Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Viral Tahu dan Otak-otak Jadi Menu Cegah Stunting

by Ruang Politik
in Kilas Update
439 5
0
Menu pemberian makanan tambahan (PMT) program pencegahan stunting Kota Depok menjadi perbincangan di media sosial./Ist

Menu pemberian makanan tambahan (PMT) program pencegahan stunting Kota Depok menjadi perbincangan di media sosial./Ist

475
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kadinkes Kota Depok, Mary Liziawaty menyebut PMT ini baru pertama kali diterapkan di Depok, dan kemungkinan masyarakat belum sepenuhnya memahami konsep kudapan. Ia menegaskan bahwa kudapan bukanlah makanan lengkap, melainkan makanan selingan atau camilan.

RUANGPOLITIK.COM – Viralnya kabar ini memicu respons dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Mary Liziawaty yang memberikan klarifikasi.

Menu pemberian makanan tambahan (PMT) program pencegahan stunting Kota Depok menjadi perbincangan di media sosial.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

Selain karena kontroversi ukuran porsi yang terlihat minim, penerima PMT hanya mendapatkan dua potong tahu dan otak-otak. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah PMT yang diberikan memang cocok sebagai menu pencegahan stunting.

Kadinkes Kota Depok, Mary Liziawaty menyebut PMT ini baru pertama kali diterapkan di Depok, dan kemungkinan masyarakat belum sepenuhnya memahami konsep kudapan. Ia menegaskan bahwa kudapan bukanlah makanan lengkap, melainkan makanan selingan atau camilan.

“Hanya makanan selingan, kalau bahasanya cemilan. Jadi yang diterima dua tahu kukus, dua otak-otak. Ini jadi ramai karena mungkin persepsi masyarakat PMT adalah makanan lengkap, padahal hanya pelengkap,” ungkap Mary, Jumat (17/11/2023).

PMT lokal diberikan kepada balita yang mengalami permasalahan gizi, dengan tujuan mencegah stunting. Makanan PMT lokal diolah oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan.

“Pemberian PMT lokal ini mengikuti petunjuk teknis dari Kemenkes berupa makanan lokal yang diolah para UMKM. Pemberian PMT lokal dilaksanakan selama 28 hari dengan enam hari kudapan dan satu hari makanan lengkap,” tukas Mary.

Anggaran yang dialokasikan untuk PMT lokal mencapai Rp 4,9 miliar dari total Rp 6,6 miliar yang diterima dari pemerintah pusat.

“Anggaran untuk PMT lokal berasal dari dana insentif daerah, yang sebagian besar diperoleh dari penghargaan insentif fiskal kinerja pengurangan stunting oleh Pemkot Depok dari pemerintah pusat,” ucap Mary.

Ia menegaskan bahwa setiap pemberian kudapan disertai dengan edukasi mengenai makanan sehat untuk balita, dan takaran porsinya tidak boleh dikurangi karena memiliki nilai gizi yang penting.

“Otak-otak yang diberikan bukan otak-otak pinggir jalan. Kita sudah mengingatkan sesuai dari Kemenkes, bahwa setiap pemberian kudapan disertai dengan edukasi makanan sehat balita,” pungkasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: StuntingTahuTempeviral
Previous Post

Soal Serangan Israel di Gaza, ini Poin Pertemuan Jokowi dan Joe Biden…

Next Post

Ketua KPK Firli Bahuri Tegaskan Tak Pernah Peras SYL

Ruang Politik

Next Post
Ketua KPK Non Aktif Firli Bahuri/Ist

Ketua KPK Firli Bahuri Tegaskan Tak Pernah Peras SYL

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

1 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

1 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election