• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
09 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Repdem Lampung Sebut Demokrasi di Indonesia Alami Kemunduran

by Ruang Politik
in Kilas Update
468 5
0
Ketua DPD Repdem Lampung Napoleon Oktober Bonaparte/dok.pribadi

Ketua DPD Repdem Lampung Napoleon Oktober Bonaparte/dok.pribadi

506
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Ketua DPD Repdem Lampung Napoleon Oktober Bonaparte menyayangkan atas mundurnya demokrasi di negeri ini selama beberapa tahun kebelakang.

Napoleon menyebut salah satu mundurnya demokrasi dan makin berkembangnya oligarki di Indonesia adalah Putusan MK yang mengeluarkan produk hukum untuk meloloskan Gibran Rakabuming sebagai cawapres.

RelatedPosts

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

Walikota Payakumbuh Tegaskan ASN dan PPPK Harus Miliki Empat Pilar Dalam Menjalankan Tugas

“Upaya meloloskan Gibran kemarin itu membuktikan kita sedang berhadapan dengan Tirani. Terlebih
Putusan MK itu sarat kepentingan untuk menyelamat sesuatu sangat tinggi disini,” kata Napoleon dal rilisnya, Selasa (14/11/2023)

Napoleon menyebut, Repdem sependapat jika banyak tokoh bangsa dan kalangan akademisi juga aktivis serta pemuka agama yang mengatakan jika Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Dirinya mencontohkan perkara di Rempang yang memilukan, perkara Di Tangerang Kota, KH Sutrisno seorang ulama melawan tirani mafia tanah sendirian dari balik jeruji dan semua menutup mata bahwa mafia-mafia hukum itu tidak ada.

“Faktanya dua Minggu ini kita disuguhkan kegaduhan betapa carut marutnya kedaulatan hukum di negeri ini. Sudah seharusnya kita sadar bangsa ini sedang tidak baik-baik,” tegasnya.

Terlebih belum lama ini mereka yang bersuara diintimidasi seperti pengakuan ketua BEM UI.

“Ini menunjukan kemunduran demokrasi yang sangat memprihatinkan,” ucapnya.

Dirinya pun sependapat dengan banyak guru besar yang menolak putusan MK tersebut. Napoleon menilai jika Bangsa ini harus melahirkan dan di pimpin pemimpin yang bukan karbitan Neo orba itu harus dicegah.

“Reformasi harus diisi dengan bersih-bersih dari nepotisme, korupsi dan mafia hukum. Semoga bangsa ini mampu kembali pada niat tujuan awal sebagai bangsa berdaulat, mandiri, kuat diantara bangsa-bangsa,” tutupnya. (dfp)

Editor: M. R. Oktavia
(Rupol)

Tags: demokrasi indonesianapoleon bonaparte
Previous Post

PDIP Usung Jokowi Hingga Jadi Presiden, Kini Seperti “Kacang Lupa Kulitnya”

Next Post

Dipimpin M Syaugi, Politisi PKB Pede AMIN Menang 1 Putaran

Ruang Politik

Next Post
Dipimpin M Syaugi, Politisi PKB Pede AMIN Menang 1 Putaran

Dipimpin M Syaugi, Politisi PKB Pede AMIN Menang 1 Putaran

Recommended

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

40 menit ago
800 Aset Pemprov Sultra Jadi Temuan BPK, ASR Libatkan Kejati untuk Penertiban

800 Aset Pemprov Sultra Jadi Temuan BPK, ASR Libatkan Kejati untuk Penertiban

4 jam ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive