• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
30 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Warga Tolak Relokasi Pengungsi Rohingya ke Gedung PMI Aceh

by Ruang Politik
in Daerah
448 5
0
Warga Rohingya yang terdampar berkumpul di tempat penampungan sementara di Aceh Utara,/Ist

Warga Rohingya yang terdampar berkumpul di tempat penampungan sementara di Aceh Utara,/Ist

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hal serupa juga disampaikan Junaidi, tokoh masyarakat Gampong Ajuen, yang merasa keberatan para pengungsi Rohingya ditempat di gedung PMI Aceh.

RUANGPOLITIK.COM – Penolakan itu muncul setelah sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, keuchik (kepala desa), serta Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Darul Imarah dan Peukan Bada melakukan rapat koordinasi di Gedung PMI Aceh pada Rabu (3/1/2024).

Menkopolhukam berencana merelokasi 137 orang etnis Rohingya dari basement Balai Meuseuraya Aceh (BMA) ke gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh di Jalan Ajuen Jeumpet, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar ditolak warga setempat, lantaran dikhawatirkan dapat menimbulkan konflik serta merugikan masyarakat setempat.

RelatedPosts

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

PDIP Minta BPBD Sulteng Gerak Cepat Atasi Gempa

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

“Saya bawa hasil rapat hari ini adalah keputusan seluruh warga Gampong Ajuen, bahwa mereka keberatan dengan ditempatkan pengungsi Rohingya di PMI Aceh. Kami keberatan, alasan keamanan dan banyak hal lainnya,” kata Keuchik Gampong Ajuen Ferdiansyah di Aceh Besar.

Keuchik menjelaskan, Gampong Ajeun merupakan kawasan padat penduduk. Apabila para pengungsi tersebut tetap ditempatkan di gedung PMI Aceh maka dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak dari masyarakat sekitar lokasi, baik Kecamatan Darul Imarah maupun Peukan Bada.

“Gampong Ajuen kawasan padat penduduk, dibawa pengungsi (ke sini), saya takut ada gejolak lain nanti yang tidak bisa diprediksi. Dikhawatirkan ada seperti kejadian di tempat-tempat lain, ada demo mungkin, tapi saya tidak bisa memastikan,” urainya.

Hal serupa juga disampaikan Junaidi, tokoh masyarakat Gampong Ajuen, yang merasa keberatan para pengungsi Rohingya ditempat di gedung PMI Aceh. Apalagi, kata dia, selama ini penanganan Rohingya di Aceh banyak menimbulkan masalah, sehingga dikhawatirkan juga akan terjadi hal yang sama.

“Masalah itu muncul karena karakter bawaan Rohingya berbeda dengan kita, kemudian kesiapan kita dalam mengelola pengungsi belum begitu bagus, sehingga banyak masalah muncul pada Rohingya itu sendiri yang dampaknya akan melebar ke masyarakat,” tuturnya.

Oleh karena itu, warga Gampong Ajuen menolak penempatan pengungsi Rohingya di gedung PMI Aceh, dan meminta pemerintah untuk mencari solusi lain yang tepat, yang tidak menimbulkan persoalan bagi masyarakat baik aspek sosial, maupun aspek hukum.

Selain itu, Ketua Pemuda Gampong Ajuen Reza Aulia menilai para pengungsi Rohingya itu sulit dijaga untuk tetap berada di lokasi penampungan. Warga khawatir para pengungsi dapat dengan mudah meninggalkan penampungan sehingga akan menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Kami menolak para pengungsi Rohingya ditempatkan di PMI di Gampong Ajuen karena disini langsung bersinggungan dengan masyarakat. Jadi akan sangat kewalahan dari pihak masyarakat, maupun dari pihak keamanan untuk mengawasi mereka,” tegasnya.

Berdasarkan pengalaman dari beberapa lokasi penampungan sementara etnis Rohingya lainnya di Aceh, banyak dari para pengungsi tersebut kabur dari penampungan sehingga sangat meresahkan warga.

“Yang kita jaga adalah manusia. Begitu kita jaga di pintu A, mereka akan cari kesempatan untuk keluar dari pintu B,” tukasnya.

Diinformasikan sebelumnya, wacana pemindahan para pengungsi etnis Rohingya di Aceh ke gedung PMI Aceh disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Penyataan itu muncul usai ratusan mahasiswa di Aceh menggelar aksi penolakan terhadap pengungsi Rohingya yang berada di basement gedung Balai Meuseuraya Aceh usai pendaratan di pantai Blang Ulam, Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar pada Minggu (10/12/2023) lalu.(AP)

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: AcehRohingya
Previous Post

BMKG: Cuaca Jakarta Hujan dari Siang Hingga Sore

Next Post

Ada Delapan Rumah Adat Tahan Gempa di Indonesia, Ini Daftarnya…

Ruang Politik

Next Post
Rumah Gadang dari Minangkabau/Ist

Ada Delapan Rumah Adat Tahan Gempa di Indonesia, Ini Daftarnya...

Recommended

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Penurunan Elevasi Jalan Rampung 100 Persen

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Penurunan Elevasi Jalan Rampung 100 Persen

14 jam ago
Sinergi Alia Efendi dan Polsek Guguk Dorong Peran Hukum Adat demi Kamtibmas Mungka

Sinergi Alia Efendi dan Polsek Guguk Dorong Peran Hukum Adat demi Kamtibmas Mungka

14 jam ago

Trending

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive