba Intervensi

by Rupol
in Nasional
459 5
0
496
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Batalnya rencana deklarasi Koalisi Perubahan yang terdiri dari NasDem, Demokrat dan PKS pada 10 November mendatang, disampaikan oleh Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya.

“Bisa dipastikan 10 November 2022 tidak jadi deklarasi bersama,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2022).

RelatedPosts

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Menanggapi hal ini, Efriza pengamat politik dan dosen ilmpu politik di perguruan tinggi saat dihubungi RuPol, Senin (7/11) mengatakan adanya tarik ulur kepentingan.

“Ini menunjukkan ketiga partai ini belum dapat menemukan kesepakatan meski ketiganya memilih Anies Baswedan sebagai capres. Tetapi ketiga partai ini masih tarik menarik kepentingan,” ungkapnya.

Efriza menilai PKS menginginkan kali ini bisa berbicara banyak di Pilpres dengan kadernya Aher dipilih sebagai cawapres. Sedangkan, partai Demokrat menginginkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendampingi Anies karena ia yang tertinggi elektabilitasnya.

Sementara Nasdem tentu saja mengharapkan kader non-parpol sebagai cawapres Anies, karena Nasdem akan sangat dirugikan mengusung Anies Baswedan tetapi yang menikmati keuntungan malah PKS dan Demokrat mengenai cawapres. Hanya Nasdem menyerahkan persoalan ini kepada Anies Baswedan semata.

“Memang ketiga partai ini tidak bisa hanya sekadar deklarasi Koalisi dan Mengusung Anies semata, sebab tak akan ada efek kejut, hanya meniru cara koalisi Gerindra-PKB semata,” jelas Efriza.

Sementara itu, saat ditanya adakah indikasi pecahnya kongsi tiga partai ini? Menyusul tidak tercapainya kesepakatan cawapres Anies. Efriza menilai peluang itu kecil.

“Potensi gagalnya Anies, persentasenya kecil. Kecuali jika KIB membuka kesempatan PKS bergabung dengan melepaskan peluang bersama PDIP. Maupun Gerindra-PKB menjadi pilihan alternatif bagi PKS, karena PKS tidak menunjukkan tertarik lagi mengusung Prabowo,” jelasnya.

Secara komunikasi politik, Efriza menilai komunikasi PKS dan upaya PKS mendekati KIB dan Poros Koalisi Gerindra-PKB hanya sekadar upaya melakukan tekanan kepada Nasdem agar menerima Aher.

“Sebab, Nasdem terjepit akan terjadi ‘putih muka’ (malu) jika tak dapat mengusung Anies Baswedan, namun suara Nasdem tidak mencukupi tanpa PKS dan Demokrat. Sedangkan, Demokrat memang tidak melakukan pergerakan kencang, cenderung pasif posisi Demokrat lebih kuat dengan elektabilitas AHY lebih tinggi dia dibanding Aher,” ungkap Efriza.

Karena itu, dari batalnya deklarasi pada 10 November mendatang, dianggap sebagai tanda jika deal dibelakang layar belum final.

“Sehingga wajar, PKS mencoba ‘genit’ kepada KIB dan Poros Gerindra, sebab PKS jangan sampai dianggap tidak memiliki posisi tawar,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

Previous Post

Airlangga Sebut Bakal Ada Partai Lain Gabung KIB, Singgung Puan Maharani

Next Post

Dedi Kurnia: Komposisi Ganjar-Airlangga Potensi PDI-P Merapat ke KIB

Rupol

Next Post
Dedi Kurnia: Komposisi Ganjar-Airlangga Potensi PDI-P Merapat ke KIB

Dedi Kurnia: Komposisi Ganjar-Airlangga Potensi PDI-P Merapat ke KIB

Recommended

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

19 jam ago
Walikota Zulmaeta Tegaskan Seluruh Pelaksanaan Proyek Pemko Payakumbuh Berjalan Bersih

Walikota Zulmaeta Tegaskan Seluruh Pelaksanaan Proyek Pemko Payakumbuh Berjalan Bersih

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive