RUANGPOLITIK.COM-Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah menyebut kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bukan solusi jangka pendek untuk mengatasi polusi udara di Jabodetabek.
“Mengenai polusi ini konteks jangka pendek bukan WFH,” kata Trubus di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/8/2023).
Menurutnya, pemerintah mestinya mengoptimalkan uji emisi gas buang kendaraan bermotor sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 66 Tahun 2020.
Dia mengatakan selama ini aturan tersebut belum diterapkan secara maksimal, sehingga berakibat pada buruknya kualitas udara di Ibu Kota.
“Selama ini kan tidak dilaksanakan secara sungguh-sungguh, akibatnya persoalan polusi muncul seolah-seolah ada kebakaran jenggot,” ujarnya.
Trubus menilai WFH tak banyak memberikan pengaruh dalam mengatasi permasalahan polusi udara lantaran masyarakat bakal tetap bermobilitas. Selain itu, kata dia, WFH juga tak efektif.
“Setiap ada masalah WFH yang ditawarkan, seolah WFH obat mujarab seperti aspirin tiba-tiba langsung bisa sembuh,” tuturnya.
“Untuk mengatasi polusi, jangka pendek ini kalau memang sumber utamanya dari transportasi itu uji emisi dan kalau bisa keluarkan kebijakan pembatasan usia kendaraan. Tapi itu juga butuh keberanian karena musuhnya pelaku usaha mobil, mobil bekas sama motor bekas marah semua,” imbuhnya.
EDITOR: Adi Kurniawan
(RuPol)