Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Megawati Minta Kebenaran Indonesia Dijajah Belanda 3,5 Abad Diteliti Kembali

by Ruang Politik
in Nasional
433 4
0
Megawati Soekarnoputri/Ist

Megawati Soekarnoputri/Ist

467
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta ahli sejarah meneliti kebenaran negara Indonesia yang disebut-sebut dijajah selama 350 tahun oleh Belanda.

Megawati mengaku heran, pasalnya tidak ada yang bertanya-tanya mengapa Indonesia bisa dijajah.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara kunci di Seminar Nasional bertajuk ”Membumikan Ide dan Gagasan Soekarno-Hatta”. Di hadapan rektor dia pun mengungkapkan perlu diteliti kebenaran tersebut.

“Pertanyaannya kenapa kok kita sampai dijajahkan itu. Itukan yang sering tidak mau diutarakan. Kebetulan ini berkumpul para rektor, saya juga minta kepada para ahli sejarah,” tutur Megawati, Rabu (1/6/2022).

“Saya bilang begini, tolong dong diteliti ya bahwa apa betul, ya, Indonesia ini dijajah yang namanya Belanda itu sampai 350 tahun,” tambahnya. “Kok enak banget ya orang Indonesia? Kesenangan dijajah sampai ibu-ibunya, maaf sekali, terus beranak, berarti itukan berapa generasi gitu ya,” imbuhnya.

Berita Terkait:
Megawati Tak Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende NTT, Begini Kata Sekjen PDIP

Megawati dan Puan Tidak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

Megawati: Harlah Pancasila, Pulih Lebih Cepat dan Bangkit dari Pandemi

Megawati Absen di Pernikahan Adik Jokowi, Hensat: Bisa Jadi Tidak Setuju Kolusi-Nepotisme

Menurut Megawati, masyarakat saat itu memang melakukan perlawanan bagi daerah-daerahnya masing-masing. Barulah ada kesadaran untuk bersatu saat dipelopori oleh Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. “Meskipun ada perlawanan pahlawan-pahlawan, tapi itu semua kedaerahan. Kristalisasinya baru menggumpal, ya, itukan ketika ada namanya Bung Karno, Pak Hatta, Pak Sjahrir,” tutupnya. (AP)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: BelandaKolonial BelandaMegawati SoekarnoputriPDIPRuang Politik
Previous Post

Anies Kembali Bikin Bangga, Pemprov DKI Juga Juara 1 Ajang Bergengsi Tingkat Dunia

Next Post

Ingin Bertemu Presiden Jokowi, Warga Ende Tunggu di Depan Hotel hingga Malam

Ruang Politik

Next Post
Warga Kota Ende menantikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kamis, pukul 00.39 Wita di depan Hotel Grand Wisata/Ist

Ingin Bertemu Presiden Jokowi, Warga Ende Tunggu di Depan Hotel hingga Malam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election