• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
21 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Febri Diansyah Bilang Hajar, Jaksa: Sambo Perintahkan Tembak Yosua, Siapa yang Benar?

by Ruang Politik
in Kilas Update
422 17
0
Terdakwa Ferdy Sambo/Ist

Terdakwa Ferdy Sambo/Ist

470
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berbeda dengan Ricky, atas tawaran yang diberikan tersebut, Richard justru menerimanya ketika Ferdy Sambo meminta dirinya untuk menembak koleganya

RUANGPOLITIK.COM –Berdasarkan surat dakwaan terhadap Ferdy Sambo yang dibacakan di awal sidang, Senin (17/10/2022) kemarin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menguak sejumlah tabir peristiwa kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Awal mulanya, bukan Richard Eliezer yang dipilih oleh Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Yosua. Namun, karena Ricky Rizal menolak menjadi eksekutor dengan alasan tak kuat mentalnya, Richard pun dipilih untuk menjadi penembak ajudan Putri Candrawathi.

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Bersama Bupati, Menteri Kebudayaan Fadlizon Resmikan Pemugaran Masjid Tuo Ampang Gadang

Berbeda dengan Ricky, atas tawaran yang diberikan tersebut, Richard justru menerimanya ketika Ferdy Sambo meminta dirinya untuk menembak koleganya.

Sambo mengatakan, “Berani kamu tembak Yosua” dan dijawab Yosua “Siap Komandan”.

Sambo menyerahkan satu kotak peluru 9 mm dan meminta Richard memasukkannya ke magazine senjata api merk Glock 17.

Richard kemudian mengarahkan senjata ke Yosua dan meletuskan tiga hingga empat kali tembakan. Peluru pertama mengenai dada sisi kanan Yosua dan bersarang di otot sela.

Peluru kedua terjang bahu kanan menyebabkan luka tembak keluar di lengan atas kanan.

Peluru ketiga menghantam bibir kiri menyebabkan patah tulang rahang menembus ke leher kanan.

Sementara peluru keempat mengenai lengan kiri belakang menembus ke pergelangan tangan kiri.

Diterjang empat peluru, Yosua seketika roboh mengerang kesakitan. Untuk memastikan Yosua tewas, Ferdy Sambo yang mengenakan sarung tangan hitam meletuskan peluru terakhir tepat menerjang kepala bagian belakang sisi kiri sehingga membuat Yosua tewas.

Keterangan JPU bertolak belakang dengan penyampaian kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah yang mengungkap perintah Ferdy Sambo kepada Richard Eliezer untuk menghajar Yosua, bukan menembak.

“Memang ada perintah FS pada saat itu, yang dari berkas yang kami dapatkan itu perintahnya adalah ‘hajar, Chad’, namun yang terjadi adalah penembakan pada saat itu,” tukas Febri dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Menurut Febry, karena Jenderal bintang dua itu panik ketika Richard menembak Yosua, dia pun sempat memerintahkan ajudannya memanggil ambulans setelah penembakan terjadi.

“FS kemudian panik dan meminta memerintahkan ADC. Jadi sempat memerintahkan ADC untuk melakukan memanggil ambulans dan kemudian FS menjemput Ibu Putri dari kamar dengan mendekap wajah bu Putri agar tidak melihat peristiwa dan kemudian memerintahkan RR mengantar Ibu Putri ke rumah Saguling. Ini adalah fase pertama rangkaian peristiwa,” terang mantan Jubir KPK itu.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PN Jakarta SelatanRuang PolitikSidang Sambo Cs
Previous Post

Siang Ini, Jokowi Bertemu Presiden FIFA Bahas Laporan TGIPF Tragedi Kanjuruhan

Next Post

Energy Thorium Babel, Ilusi Tentang Sebuah Solusi

Ruang Politik

Next Post
Energy Thorium Babel, Ilusi Tentang Sebuah Solusi

Energy Thorium Babel, Ilusi Tentang Sebuah Solusi

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

24 jam ago
Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

24 jam ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

3 hari ago
PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

6 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive