Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk mengetahui latar belakang dari pelaku M. Pasalnya, pelaku penembakan di kantor MUI itu diketahui memiliki KTP Lampung
RUANGPOLITIK.COM —Polda Metro Jaya menyatakan pelaku penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak masuk dalam kategori lone wolf. Diketahui istilah tersebut digunakan bagi mereka yang melakukan aksi teroris seorang diri.
“Terduga pelaku ini kami sampaikan tidak dikategorikan lone wolf atau istilah yang sering digunakan dalam dunia teroris,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (5/5).
Dia menyebut hal itu didasari hasil dari penyelidikan yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88. Selain itu, tim gabungan Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Pusat masih menyelidiki dengan tetap berada di Lampung.
“Kami sampaikan progres penyidikan ini masih berkelanjutan, sustainable. Beberapa penyidik kami masih di lapangan (Lampung),” tuturnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk mengetahui latar belakang dari pelaku M. Pasalnya, pelaku penembakan di kantor MUI itu diketahui memiliki KTP Lampung.
“Ini semua belum kita dapatkan profil yang bersangkutan kami akan koordinasi dengan Polda Lampung karena yang bersangkutan ber-KTP. Dari TKP ditemukan KTP berdomisili Lampung,” ujar Karyoto kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa, 2 April 2023.
Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)