• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Deklarasi Anies dan Serangan Internal, Blunder NasDem Melahirkan Politik Identitas

by Rupol
in Nasional
433 9
0
472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Deklarasi partai NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024 dianggap memantik konflik dan mengganggu stabilitas politik dalam negeri. Sehingga tak menampik lahirnya spekulasi politik identitas yang akan mengarah kepada perpecahan masyarakat terkait pro kontra calon yang diusung dan elektoral. Hal ini disampaikan oleh pengamat politik Arif Susanto dalam diskusi oleh PARA Syndicate, Kamis (27/10).

Arif mengatakan jika pernyataan dari politisi NasDem yang mengatakan Anies sebagai antitesa Jokowi mengancam terjadinya polarisasi politik. Karena NasDem sendiri masih tercatat sebagai pendukung Jokowi di pemerintahan.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Nasdem mengambil sosok yang cukup kuat, dan dipersonifikasi sebagai antitesis Jokowi. Seharusnyas Surya Paloh bisa menjadikan Anies bisa sebagai sintesis,” jelas Arif.

Ia menilai polarisasi inilah yang akan berpeluang untuk melahirkan politik kebencian, jika di propose akan menguntungkan.

“Yakni jika jarak elektoral diantara calon lebih tipis, sehingga godaan menggunakan srategi ini akan menjadi alternatif. Kedua jika tida ada pembeda dari sisi programatik, maka pemilih akan memilih identitas sebagai pembeda. Ketiga meletakkan sentimen primordial disinformasi sebagai faktor, misalnya informasi HOAKS. Dan terakhir ketika terjadi krisi dalam bentuk lain, misalnya kegagalan ekonomi maka menunjuk orang lain sebagai penyebab ini akan menjadi lebih mudah,” jelasnya secara gamblang.

Karena itu, ia menilai satu-satunya cara agar polarisasi NasDem dengan PDI-P tidak mencuat terlalu lama, Surya Paloh harus bisa keluar dari bayang-bayang Megawati dan Jokowi.

“Jika Surya Paloh tegas dari bayang Megawati, maka Anies akan menjadi calon yang akan diusung, peluang Anies terbuka,” ujarnya.

Lebih lanjut Arif mengatakan politik dua kaki yang kini diterapkan NasDem dengan tetap berada di pemerintahan, justru akan memperlemah posisi Anies sebagai capres. Ini akan menjadi blunder. Ia melihat dari hasil trend kepercayaan publik ke pemerintahan Jokowi yang masih stabil, ada kecendrungan jika publik akan mencari figur yang mendekati sosok Jokowi.

“Ada kencedrungan publik ingin mendapat sosok tak jauh dari Jokowi. Sehingga drama politik antara Surya Paloh di pemerintahan menguntungkan Jokowi dan Mega. Ini akan menjadi peluang bagi Ganjar utk menunjukkan prestasi karena jabatan gubernur,” ucapnya.

Sementara dengan berakhirnya jabatan Anies Baswedan di pemerintahan sebagai Gubernur, secara pribadi tidak menjadi beban bagi Anies. Beban justru ada di NasDem. Karena Anies tidak tercatat sebagai anggota parpol manapun.

Arif mengkritik harusnya drama Anies antitesis Jokowi ini harus dilawan dengan program apa yang akan ditawarkan oleh Anies ke publik. Sehingga elektoral Anies meningkat. Karena pencapresan Anies tidak membawa dampak baik bagi elektoral NasDem secara partai, namun Anies diuntungkan secara personel untuk peluangnya di capres.

“Pencalonan dini anies berdampak ke reshufle merusak bangunan koalisi yang sedang dibangun oleh partai, soliditas pada rencana koalisi yang sedang dibangun,” tegasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: NasdemSurya Paloh
Previous Post

Polisi Tetapkan Suami dari Wanita Berpistol ke Istana Sebagai Tersangka

Next Post

AHY Dinilai Paling Rasional Jadi Cawapres Anies, Ini Alasannya

Rupol

Next Post
Elektabilitas Demokrat Salib Golkar

AHY Dinilai Paling Rasional Jadi Cawapres Anies, Ini Alasannya

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

17 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

17 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive