RUANGPOLITIK.COM-Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menyebut bahwa meningkatnya elektabilitas Puan Maharani, karena hasil kinerjanya yang sukses memimpin lembaga DPR.
Sebelumnya, hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Independen memaparkan elektabilitas Puan Maharani dalam bursa calon presiden mulai merangkak naik. Dalam survei tersebut, Puan Maharani dianggap berhasil merepresentasikan suara masyarakat luas.
“Alhamdulillah. Yang menarik adalah bahwa elektabilitas mbak Puan meningkat bukan karena polesan bedak pencitraan semu, tetapi karena kinerja beliau sebagai ketua DPR,” tutur Masinton kepada wartawan, Sabtu (30/4/2022).
Anggota Komisi XI DPR itu memaparkan sejumlah keberhasilan Puan Maharani memimpin lembaga DPR. Mulai dari kesuksesan DPR menggelar Sidang Parlemen Dunia atau Inter-Parliamentary Union, hingga sikap konsistensi Puan menegakkan konstitusi dalam agenda demokrasi.
Berita Terkait:
Puan Pastikan PDIP Usung Capres Sendiri, Megawati Pilih Langsung
Temui Kader PDIP, Puan Tegaskan Tak Ada Penundaan Pemilu
PDIP: Kalau Paksakan Hasrat Kekuasaan, Rakyat Pasti Berontak
PDIP Menduga HM Dijebak Dengan Kiriman WA Berkonten Porno
“Sukses memimpin forum parlemen internasional dan konsistensi mbak Puan dalam menegakkan konstitusi dan agenda demokrasi, menolak perpanjangan periode masa jabatan presiden. Apresiasi datang dari Internasional dan dari rakyat Indonesia,” ungkap Masinton.
Sebelumnya, dalam hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Independen memaparkan adanya kenaikan elektabilitas Puan Maharani dalam bursa calon Pemilihan Presiden 2024. Direktur Riset Lembaga Survei Independen Fathur Rahman, menyebut elektabilitas Puan naik hingga mencapai 3,1 persen.
“Perlahan namun pasti, elektabilitas Ketua DPR RI Puan Maharani terus mengalami tren kenaikan,” kata Fathur Rahman, Sabtu (23/4/2022).
Dalam survei yang dilakukan di 34 provinsi, sosok Puan dianggap berhasil merepresentasikan suara masyarakat luas seperti soal sikap tegas Puan dalam menolak wacana penundaan Pemilu 2024.
Survei dengan margin of error plus minus 3,05 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen itu juga merekam pernyataan publik yang menilai Puan berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam forum internasional sekelas Inter-Parliamentary Union. Nama Puan juga harum di lembaga internasional seperti WHO yang mengapresiasi kerja Puan selama ini.
Tak hanya itu, publik juga merespons positif kesuksesan serta komitmen Puan dalam mengawal dan mengesahkan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Khusus untuk bursa calon wakil presiden, nama Puan masuk tiga besar dengan elektabilitas 13,32 persen. Posisinya berada di bawah Menparekraf Sandiaga Uno dengan elektabilitas 19,5 persen dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang meraih elektabilitas 24,6 persen. (AP)
Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)