Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Tolak Harga BBM Naik, Pakar Ekonomi: Keputusan Pemerintah Sudah Tepat

by Ruang Politik
in Nasional
466 9
0
Ilustrasi demo BBM/Ist

Ilustrasi demo BBM/Ist

508
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM –Pakar ekonomi dari Universitas Airlangga Surabaya, Wisnu Wibowo, menyebut kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah tepat.

Hal ini ia pandang sebagai langkah guna menyelamatkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Ia menjelaskan, belakangan ini memang ada penurunan harga minyak dunia, yakni 85 dolar per barel.

Namun, Wisnu menekankan bahwa asumsi anggaran APBN Indonesia untuk BBM hanya 63 dolar per barel.

Untuk itu, keputusan pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga BBM memang tepat dilakukan.

Berita Terkait:
Imbas Harga BBM Naik, Tarif Angkutan Umum di Kabupaten Bogor Naik Rp 1.000-2.000

Puan Maharani Respons Kenaikan BBM Berujung Demonstrasi

PKS Instruksikan Semua Fraksi di Kabupaten/Kota Tolak Kenaikan BBM

Massa Aksi Demo Kenaikan BBM Sindir Puan Tak Nangis, PDIP: Kondisi Sekarang Berbeda

“Ini yang membuat sistem fiskal kita jebol. Jadi penyesuaian harga ini adalah alternatif yang bisa ditempuh pemerintah untuk menyelamatkan APBN kita,” tegas Wisnu Wibowo kepada awak media di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/9/2022).

Meskipun banyak masyarakat menolak kenaikan BBM, Wisnu menilai kesempatan ini justru jadi momen yang tepat untuk memperbaiki alokasi subsidi BBM.

Ia menyebut, selama ini banyak masyarakat mampu yang menggunakan BBM bersubsidi.

Berdasarkan harga BBM yang baru, selisih atau perbedaan harga Pertamax dan Pertalite diketahui berkurang.

Wisnu berharap, hal itu membuat masyarakat mampu yang menggunakan Pertalite dapat beralih ke Pertamax yang tidak bersubsidi.

Ia melanjutkan, kebijakan pemerintah untuk mendaftarkan mobil ke My Pertamina juga berpotensi mengidentifikasi siapa yang layak menggunakan BBM bersubsidi.

Dengan pertimbangan tersebut, BBM bersubsidi dapat tepat sasaran dan dinikmati kalangan yang layak menerimanya.

“Kita kan sudah terbiasa menggunakan pedulilindungi. Nah ini nanti kurang lebih sama. Ketika database siapa yang layak menerima subsidi sudah terbangun dengan pendekatan digitalisasi data, pemerintah akan semakin berani memberikan subsidi karena potensi kebocoran lebih bisa dikendalikan,” ulasnya.

Hal ini disebabkan kenaikan minyak dunia pada Maret yang menyentuh angka 100 dolar per barel.

Wisnu menjelaskan, hal tersebut menyebabkan ketimpangan besar antara asumsi harga BBM di APBN dengan harga minyak dunia yang sesungguhnya.

Namun, Wisnu menyebut, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan BBM pada Maret lalu karena berdekatan dengan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Seperti diketahui, harga barang-barang pokok memang selalu naik pada rentang waktu tersebut. Wisnu menuturkan, pemerintah tidak ingin menambah beban masyarakat.

Lebih lanjut, pemilihan waktu pemerintah untuk menaikkan BBM bulan September ini disebut tepat.

Wisnu menilai, inflasi setelah puasa dan lebaran sudah terkendali. Sedangkan, masih ada cukup waktu sebelum momen besar lainnya, yakni natal dan tahun baru.(Asri Turana Restaripani).

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: BBMDemo BBMRuang Politik
Previous Post

Soal Nasib PPP dan KIB di 2024, Ini kata Plt Ketum Mardiono…

Next Post

Setelah Diperiksa Selama 11 Jam, Akhirnya Anies Baswedan Keluar dari KPK

Ruang Politik

Next Post
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK. Anies diperiksa Tim Penyelidik KPK selama 11 jam/RuPol/FSL

Setelah Diperiksa Selama 11 Jam, Akhirnya Anies Baswedan Keluar dari KPK

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Santer Isu Koalisi Perubahan Bubar, Efriza: Nasib Pencapresan Anies Tersandera

Efriza: PKS Lumerkan Kebekuan Koalisi, KIB Tunggu Sinyal Jokowi

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election