• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Keliling Bandung, Anies Berkaus ‘Abdi Nu Ngider Naha Anjeun Nu Keder’

by Ruang Politik
in Daerah
436 14
0
Anies Baswedan/akun Instagram @aniesbaswedan

Anies Baswedan/akun Instagram @aniesbaswedan

481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Anies Baswedan turut berkomentar terkait adanya penolakan kunjungannya ke Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. Anies ucapkan terimakasih kepada massa aksi.

RUANGPOLITIK.COM —Bakal Calon Presiden yang akan diusung Partai NasDem, Anies Baswedan, melakukan kegiatan di kota dan kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada akhir pekan lalu, Minggu (22/1/2023).

Anies pun terlihat memakai kaus hitam dengan kalimat bahasa Sunda, ‘Abdi nu Ngider, Naha Anjeun nu Keder’. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, arti tulisan itu adalah: Saya yang Berkeliling, kenapa kamu yang galau.

RelatedPosts

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Kejanggalan di Balik Sidang Kepailitan Surabaya, Panitera Pengganti Kirim “Alamat Palsu”

Heppy Trenggono Sebut Kawasan Terpadu Batang Bisa Jadi Ekosistem Ekonomi

Dalam dua kegiatan terpisah di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dan Sabuga, Kota Bandung, tersebut hadir pula aksi massa yang menolak kedatangan Anies. Massa di dua tempat terpisah itu menolak kegiatan Anies, dan menyebutnya itu sebagai aksi curi start kampanye eks Gubernur DKI Jakarta itu untuk Pilpres 2024.

Anies Baswedan turut berkomentar terkait adanya penolakan kunjungannya ke Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. Anies ucapkan terimakasih kepada massa aksi.

“Saya berterima kasih ada yang memperhatikan, untuk hadir dan untuk peduli,” kata Anies usai kunjungan di Sabuga seperti dikutip dari detik.com, Minggu (22/1).

Mulanya pada akhir pekan lalu itu, Anies menghadiri jalan sehat di Stadion Si Jalak Harupat yang digelar DPC NasDem Kabupaten Bandung. Lalu siang harinya, Anies berkunjung ke kegiatan NasDem Yout Festival di Sabuga yang digelar DPC NasDem Kota Bandung.

Aksi massa menolak Anies itu pun berlangsung di dekat area Si Jalak Harupat dan di Jalan Tamansari dekat Sabuga.

Di Si Jalak Harupat yang berada di Soreang, Kabupaten Bandung, massa penolak Anies menyebut dirinya dari Aliansi Masyarakat Kabupaten Bandung (AMKAB).

Koordinator aksi di dekat Si Jalak Harupat, Abie S, mengatakan aksi tersebut dilakukan secara mendadak, sehingga yang menghadiri aksi tersebut tidak sebanyak pendukung Anies yang mendatangi lokasi kegiatan.

“Ini adalah acara spontan dari kita. Kita mewakili aspirasi dari aliansi masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Abie kepada awak media, Minggu (22/1).

Pihaknya menginginkan Bawaslu memonitor kegiatan tersebut, sehingga bisa memeriksa pelanggarannya.

“Kita tahu acara event yang diadakan Anies Baswedan ini kan event jalan sehat. Tapi kita lihat banyak hal yang sudah mengarah terutama atribut partai yang sudah mengarah ke kampanye,” imbuhnya.

Sementara di dekat Sabuga, massa penolak Anies menyebut diri mereka Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Bandung Lautan Api.

“Aksi ini, jelang pemilu 2024 nanti bahwa Partai NasDem hari ini yang menggelar kegiatan Youth Festival yang bertemakan pemuda dan politik itu terindikasi bahwa menggunakan (digunakan sebagai) alat kampanye untuk memenangkan politik 2024,” kata Andre koordinator aksi saat berunjuk rasa di dekat Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Minggu siang.

Andre juga meminta Anies mengedepankan etika politik dan meminta Bawaslu melakukan pengawasan.

“Mengedepankan etika politik dengan tidak melakukan kampanye sebelum masa kampanye yang ditetapkan KPU. Meminta Bawaslu Kota Bandung, Bawaslu Jawa Barat dan Bawaslu RI untuk lebih proaktif dalam memberikan sanksi terhadap NasDem dan Anies Baswedan yang mengarahkan kepada kampanye,” ujarnya.

Mulanya pada akhir pekan lalu itu, Anies menghadiri jalan sehat di Stadion Si Jalak Harupat yang digelar DPC NasDem Kabupaten Bandung. Lalu siang harinya, Anies berkunjung ke kegiatan NasDem Yout Festival di Sabuga yang digelar DPC NasDem Kota Bandung.

Aksi massa menolak Anies itu pun berlangsung di dekat area Si Jalak Harupat dan di Jalan Tamansari dekat Sabuga.

Di Si Jalak Harupat yang berada di Soreang, Kabupaten Bandung, massa penolak Anies menyebut dirinya dari Aliansi Masyarakat Kabupaten Bandung (AMKAB).

Koordinator aksi di dekat Si Jalak Harupat, Abie S, mengatakan aksi tersebut dilakukan secara mendadak, sehingga yang menghadiri aksi tersebut tidak sebanyak pendukung Anies yang mendatangi lokasi kegiatan.

“Ini adalah acara spontan dari kita. Kita mewakili aspirasi dari aliansi masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Abie kepada awak media, Minggu (22/1/2023).

Pihaknya menginginkan Bawaslu memonitor kegiatan tersebut, sehingga bisa memeriksa pelanggarannya.

“Kita tahu acara event yang diadakan Anies Baswedan ini kan event jalan sehat. Tapi kita lihat banyak hal yang sudah mengarah terutama atribut partai yang sudah mengarah ke kampanye,” imbuhnya.

Sementara di dekat Sabuga, massa penolak Anies menyebut diri mereka Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Bandung Lautan Api.

“Aksi ini, jelang pemilu 2024 nanti bahwa Partai NasDem hari ini yang menggelar kegiatan Youth Festival yang bertemakan pemuda dan politik itu terindikasi bahwa menggunakan (digunakan sebagai) alat kampanye untuk memenangkan politik 2024,” kata Andre koordinator aksi saat berunjuk rasa di dekat Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Minggu siang.

Andre juga meminta Anies mengedepankan etika politik dan meminta Bawaslu melakukan pengawasan.

“Mengedepankan etika politik dengan tidak melakukan kampanye sebelum masa kampanye yang ditetapkan KPU. Meminta Bawaslu Kota Bandung, Bawaslu Jawa Barat dan Bawaslu RI untuk lebih proaktif dalam memberikan sanksi terhadap NasDem dan Anies Baswedan yang mengarahkan kepada kampanye,” ujarnya.

Kaus hitam kalimat Anies
Dalam kegiatan di Kabupaten Bandung, Anies terlihat memakai kaus hitam bertulis bahasa Sunda, ‘Abdi Nu Ngider, Naha Anjeun Nu Keder’. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, arti tulisan itu adalah: Saya yang Berkeliling, kenapa kamu yang galau.

Momen-momen kunjungan Anies di Kabupaten dan Kota Bandung pada Minggu itu pun diunggahnya ke akun media sosial miliknya, salah satunya instagram @aniesbaswedan.

Di akun tersebut, Anies menulis, “Wilujeng enjing! Dari Kabupaten Bandung, dari Jawa Barat, kita gelorakan semangat perubahan untuk Indonesia!”.

Di Soreang, kunjungan Anies untuk mengikuti agenda ‘Jalan Sehat’ yang digelar NasDem di area Stadion Si Jalak Harupat.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Anies BaswedanBandung
Previous Post

Roundup: Diduga Lecehkan Wanita Lebanon Saat Umrah, WNI Asal Sulsel Divonis 2 Tahun Penjara

Next Post

Survei LSI: Puas Atas Kinerja Jokowi, Dukungan ke Ganjar Menguat 35 Persen

Ruang Politik

Next Post
Survei LSI: Puas Atas Kinerja Jokowi, Dukungan ke Ganjar Menguat 35 Persen

Survei LSI: Puas Atas Kinerja Jokowi, Dukungan ke Ganjar Menguat 35 Persen

Recommended

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

12 jam ago
Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

12 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive