Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

IPW: Desak Polri Menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dan Bentuk TGPF

by Ruang Politik
in Kilas Update
436 9
0
Irjen Ferdy Sambo/Ist.

Irjen Ferdy Sambo/Ist.

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengusulkan agar Polri menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo selama kasus penembakan yang terjadi di rumahnya masih dalam proses pengusutan.

Pada Jum’at, 8 Juli 2022, terjadi baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang mengakibatkan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat tewas ditembak rekan sesama anggota Polri, Bharada E.

RelatedPosts

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

“Pimpinan tertinggi Polri harus menonaktifkan terlebih dahulu Irjen Ferdy Sambo dari jabatan selaku Kadiv Propam,” ujar Sugeng dalam siaran pers, Senin (11/7/2022).

Sugeng mengungkapkan pertimbangan terkait usulannya agar Polri menonaktifkan Ferdy Sambo.

Berita Terkait:
Jelang Tahun Politik, Korps Brimob Resmi Dijabat Jenderal Bintang Tiga

Alhamdulillah, Pasukan Gabungan Berhasil Tangkap Pembunuh Prajurit TNI

Dr Eddy Rifai Jelaskan Pembunuhan Alasan Bela Diri Berdasarkan KUHP

Jenderal Dudung: Kejar, Jangan Ragu-Ragu Hadapi KKB!

“Hal tersebut agar diperoleh kejelasan motif dari pelaku membunuh sesama anggota Polri,” ungkap Sugeng.

Sementara itu, status Brigadir Yosua di insiden penembakan yang menewaskan dirinya itu belum ada kejelasan.

“Alasan kedua, Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat statusnya belum jelas apakah korban atau pihak yang menimbulkan bahaya sehingga harus ditembak,” tutur Sugeng.

Dia juga menyebutkan alasan Irjen Ferdy perlu dinonaktifkan sementara agar tidak timbul distorsi dalam penyelidikan, mengingat lokasi kejadian perkara berada di rumah Ferdy Sambo.

“Alasan ketiga, locus delicti terjadi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Karena itu, agar tidak terjadi distorsi penyelidikan, maka harus dilakukan oleh Tim Pencari Fakta yang dibentuk atas perintah Kapolri bukan oleh Propam,” katanya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga didesak, menurut Sugeng, membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk membuat kasus ini terungkap jelas sehingga tidak terus menimbulkan opini publik.

“Dengan begitu, pengungkapan kasus penembakan dengan korban anggota Polri yang dilakukan rekannya sesama anggota dan terjadi di rumah petinggi Polri menjadi terang benderang sehingga masyarakat tidak menebak-nebak lagi apa yang terjadi dalam kasus tersebut,” ungap Sugeng.

Menurutnya, kasus penembakan sesama anggota Polri di lingkungan pejabat tinggi adalah kasus yang sangat jarang terjadi, apalagi Brigadir Yosua juga mendapatkan luka sayatan.

“Pasalnya, peristiwa ini sangat langka karena terjadi di sekitar Perwira Tinggi dan terkait dengan Pejabat Utama Polri. Anehnya, Brigpol Nopryansah merupakan anggota Polri pada satuan kerja Brimob itu, selain terkena tembakan juga ada luka sayatan di badannya,” tutur Sugeng.

Editor: Zulfa Simatur
(RuPol)

Tags: PolriRuang Politik
Previous Post

Lecehkan dan Todong Senjata ke Istri Kadiv Propam, Brigadir J Tewas Akibat Baku Tembak

Next Post

Hasto: Biar yang Lain Berdansa Politik, Tugas PDIP Turun ke Bawah Bersama Rakyat

Ruang Politik

Next Post
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/Ist

Hasto: Biar yang Lain Berdansa Politik, Tugas PDIP Turun ke Bawah Bersama Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

1 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Pembuatan, Perubahan dan Pencabutan Peraturan Perundang-Undangan

Pembuatan, Perubahan dan Pencabutan Peraturan Perundang-Undangan

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election