• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Tipis! Predikat Cebong Akut Tsamara Amany Tiba-tiba Berganti Kadrun

by Ruang Politik
in Nasional
450 4
0
Tsamara Amany/Ist

Tsamara Amany/Ist

486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Bukannya menyempit, perpecahan masyarakat malah kuat melebar. Sampai hari ini, perseteruan cebong-kampret sejak Pilpres 2019 ternyata belum luntur kendati telah melewati dua tahun Asal berbeda pilihan, sikap politik, bahkan pendapat, seseorang bisa menjadi cebong atau kampret.

Prabowo Subianto yang merupakan simbol kebanggaan ”para kampret” mendadak disebut cebong begitu bergabung dengan pemerintahan Jokowi. Pun demikian dengan gejala rasisme yang tampak terus menguat.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Salah satu indikasinya ditunjukkan dari reaksi terhadap politikus muda Tsamara Amany yang memutuskan hengkang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Berita Terkait:
Tsamara Amany Diserang Isu Rasisme, Giring PSI: Racun Buat Demokrasi

Tsamara Hengkang dari PSI, PKB: Mungkin Sudah Bisa Bergabung

Dituding Dalang Mundurnya Tsamara dari PSI, Ini Klarifikasi Rocky Gerung …

Suami Apresiasi Kinerja Anies Baswedan, Ini Kata Tsamara Amany…

Akun media sosial Tsamara tak luput dari serangan berbau rasis. Latar belakangnya sebagai keturunan Arab dihubung-hubungkan dengan nasionalisme yang rendah.

Predikat Tsamara sebagai cebong level tinggi di kalangan pendukung Jokowi itu langsung berubah menjadi kadrun, sebutan lain untuk mereka yang bukan pendukung pemerintah dan Presiden Jokowi. Kadrun diambil dari kadal gurun, spesies hewan dengan kapasitas otak kecil.

”Dia kan genetikanya ada bau-bau gurun pasir jadi tidak betah dengan hal-hal yang berbau nasionalisme jadi dia kembali kehabitat asli nya ia itu kadrun……” tulis akun twitter @xeriaz_marhaenisi, yang tangkapan layarnya diunggah Tsamara.

Tsamara bukanlah satu-satunya contoh menguatnya gejala sektarian dalam masyarakat. Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengalami perlakuan serupa saat meninggalkan lembaga antirasuah tersebut.

Febri memutuskan keluar dari KPK setelah terbitnya UU KPK dan terpilihnya pimpinan KPK yang baru dan secara terbuka menyatakan tidak sejalan dengan suasana KPK yang baru. Begitu keluar dari KPK, simsalabim, Febri yang sebelumnya relatif terbebas dari predikat cebong atau kampret langsung menjadi kadrun.

”Iseng2 ketemu.. ternyata Saya di-kadrun-kan sejak pamit jadi Jubir KPK pada Desember 2019 ????,” cuit Febri dikutip Senin (25/4/2022). Febri mengatakan ada lagi yang lebih dulu mendapat julukan baru sebagai kadrun darinya. ”bukan cuma @TsamaraDKI sih, bu @susipudjiastuti lebih dulu di-kadrun-kan. alias lebih “senior” ????,” tulis dia. (BJP)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: CebongkadrunkampretPSIRuang PolitikTsamara
Previous Post

Terkait Mafia Minyak Goreng, Hakim Tolak Praperadilan MAKI

Next Post

Jelang Lebaran, Tito Karnavian Ingatkan Prokes Jangan Kendur

Ruang Politik

Next Post
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) agar dapat menjaga masyarakat di daerahnya masing-masing tetap disiplin/Ist

Jelang Lebaran, Tito Karnavian Ingatkan Prokes Jangan Kendur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

6 jam ago
Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

6 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive