• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Wakapolri Tepis Isu Sambo Jilid 2 di Kasus Penembakan Bripda Ignatius

by Ruang Politik
in Kilas Update
431 9
0
Wakapolri Komjen Agus Andrianto/Ist

Wakapolri Komjen Agus Andrianto/Ist

471
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ihwal pemberian informasi Bripda Ignatius tewas karena sakit, Agus menilai hal itu mungkin dipertimbangkan agar pihak keluarga tidak kaget.

RUANGPOLITIK.COM —Wakapolri Komjen Agus Andrianto menepis kasus tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage seperti kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Eks Kabareskrim Polri itu menilai jajaran penyidik Polda Jawa Barat, Densus 88 Antiteror serta Propam Polri telah menjalankan tugasnya dengan baik dengan menetapkan dua tersangka di kasus tersebut.

RelatedPosts

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

“Saya rasa penyidik sudah melakukan tugasnya. Saya yakin apa yang sudah dilakukan jajaran Densus dan Propam dalam menangani kasus tersebut pasti diungkapkan masalahnya apa adanya,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (3/8).

“Karena beberapa tersangka sudah ditetapkan, tentunya tidak ada unsur menutup-nutupi masalah ini, karena dari awal sudah dilaporkan,” imbuhnya.

Ihwal pemberian informasi Bripda Ignatius tewas karena sakit, Agus menilai hal itu mungkin dipertimbangkan agar pihak keluarga tidak kaget.

“Kalau misalnya langsung dikasih informasi bahwa putranya meninggal pasti akan menimbulkan pertanyaan. Karena informasinya sakit tentunya dengan harapan jangan sampai shock, dengan pertimbangan itu yang saya rasa,” jelasnya.

Lebih lanjut, meski sempat diberi kabar tewas karena sakit, Agus memastikan tidak ada informasi apapun yang ditutupi kepada pihak keluarga.

Ia mengatakan pada akhirnya keluarga tetap diberikan penjelasan terkait kronologi kematian Bripda Ignatius. Selain itu, kata dia, pihak keluarga juga dibebaskan untuk melihat dan mengonfirmasi kematian Bripda Ignatius.

“Toh tidak ditutup-tutupi kok, semua dibuka artinya keluarga korban bisa melihat jenazah yang bersangkutan. Tidak ditutupi dan bebas terbuka, artinya pihak Densus 88 terbuka,” tuturnya.

Diketahui Bripda Ignatius tewas tertembak di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor Jawa Barat, pada Minggu (23/7) pukul 01.40 WIB. Dua pelaku penembakan yakni Bripda IMS dan Bripka IG telah ditangkap dan ditahan.

Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan Bripda Ignatius tewas usai terkena peluru senjata api rakitan non organik alias ilegal milik tersangka Bripka IG yang saat itu dipegang oleh Bripda IMS.

Atas perbuatannya, Bripda IMS dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP dan atau Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951.

Sementara Bripka IG dikenakan Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 56 dan atau Pasal 359 KUHP Juncto Pasal 56 dan atau Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Densus 88Polri
Previous Post

Gibran Rakabuming Kembali Tegaskan Tak Akan Jadi Cawapres dari PDIP

Next Post

Operasional LRT Jabodebek Kemungkinan Molor Sampai Akhir Agustus

Ruang Politik

Next Post
Kereta LRT Jakarta. /Dok. PT LRT Jakarta via Antara

Operasional LRT Jabodebek Kemungkinan Molor Sampai Akhir Agustus

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

13 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

13 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

22 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

22 jam ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive