• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Masyarakat Diminta Waspada Pengaruh Ideologi Radikalisme

by Rupol
in Kilas Update
436 28
0
496
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOILITIK.COM — Tertangkapnya seorang guru di Madura pada 13 Oktober 2022 kemarin, yang diduga tergabung dalam jaringan terorisme Jamaah Islamiyah tentunya sangat meresahkan masyarakat. Apalagi Jaringan Jamaah Islamiyah merupakan suatu ancaman bagi keamanan dan kedaulatan negara. Menanggapi hal ini Dr Ardli Johan Kusuma, seorang akademisi yang fokus pada kajian terorisme dan sekuriti ini memberikan pandangannya saat dihubungi wartawan, Senin (17/10).

“Upaya kaderisasi yang dilakukan juga melalui proses-proses radikalisasi dengan mencoba untuk menyebarluaskan ideologi dan paham-paham mereka (meskipun kadangkala dengan cara tersembunyi pada kalangan terbatas). Dari proses itulah mereka mencoba menarik simpati dari orang-orang yang tentunya sudah mereka targetkan dan mereka yakini bisa dipengaruhi dengan paham-paham radikal yang mereka sebarkan,” jelas Ardli Johan.

RelatedPosts

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman Buka Lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30 dan Azan

Ia menilai memutus mata rantai jaringan teroris bukanlah hal yang mudah. Hal ini terbukti dengan masih eksisnya jaringan teroris hingga saat ini (termasuk jaringan JI) yang merupakan salah satu jaringan teroris lawas di Indonesia. Eksistensi jaringan teroris di Indonesia ini didukung dengan tersedia luasnya target potensial orang-orang yang dapat dipengaruhi dengan paham radikal yang diusung oleh jaringan teroris tersebut.

“Hal ini bisa kita lihat dari bervariasinya kalangan masyarakat yang terlibat dalam jaringan teroris,  yang dibuktikan dengan terlibatnya seorang guru. Itu menandakan bahwa target masyarakat yang potensial terpapar paham radikal jaringan teroris ini sebenarnya cukup luas,” terang Ketua Prodi Studi Ilmu Politik S2 di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Johan menilai masuknya jaringan teroris ke dunia pendidikan adalah upaya untuk penyebaran paham melalui ideologi.

“Dalam konteks ini, dapat kita lihat bahwa ancaman penyebaran paham radikal yang bisa mengarah pada tindakan teror, sudah menyebar melalui institusi-institusi pendidikan yang tidak menutup kemungkinan ada “penyusup” dari anggota jaringan teroris yang ingin menyebarkan ideologi terorisme di dalamnya. Dengan terlibatnya seorang guru dalam jaringan teroris ini membuktikan bahwa potensi masyarakat untuk “terpapar” paham radikal ini menjadi sangat besar,” jelasnya.

Penangkapan guru dengan inisial S ini dilakukan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri bekerjasama dengan Polres Sampang, Madura. (Ivo)

Previous Post

Sedot Anggaran Rp76,6 Triliun, Pemilu 2024 Pesta Demokrasi Terbesar Dunia

Next Post

Anies Sebutkan 3 Kriteria Cawapres Yang Akan Dipilih

Rupol

Next Post
Anies Sebutkan 3 Kriteria Cawapres Yang Akan Dipilih

Anies Sebutkan 3 Kriteria Cawapres Yang Akan Dipilih

Recommended

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

9 jam ago
Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

2 hari ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

3 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive