• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Bharada E Mengaku Bertemu Brigadir J Lewat Mimpi Buruk

by Ruang Politik
in Kilas Update
448 4
0
Terpidana Ferdy Sambo & Bharada E/Ist

Terpidana Ferdy Sambo & Bharada E/Ist

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam persidangan tersebut, Bharada E pun turut menjelaskan alasan mengapa dirinya takut dengan Ferdy Sambo

RUANGPOLITIK.COM —Bharada E mengaku takut untuk menolak perintah Ferdy Sambo yang memintanya untuk menembak Brigadir J.

Pengakuan tersebut disampaikan Bharada E saat menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (30/11/202).

RelatedPosts

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

“Takut Yang Mulia. Saat dia kasih tahu di Saguling pikiran saya sama dengan almarhum Yang Mulia,” katanya, Rabu (30/11/2022).

Dalam persidangan tersebut, Bharada E pun turut menjelaskan alasan mengapa dirinya takut dengan Ferdy Sambo.

Ia berujar bahwa atasannya itu merupakan jenderal bintang dua yang memiliki jabatan di institusi Polri, sedangkan dirinya hanya merupakan anggota yang berpangkat Bharada.

“Karena saya takut. Ini jenderal bintang dua, menjabat sebagai Kadiv Propam dan posisi saya, pangkat saya Bharada, pangkat terendah. Dari kepangkatan itu aja kita bisa lihat bagaikan langit dan bumi,” ujarnya.

Bharada E pun merasa dirinya berdosa lantaran telah mengikuti perintah tak manusiawi yang dilontarkan oleh Ferdy Sambo.

“Saya merasa berdosa Yang Mulia karena saya mengikuti perintah dia (Ferdy Sambo),” tukasnya.

Adapun, Bharada E mengaku jika dirinya mengalami mimpi buruk setelah menerima perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

“Saya betul-betul dihantui mimpi buruk kurang lebih tiga minggu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bharada E menjelaskan bahwa dalam mimpinya itu ia bertemu dengan Brigadir J.

“Apa mimpimu? Bertemu almarhum?” kata hakim menanyakan.

“Betul Yang Mulia,” ujar Bharada E menjawab.

Kemudian, Bharada E mengungkapkan bahwa dirinya merasa bersalah dan tertekan atas insiden penembakan yang menewaskan Brigadir J tersebut.

“Saya merasa bersalah. Saya merasa tertekan Yang Mulia. Beruntungnya pas saya dibawa itu gak ada komunikasi dengan FS itu,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui, Bharada E juga telah menyampaikan rasa penyesalannya itu terhadap keterlibatannya dalam insiden pembunuhan Brigadir J.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

“Saya sangat menyesali perbuatan saya,” katanya.

“Saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal. Terima kasih,” tuturnya melanjutkan.

Karena rasa penyesalannya tersebut, Bharada E pun meminta maaf kepada keluarga Brigadir J.

“Untuk keluarga almarhum Bang Yos, Bapak, Ibu, Reza, serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya mohon maaf. Semoga permohonan maaf saya ini dapat diterima oleh pihak keluarga,” tandasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kasus Sambo CsPN JakselRunag Politik
Previous Post

Polda Metro Ungkap Peredaran Likuid Berbahan Sabu dari Eropa

Next Post

45 Kali Gempa Bumi Mematikan di Indonesia, BMKG: Akibat Sesar Aktif

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Gempa/Ist

45 Kali Gempa Bumi Mematikan di Indonesia, BMKG: Akibat Sesar Aktif

Recommended

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

3 hari ago
Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

3 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive