• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ujang Komarudin: Pancasila Perekat Politik Identitas Yang Dianggap Memecah Belah Bangsa

by Rupol
in Nasional
442 13
0
Ujang Komarudin Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR)

Ujang Komarudin Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR)

487
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Isu politik identitas kembali mengemuka, terutama ketika stigma negatif ini ditujukan kepada sosok capres Anies Baswedan oleh lawan politiknya. Bahkan penggunaan politik identitas ini bermuara kepada perpecahan antar etnis.

Menanggapi berbagai kritikan tetang politik identitas ini, menurut pengamat politik Ujang Komarudin, dosen Universitas Al Azhar Indonesia saat dihubungi RuPol, Kamis (24/11) mengatakan politik identitas itu menjelaskan identitas suatu komunitas, etnis, agama, suku atau ras yang memiliki satu visi yang sama.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Bukan suatu hal yang salah jika ada satu tokoh yang dianggap memiliki latar belakang yang sama baik itu agama, suku, ras atau budaya. Dan dianggap memiliki keterwakilan. Sehingga melahirkan suatu poros kekuatan,” ungkapnya.

Ujang melihat selama ini salah kaprah mengenai ‘politik identitas’ jika kemudian di politisir menjadi black campaign atau serangan ke kubu lawan.

“Yang masalah adalah ketika mempolitisir politik identitas, menggoreng-gorengnya dan dijadikan sebagai alat untuk menyerang. Persoalan menjadi rumit, ketika yang diperlebar adalah perbedaan. Perbedaan suku, ras, agama ini yang selalu dikembangkan menjadi isu demi kepentingan politik. Ini kesalahannya. Karena perbedaan itu bukan untuk diperlebar, tapi disatukan,” jelasnya.

Karena itu, menurut Ujang Komarudin ketika kita terbiasa melihat dan menghargai perbedaan sebagai suatu bentuk kesatuan. Maka identitas yang muncul dari berbagai suku, ras, agama, budaya tak lagi dianggap sebagai pemicu keterbelahan bangsa.

“Kita sudah memiliki dasar yang kuat yakni Pancasila. Dalam sila yang ada ini sudah mewakili nilai-nilai agama, persatuan, kesatuan. Jadi identitas bukan suatu hal yang keliru,” ulasnya.

Terkait dukungan umat muslim kepada Anies Baswedan dan sering dianggap sebagai simbol pemecah belah, ini dianggap langkah yang kurang bijak. Karena Anies dianggap mewakili satu identitas kelompok muslim, sama perihal dengan Ahok yang dikenali dengan identitas sebagai umat kristen. Sehingga ketika identitas yang sama muncul melahirkan suatu dukungan, ini bukan bertentangan dengan makna Pancasila.

“Misalnya ada kepala daerah beragama Hindu dan didukung oleh umat Hindu. Ini suatu hal yang wajar. Dan Indonesia adalah negara yang sangat moderat. Nilai-nilai religius dan budaya itu sudah termaktub dalam Pancasila, dan ini sudah final. Yang salah adalah politisasi dari lawan politik,” jelasnya.

Karena itu Ujang mengatakan jika relasi agama dan negara tidak untuk dipertentangkan. Karena negara sudah menjamin kebebasan setiap warga negara terkait agama dan kebudayaan yang diyakininya.

“Jadi suatu hal yang wajar jika Anies didukung oleh umat muslim. Karena Anies dianggap mewakili identitas umat muslim. Dan keterwakilan ini yang membuat dukungan dari umat muslim ke Anies semakin besar. Karena Islam memang menjadi mayoritas di Indonesia. Namun, jika ada yang non muslim mendukung Anies ini sah dan wajar. Karena memilih dan dipilih hak setiap warga negara,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

 

Tags: Anies BaswedanPolitik IdentitasUjang Komarudin
Previous Post

Kilas Balik Kronologis Kasus ‘Kardus Durian’ yang Kembali Mengapung

Next Post

SMRC: Publik Hanya Kenal PDIP dan Golkar, Elit Parpol Lain Gagal Jangkau Pemilih

Rupol

Next Post
No Urut Partai Tetap Sama dengan 2019, Merupakan Usulan Megawati

SMRC: Publik Hanya Kenal PDIP dan Golkar, Elit Parpol Lain Gagal Jangkau Pemilih

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

17 jam ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

2 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive