• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Ngeri! Paris Diserang Tikus, Populasinya Melebihi Jumlah Penduduk

by Ruang Politik
in Kilas Update
448 4
0
Hama tikus jadi masalah di Paris. /Pixabay

Hama tikus jadi masalah di Paris. /Pixabay

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kebijakan teranyar Pemerintah Paris tersebut menandai babak baru penanganan hama tikus yang mewabah sejak 2017. 

RUANGPOLITIK.COM —Ibu kota Prancis, Paris, sedang menghadapi persoalan hama tikus. Populasi tikus di Paris mencapai 6 juta ekor, lebih banyak dibandingkan jumlah warga Paris yang 2,6 juta orang berdasarkan data sensus tahun 2019.

Mengutip pemberitaan RT pada 12 Juni 2023, Deputi Wali Kota Bidang Kesehatan Publik Paris, Anne Souyris, membuka kemungkinan warga Paris hidup berdampingan dengan tikus. Hal itu disampaikannya berdasarkan perintah Wali Kota Paris Anne Hidalgo pada Rabu, 14 Juni 2023.

RelatedPosts

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

“Berdasarkan arahan Wali Kota, kami memutuskan untuk membentuk komite tentang kemungkinan hidup berdampingan (bersama tikus),” kata Anne Souyris.

Kebijakan teranyar Pemerintah Paris tersebut menandai babak baru penanganan hama tikus yang mewabah sejak 2017. Kebijakan yang baru diumumkan tersebut menandai perubahan signifikan dari langkah-langkah sebelumnya yang diimplementasikan di Paris untuk mengatasi perkiraan enam juta tikus di kota tersebut.

Rencana penanggulangan masalah hama tikus di Paris pada 2017 menghabiskan anggaran 1,8 juta USD atau sekira Rp26 miliar. Sejumlah infrastruktur dibangun seperti pemasangan tempat sampah kedap udara dan penggunaan racun tikus dalam skala besar di ribuan lokasi di seluruh kota Paris.

Masalah tikus diyakini semakin memburuk akibat protes dan demonstrasi soal reformasi pensiun beberapa waktu lalu di Paris. Demonstrasi besar-besaran tersebut menyebabkan tumpukan sampah yang tidak diangkut dari jalan-jalan kota selama berminggu-minggu.

Dengan populasi tikus di Paris yang lebih banyak daripada warganya, kebijakan-kebijakan baru sedang digodok. Souyris mengatakan, komite tersebut bakal menetapkan cara “paling efisien” bagi warga Paris dan tikus untuk hidup berdampingan.

Pemerintah Menyerah Hadapi Tikus?
Sejumlah pihak mengkritik sikap Wali Kota Paris yang meminta warganya hidup dengan tikus. Mereka mengatakan rencana ini sebenarnya menunjukan bahwa pemerintah menyerah pada masalah tikus. Salah satu yang mengkritik adalah politikus dari kubu oposisi yakni Geoffroy Boulard.

Dia mengkritik Wali Kota Paris dengan gaya satire. “Tim Anne Hidalgo tidak pernah mengecewakan, Paris pantas mendapatkan (Wali Kota) yang lebih baik,” ucapnya.
Kendati demikian, sejumlah aktivis kesejahteraan hewan menyambut baik rencana baru ini. Metode pengendalian sebelumnya dianggap tidak efektif dan dianggap kejam bagi hewan.

Paris sudah sejak lama menghadapi masalah hama tikus. Pada abad ke-14, Paris pernah menghadapi wabah pes bubonic (black death) yang membunuh separuh penduduk kota.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Hama TikusParis
Previous Post

Jokowi Targetkan Indonesia Emas 2045, Ada 3 Hal yang Jadi Barometer…

Next Post

Semesta Murka! Pengunjung Restoran di China Beterbangan karena Angin Kencang

Ruang Politik

Next Post
Angin kencang merobohkan tenda rumah makan di China. /Twitter @TansuYegen

Semesta Murka! Pengunjung Restoran di China Beterbangan karena Angin Kencang

Recommended

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

10 menit ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

18 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive