• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
29 - 10 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Demokrat Ngambek Usai Anies Batal Pilih AHY, Terungkap! SBY Pernah Lakukan Hal Sama

by Ruang Politik
in Nasional
428 22
0
SBY & Hidayat Nur Wahid/Ist

SBY & Hidayat Nur Wahid/Ist

482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejarah memang akan selalu memotret setiap peristiwa dan seringkali pula membalikan peristiwa serupa kepada para pelakunya, mungkin itulah yang disebut karma.

RUANGPOLITIK.COM – Keluarnya Partai Demokrat dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan dinilai sebagai blunder bagi partai tersebut. Pasalnya, peristiwa yang membuat Demokrat “ngambek” itu, kurang lebih sama dengan kejadian pada perhelatan Pilpres 2009 silam.

Hal itu diungkap pegiat media sosial yang juga pengacara, Nazlira Alhabsy, melalui akun twitternya @Naz_lira, dikutip Minggu (3/9/2023). Berikut isi tulisannya:

RelatedPosts

Mufti Anam Desak Pertamina Segera Atasi Kelangkaan BBM di Bali

Selly Gantina: Karhutla Tak Bisa Menunggu Status Bencana, Warga dan Satwa Harus Dilindungi

Kekerasan terhadap BEM UI, Andreas Hugo Pareira Desak Negara Jamin Keamanan Mahasiswa

Menurut jadwal dan tahapan penyelenggaraan pemilu 2024 yang ditetapkan oleh KPU (http://infopemilu.kpu.go.id), Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden dijadwalkan pada tanggal 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Pada tanggal 1 September 2023 (55 hari sebelum tanggal pendaftaran berakhir), Koalisi Perubahan mendeklarasikan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai pasangan Capres dan Cawapres.

Akibat penetapan deklarasi tersebut, Partai Demokrat berang, tidak terima dan keluar dari gabungan koalisi lantaran merasa dikhianati oleh Partai Nasdem (SP), yang menurut kader Partai Demokrat telah ingkar janji untuk mencalonkan AHY sebagai Cawapres pasangan Anies Baswedan.

Sakit hati dan emosional kader dan pimpinan Partai Demokrat seketika itu juga menelurkan keputusan hengkang dari koalisi mendukung Pencapresan Anies Baswedan, terlepas dari siapapun Cawapresnya jika bukan AHY.

Publik sontak teringat pada jadwal dan tahapan pemilu 2009 yang menetapkan jadwal pendaftaran bakal pasangan capres dan cawapres mulai Minggu 10 Mei 2009 hingga Sabtu 16 Mei 2009.

Ketika itu, Partai Demokrat bersama koalisinya PKS juga membangun komitmen mengusung pasangan SBY dan HNW (Hidayat Nurwahid) sebagai Capres dan Cawapres.

Namun mendadak disaat masa pendaftaran sudah dimulai, tepatnya tanggal 15 Mei 2009 (http://id.m.wikipedia.org), di Gedung Sasana Budaya Ganesha kota Bandung, justru SBY menetapkan nama Budiono sebagai pasangan Cawapresnya.

Praktik politik SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat kala itu dinilai oleh para kader PKS sangat keterlaluan, karena tidak memberi kesempatan waktu sama sekali kepada kolega koalisinya PKS untuk mengambil sikap politik atas perubahan sepihak keputusan penetapan Cawapresnya.

Jika dibandingkan sakit hatinya kader Partai Demokrat atas penetapan Surya Paloh menetapkan Cak Imin sebagai pasangan Cawapres Anies yang disampaikan hampir 2 bulan sebelum jadwal pendaftaran Capres-Cawapres ke KPU, maka derajat sakit yang dirasakan oleh PKS kala itu (yang oleh Partai Demokrat kini ditafsirkan sebagai “pengkhianatan”) tak ada apa-apanya, karena sakitnya keputusan SBY bagi PKS tak terkira pedihnya.

Pada pemilu 2023 ini PD masih memiliki waktu yang cukup untuk berbalik arah dukungan politiknya, sedangkan PKS pada 2009 itu betul-betul “terjebak” (jika tidak ingin disebut “dijebak”) oleh keputusan SBY yang tak memberi sedikitpun ruang untuk PKS menggunakan potensi politiknya.

Namun hebatnya, pada 2009 itu baik pengurus maupun kader PKS tetap istiqomah, sabar dan ikhlas menerima rasa sakit yang ditorehkan SBY, betapapun pedihnya, PKS tetap mendukung koalisi Pencapresan SBY, siapapun pilihan Cawapresnya.

Sejarah memang akan selalu memotret setiap peristiwa dan seringkali pula membalikan peristiwa serupa kepada para pelakunya, mungkin itulah yang disebut karma.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: HNWSBY
Previous Post

Prabowo Teriakkan “Hidup PKB”, Ini Ulasan Pengamat…

Next Post

PKS Kutip Ali Bin Abi Thalib: Jangan Buat Keputusan Besar Saat Marah

Ruang Politik

Next Post
Gedung PKS/Ist

PKS Kutip Ali Bin Abi Thalib: Jangan Buat Keputusan Besar Saat Marah

Recommended

Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana KDRT dan Upaya Pemenuhan Hak dan Keadilan bagi Korban

Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana KDRT dan Upaya Pemenuhan Hak dan Keadilan bagi Korban

20 jam ago
Polres Payakumbuh Gelar Apel Operasi Patuh Singgalang 2026, Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas

Polres Payakumbuh Gelar Apel Operasi Patuh Singgalang 2026, Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas

2 hari ago

Trending

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

4 hari ago
Awan Duka Menyelimuti Pemko Payakumbuh, Salah Seorang ASN Terbaik Meninggal Dunia

Awan Duka Menyelimuti Pemko Payakumbuh, Salah Seorang ASN Terbaik Meninggal Dunia

4 hari ago

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

1 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive