RUANGPOLITIK.COM— Banjir bandang yang menerjang wilayah Tembagapura, Papua menyebabkan longsor dan air naik. Saat ini dilaporkan ada 14 karyawan PT Freeport Indonesia yang terjebak banjir bandang dan tanah longsor di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah berhasil dievakuasi. Mereka dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Pukul 20.43 (WIT), 14 karyawan (sebelumnya 13) yang terjebak dalam gedung sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” ujar Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati dalam keterangan yang diterima, Sabtu (11/2/2023).
Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra juga mengatakan seluruh korban yang dievakuasi dalam kondisi selamat.
“Informasi kami terakhir ke tingkat manajamen. Pihak manajemen menyatakan semua karyawan sampai dengan malam ini dalam kondisi aman,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.
Sebelumnya sebanyak 13 karyawan PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, dilaporkan terjebak banjir bandang dan tanah longsor. Mereka masih menunggu evakuasi.
“Pada hari Sabtu tanggal 11 Februari 2023 sekira pukul 16.00 WIT, telah terjadi longsor di area Sag Mile 3 Mile 74 Distrik Tembagapura akibat curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan longsor di area 74,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/2/2023).
Banjir bandang terjadi di area Kasuang, Mile Point (MP) 74 PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (11/2/2023).
Akibat peristiwa ini, sejumlah alat berat excavator rusak akibat ikut terbawa arus banjir bandang yang bercampur material bebatuan.
Informasi yang dihimpun media ini menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIT. Padahal curah hujan di wilayah MP 74 seperti biasanya.
Hanya saja, area itu kerap terjadi hal serupa, ditambah berdekatan dengan lokasi air terjun yang aliran air turun dari dataran tinggi di atas MP 74.
Lokasi banjir bandang yang berada di Kasuang MP 74 disebut merupakan lokasi ware house, perkantoran maupun bengkel. Hingga kini belum ada laporan terkait korban jiwa akibat peristiwa ini.
Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)