• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Pekan Depan KPK Bakal Panggil Lagi Lukas Enembe untuk Diperiksa

by Ruang Politik
in Kilas Update
430 9
0
Gubernur Papua Lukas Enembe/Ist

Gubernur Papua Lukas Enembe/Ist

469
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Selain uang tunai, Mahfud mengatakan PPATK juga menemukan uang berjumlah Rp 71 miliar yang tersimpan dalam beberapa rekening yang diduga milik Lukas. Rekening tersebut sudah diblokir.

https://ruangpolitik.com –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan kembali memanggil Gubernur Lukas Enembe untuk diperiksa. Pemanggilan itu rencananya akan dilakukan pekan depan.

“Minggu ini akan dilayangkan untuk panggilan minggu berikutnya,” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto, di kantornya, Jakarta, Selasa, 20 September 2022.

RelatedPosts

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Karyoto mengatakan KPK baru satu kali memanggil Lukas. Lukas dipanggil untuk diperiksa di Mako Brimob Polda Papua pada 12 September 2022. Lukas saat itu tidak hadir dengan alasan sakit.

Namun, Lukas tidak hadir. Menurut Karyoto pemanggilan merupakan kewajiban KPK untuk melanjutkan proses penyidikan kasus ini.

Karyoto mengatakan dugaan gratifikasi hanya pintu masuk bagi KPK untuk menjadikan gubernur dua periode itu menjadi tersangka. Menurut dia, di balik gratifikasi masih banyak kasus korupsi yang diduga menyeret Lukas.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md sebelumnya juga telah mengatakan hal serupa. Dia mengatakan bahwa Lukas diduga korupsi ratusan miliar Rupiah. “Dugaan korupsi yang dilakukan Lukas Enembe bukan hanya gratifikasi Rp 1 miliar,” kata Mahfud dalam konferensi pers, Senin, 19 September 2022.

Mahfud mengatakan Lukas diduga menyimpan dan mengelola uang berjumlah ratusan miliar Rupiah.

Menurut Mahfud, temuan uang itu didasarkan dari hasil pemantauan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. “Terdapat penyimpanan dan pengelolaan uang yang jumlahnya ratusan miliar,” kata dia.

Selain uang tunai, Mahfud mengatakan PPATK juga menemukan uang berjumlah Rp 71 miliar yang tersimpan dalam beberapa rekening yang diduga milik Lukas. Rekening tersebut sudah diblokir.

Menurut Mahfud, ada beberapa kasus lain yang juga menyeret nama Lukas. Kasus-kasus yang tengah didalami itu adalah pengalokasian anggaran hingga ratusan miliar Rupiah untuk dana operasional pimpinan Pemerintah Provinsi Papua, lalu kasus kecurangan dalam pengelolaan dana Pekan Olahraga Nasional, serta dugaan bahwa Lukas memiliki manajer untuk melakukan pencucian uang.

Menurut Mahfud, kejanggalan dalam pengelolaan anggaran Pemprov Papua itu selama ini sulit untuk dideteksi. Badan Pemeriksa Keuangan, kata dia, selalu menemui jalan buntuk ketika ingin memeriksa laporan keuangan Pemerintah Provinsi Papua.

BPK, imbuhnya, akhirnya selalu memberikan opini disclaimer terhadap laporan keuangan tersebut.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: KPKLukasRuang Politik
Previous Post

Forum Kyai, Bu Nyai, Gus dan Ning Pesantren se-Indonesia Gelar Musyawarah, Hasilkan Delapan Poin Rekomendasi

Next Post

KPK: Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

Ruang Politik

Next Post
Gedung KPK/Ist

KPK: Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

5 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

5 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

14 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive