• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: PKS Digoda Gabung ke Pemerintah Jokowi, Langkah Anies Terancam

by Rupol
in Nasional
433 9
0
473
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Rumor PKS akan bergabung masih berhembus terutama menjelang rencana Reshuffle Kabinet yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi. Bahkan PKS ditawari kursi menteri asa mencabut dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres 2024.

Menanggapi hal ini pengamat politik Ahmad Khoirul Umam menduga PKS tengah digoda oleh seorang Menteri dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dijajak oleh Partai Golkar, PPP, dan PAN.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Batalnya deklarasi koalisi Perubahan yang dijajaki oleh Nasdem, PKS, dan Demokrat pada November lalu membuat muncul berbagai spekulasi.

Bahkan, muncul isu bahwa PKS mulai digoyang lantaran ada tawaran masuk cabinet.  Isu itu kemudian mengarah ke Jokowi yang dituding ingin menggagalkan koalisi tersebut.

“Saya juga mendengar informasi itu dan konon itu adalah sebuah ide yang muncul dari seorang menteri senior dari KIB, disampaikan ke Pak Jokowi dan Pak Jokowi kabarnya setuju,” tutur Khoirul Umam.

Ia juga mengungkapkan jika tawaran ini masih disembunyikan, tidak terungkap secara terang-terangan.

“Tapi tampaknya ada ekspektasi yang berbeda tuh, ekspektasinya kalaupun ada akad itu bukan siri tetapi harus secara terbuka,” jelasnya.

Tak hanya itu, Khoirul Umam mengatakan masih ada ganjalan PKS masuk ke kekuasaan. Kondisi tersebut terkait dengan berbagai faktor politis.

“Tapi sepertinya pihak kekuasaan agak malu-malu untuk menunjukkan punya keinginan membangun kebersamaan dengan PKS, ya mungkin ada faktor ideologis, mungkin ada faktar politik yang lain,” tutur Umam.

Namun ia kembali mengingatkan bahwa sentilan PKS akan dapat jatah kursi menteri bukan hanya sekedar pepesan kosong.

“Itu spekulatif, tapi sebagai sebuah wancana ini kan tak ada asap kalau tak ada api kan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Politikus PDIP Ruhut Sitompul meminta Anies Baswedan lebih berhati-hati kepada kelompok Prabowo Subianto daripada mengkhawatirkan campur tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Seperti yang tadi dikatakan Pak Joko Widodo tadi di Hanura, jadi jangan menyalahkan istana, tapi memang bagian istana ada yang guilty feeling melihat Anies, siapa? Ya, Pak Prabowo Gerindra,” tutur Ruhut dalam perbincangan di Adu Perspektif dilansir pada Sabtu (24/12/2022).

“Jadi jangan bilang pemerintah, tapi mungkin gerindra pingin memenangkan hati daripada PKS loh, supaya Anies ini enggak jadi,” ungkapnya.

Ruhut menilai, jika PKS atau Demokrat mundur dari calon koalisi, maka mantan Gubernur DKI itu tak bisa maju lantaran tak memenuhi ambang batas pencalonan presiden 20 persen.

“Ini kan kuncinya di Demokrat dan PKS, satu dari mereka yang ketarik enggak jadi, jangan salahkan Pak Jokowi, pemerintah, Istana, tapi memang ada di sini (istana) Pak Prabowo, lihat timnya bagaimana mereka melihat Anies Baswedan,” kata Ruhut.

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul malah meminta Anies untuk lebih berhati-hati pada kelompok Prabowo Subianto ketimbang mengkhawatirkan campur tangan Jokowi.

“Seperti yang tadi dikatakan Pak Joko Widodo tadi di Hanura, jadi jangan menyalahkan istana, tapi memang bagian istana ada yang guilty feeling melihat Anies, siapa? ya Pak Prabowo Gerindra,” ujar Ruhut Sitompul dalam perbincangannya di Adu Perspektif.

“Jadi jangan bilang pemerintah, tapi mungkin Gerindra pingin memenangkan hati daripada PKS loh, supaya Anies ini enggak jadi,” imbuhnya.

Ruhut menyebutkan bahwa masih ada sakit hati dari Gerindra ke Anies. Pasalnya dulu Gerindra menjadi partai utama yang mengusung Anies di Pilgub DKI Jakarta, namun kini malah bakal menjadi lawan di Pilpres 2024.

“Anies harus waspada, ini kuncinya di Anies kok, ada yang merasa dikecewakan oleh Anies, Gerindra Pak Prabowo itu yang harus diwaspadai,” ungkap Ruhut.

Ruhut lantas mengingatkan soal koalisi Gerindra-PKS dulunya.

“Mereka Gerindra mau merebut PKS kok, PKS kan kawan mereka juga dulu,” ungkapnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Politisi PKB Ungkit Angka Kemiskinan Tinggi di Jateng, Sindir Ganjar Mau Nyapres….

Next Post

Wanita Emas Mengaku Dilecehkan dan Diimingi oleh Ketua KPU

Rupol

Next Post
Wanita Emas Mengaku Dilecehkan dan Diimingi oleh Ketua KPU

Wanita Emas Mengaku Dilecehkan dan Diimingi oleh Ketua KPU

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

20 jam ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

2 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive