RUANGPOLITIK.COM — Kompetisi pilpres 2024 mulai terasa panas, mengingat jadwal yang semakin dekat dan parpol terus melakukan konsolidasi untuk kemenangan.
Jika melihat situasi koalisi dan politik hari ini, ada indikasi pertarungan ini akan diikuti oleh tiga pasangan calon. Hal ini diungkap oleh pengamat politik dan pendiri Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti
Ia mengatakan jika pilpres 2023 diikuti oleh tiga pasangan maka faktor calon wakil presiden (cawapres) akan menjadi penentu. FigurErick Thohir memiliki bekal yang mumpuni untuk diusung sebagai cawapres. Apalagi belakangan ini Eks Presiden Inter Milan tersebut memiliki eksposur yang tinggi karena polemik dunia sepak bola Indonesia.
Salah satu nama yang krusial menentukan kemenangan ialah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir yang digadang menjadi cawapres potensial.
“Jika pilpres menggunakan skema tiga pasangan maka cawapres akan menjadi penentu kemenangan, dalam hal ini kans Erick Thohir untuk diusung sebagai cawapres juga tinggi,” terang Ray, Kamis (6/4/2023).
Ray mengatakan dalam polemik dunia sepak bola Indonesia, Erick Thohir banyak mendapatkan perhatian dari para pemilih muda. Di mana mayoritas pemilih muda juga penggemar sepak bola.
“Polemik dunia sepak bola ini memberikan dampak kepada Erick Thohir khususnya di kalangan generasi muda,” ujar Ray.
Berdasarkan hal tersebut, Ray mengatakan popularitas dan elektabilitas Erick Thohir akan meningkat karena isu sepak bola Indonesia.
“Dampak dari persoalan sepak bola Indonesia ini tentunya bisa memberikan peningkatan popularitas dan elektabilitas dari Erick Thohir,” tukas Ray.
Figur Erick Thohir menjadi dikenal luas oleh publik karena kepiawaiannya dalam mengelola konflik di Kementrian BUMN. Tak hanya itu ia juga didapuk menjadi Ketum PSSI yang penuh intrik pasca tragedi Kanjuruhan. Sehingga nama Erick dianggap akan menjadi pembawa keberuntungan bagi capres yang berlaga.
Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)