• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Beri Kado 1 Abad NU, PKB Kawal Usulan Puskesmas Khusus Pesantren

by Ruang Politik
in Nasional
441 9
0
Anggota Panja Vaksinasi, Nur Nadlifah/Aktual.com

Anggota Panja Vaksinasi, Nur Nadlifah/Aktual.com

481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nadlifah yang juga berasal dari kalangan santri ini mengaku ketersediaan akses kesehatan mandiri atau pesantren juga menegaskan keberpihakan negara kepada kaum santri dan pesantren

RUANGPOLITIK.COM —Anggota Badan Legislasi (Baleg) sekaligus Anggota Fraksi PKB DPR-RI, Nur Nadlifah menyatakan dirinya siap mengawal rancangan RUU Omnibus Law Bidang Kesehatan yang mencantumkan pasal soal layanan kesehatan primer untuk pondok pesantren. Nadlifah bahkan mengaku dirinya siap pasang badan untuk merealisasikan rancangan tersebut.

“Kita sekarang lagi bahas RUU Omnibus Law Kesehatan, dan di situ ada satu poin yang kita kawal, yaitu bagaimana pondok pesantren bisa memiliki layanan kesehatan yang baik. Saya pribadi siap pasang badan mengawalnya sampai nanti terwujud,” kata Nadlifah dalam keterangannya yang diberikan kepada aktual.com, Jum’at (3/2/2023) kemarin.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Menurut Politisi PKB tersebut, pesantren sudah lama membutuhkan kehadiran negara terkait optimalisasi layanan kesehatan. PKB pun, ungkapnya, siap untuk mewujudkan rencana tersebut.

“Sebetulnya pesantren itu sudah lama sekali butuh kehadiran negara, khususnya untuk layanan kesehatan. Kita tahu di situ ada ribuan santri, bahkan kalau ditotal sampai jutaan santri. Jadi pembahasan (RUU ini) adalah angin segar buat para santri. Dan kami, Fraksi PKB di DPR siap mengawalnya sampai benar-benar terwujud,” sambungnya.

Nadlifah yang juga berasal dari kalangan santri ini mengaku ketersediaan akses kesehatan mandiri atau pesantren juga menegaskan keberpihakan negara kepada kaum santri dan pesantren. Pasalnya, secara historis, sejak dulu hingga sekarang sudah banyak kontribusi yang diberikan santri dan pesantren kepada negara Indonesia.

“35 ribu unit pesantren dengan 4,7 juta santri yang menegakkan keyakinan ‘Hubbul Wathon Minal Iman’ adalah bukti kontribusi kalangan pesantren kepada NKRI. Sudah semestinya negara menunjukkan keberpihakannya kepada kaum santri dan kalangan pesantren,” ujarnya.

Nadifah juga mengatakan dirinya bersama PKB akan berkomitmen mengawal RUU Omnibus Law Kesehatan, terutama terkait akses dan layanan kesehatan pesantren. Dia menegaskan hal tersebut merupakan sumbangsih konkret PKB bagi warga NU sekaligus kado peringatan 1 abad Nadhlatul UIama.

“Kami di Fraksi PKB ingin memberikan yang terbaik, memperjuangkan yang terbaik untuk pesantren. Mohon doanya agar semua ikhtiar ini dimudahkan, apalagi ini bertepatan dengan momen 1 Abad NU. Tentu ini kami persembahkan untuk kado,” ujar dia.

Nadlifah percaya keberadaan puskesmas tentu akan membuat kualitas kesehatan santri dan kalangan pesantren semakin membaik. Sebab selain memberikan layanan preventif, puskesmas tentu juga akan menyediakan layanan kesehatan kuratif bagi para santri yang tengah sakit. Hal ini, ungkap Nadlifah, tentu akan membuat kualitas kesehatan para santri dan kalangan pesantren akan menjadi lebih baik.

“Kita akan memiliki jutaan santri yang cerdas, pintar dan sehat jika tersedia akses kesehatan primer di dalam pesantren. Mereka ini adalah ujung tombak masa depan negara Indonesia yang adil dan makmur secara lahir batin, material dan spiritual,” jelas dia.

Seperti diketahui, Fraksi PKB DPR-RI secara resmi menyampaikan usulan RUU Omnibus Law Kesehatan. Sekurang-kurangnya, ada dua poin usulan yang spesifik mencantumkan konten tentang pesantren. Pertama dalam rumusan Pasal 27 ayat (1) yang menyebut Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah wajib menyediakan akses pelayanan kesehatan primer dan pelayanan kesehatan rujukan di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, komunitas khusus, pesantren, serta daerah yang tidak diminati swasta.

Selanjutnya pada Bagian Kedua soal Puskesmas Pasal 175 Ayat (4) yang disebutkan bahwa dalam rangka mencapai tujuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Puskesmas didirikan di wilayah lingkungan komunitas khusus, lembaga pendidikan berasrama, atau pesantren.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: NUPesantrenPKB
Previous Post

Punya Ikatan Emosional Kuat, Anies Akan Hadiri Rakernas Partai Ummat

Next Post

Herifuddin Gugat MK Masa Jabatan Presiden 2 Periode dan PT 20 Persen Capres

Ruang Politik

Next Post
Herifuddin Gugat MK Masa Jabatan Presiden 2 Periode dan PT 20 Persen Capres

Herifuddin Gugat MK Masa Jabatan Presiden 2 Periode dan PT 20 Persen Capres

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

3 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

3 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

13 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive