• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
11 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

OPM Bantah Sandera 15 Penumpang Pesawat Susi Air, Benarkan Sandera Pilot 

by Rupol
in Daerah
453 9
0
494
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka ( TPNPB-OPM ) membantah menyandera penumpang pesawat Susi Air dan pekerja Puskesmas.

Bantahan tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom melalui video yang diunggah akun @RimbahHutan61

RelatedPosts

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Kejanggalan di Balik Sidang Kepailitan Surabaya, Panitera Pengganti Kirim “Alamat Palsu”

Heppy Trenggono Sebut Kawasan Terpadu Batang Bisa Jadi Ekosistem Ekonomi

Sebby Sambom menepis pemberitaan media dan tudingan aparat keamanan yang menyatakan TPNPB menyandera lima penumpang Susi Air dan 15 orang di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa 7 Februari 2023.

“Berita yang beredar TPNPB menyandera 15 orang itu penipuan publik, itu bohong. TPNPB tidak pernah menyandera 15 orang di Distrik Paro Kabupaten Nduga, itu bohong dan hoaks,” kata Sebby Sambom.

Dia mengatakan, sebanyak lima penumpang pesawat Susi Air merupakan orang kampung setempat.

“Kami OPM berjuang untuk orang Papua, untuk apa menyandera orang Papua?” katanya.

Sebby Sambom menegaskan bahwa TPNPB hanya menyandera pilot pesawat Susi Air.

“TPNPB menyandera pilot asal Selandia Baru bernama Philips Max Marthin,” ujarnya.

Berdasarkan penjelelasan dari Panglima Kodap III Derakma Ndugama Egianus Kogoya, lanjut Sebby Sambom, mereka membakar pesawat Susi Air.

“Karena mereka merasa tidak aman sehingga bawa pilot ke markas Kodap III Derakma Ndugama,” sebutnya.

Menurut Sebby Sambom, jarak dari Distrik Paro ke markas Kodap III Derakma Ndugama ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 3-4 hari baru sampai.

Mengenai kondisi pilot Susi Air, Sebby Sambom belum bisa membeberkan.

“Panglima Kodap III ada kirim audio. Audio khusus ini tidak bisa untuk publik. Dia sampaikan saya bawa sandera ke markas. Setelah tiba baru mereka kirim video dan foto untuk kami. Kami tunggu laporan dari Panglima,” kata Sebby Sambom.

Dia menjelaskan bahwa selama dalam perjalanan dari Distrik Paro ke Markas Kodap III Derakma Ndugama, semua dimatikan karena khawatir diikuti. “Nanti mereka tiba baru hubungi.”

“Isu ini tidak berenti, kami akan lengkapi selanjutnya,” tambah Sebby Sambom.

Sebby Sambom mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali mengumumkan bahwa semua orang imigran dilarang masuk ke wilayah perang, termasuk semua penerbangan.

“Kalau masuk target kami tembak jatuh dan bakar pesawat, kemudian sandera atau bunuh pilot.”

Dia juga mengatakan bahwa mereka suka sandera orang New Zeland.

“Warga New Zeland kami mau, suka juga sandere orang Amerika. Karena Selandia Baru, Amerika Serikat, Australia dan Eropa mendukung Indonesia, mereka melatih tentara Indonesia untuk membunuh orang asli Papua,” kata Sebby Sambom.

Menurut TPNPB, demikian Sebby Sambom, Indonesia harus tinggalkan Papua. Jika tidak maka pilot Susi Air orang New Zeland tetap tinggal di markas TPNPB sampai Papua merdeka.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Menhan Prabowo Pantau Perkembangan Pilot Helikopter Susi Air Yang Ditawan KKB

Next Post

Situasi Papua Tak Kondusif, Kapolri Kirim 142 Personel Korps Brimob

Rupol

Next Post
Situasi Papua Tak Kondusif, Kapolri Kirim 142 Personel Korps Brimob

Situasi Papua Tak Kondusif, Kapolri Kirim 142 Personel Korps Brimob

Recommended

Ratusan Guru Se Kota Payakumbuh Hadiri Tablig Akbar di Masjid Istiqomah

Ratusan Guru Se Kota Payakumbuh Hadiri Tablig Akbar di Masjid Istiqomah

4 jam ago
Wawako Payakumbuh Tekankan Pendidikan Agama Sebagai Pondasi Karakter Generasi Muda

Wawako Payakumbuh Tekankan Pendidikan Agama Sebagai Pondasi Karakter Generasi Muda

4 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Dinas PUPR Kota Payakumbuh Rampungkan Tahapan Rancangan Awal Rencana Kerja Tahun 2027, Himpun 302 Usulan Masyarakat

Dinas PUPR Kota Payakumbuh Rampungkan Tahapan Rancangan Awal Rencana Kerja Tahun 2027, Himpun 302 Usulan Masyarakat

4 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

1 bulan ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

3 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive