• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Surya Paloh Usulkan Pasangan Anies-Ganjar, Pengamat: Angan-angan Yang Sulit Terwujud

by ruang politik
in Nasional
440 9
0
Anies-Ganjar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/ ist

480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Simulasi pasangan Anies-Ganjar untuk Pilpres 2024 mendatang, menjadi salah satu opsi yang mengapung sebagai formula untuk mengurangi polarisasi di tengah masyarakat yang kian tajam.

Memasangkan Gubernur DKI Jakarta dengan Gubernur Jawa Tengah itu, merupakan opsi yang dibawa Ketua Umum NasDem Surya Paloh saat berdiskusi dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.
Namun opsi tersebut diyakini bakal sulit terwujud, karena adanya penolakan yang kuat dari kedua kubu pendukung.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Pengamat Politik Citra Institute Efriza, menilai simulasi dua nama ‘raja survey’ itu hanya akan menjadi angan-angan yang indah.

“Saya melihat Bang SP (Surya Paloh) sangat prihatin dengan kondisi bangsa saat ini, sehingga beliau berpikir untuk mencarikan solusinya. Tapi solusi memasangkan keduanya, hanya akan jadi angan-angan yang indah. Akan sangat sulit untuk terlaksana,” kata Efriza saat berbincang dengan RuPol, Minggu (26/6/2022).

Tapi setidaknya, Surya Paloh sudah membuktikan sebagai salah satu tokoh yang memiliki perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap nasib bangsa ke depan.
Efriza berharap tokoh-tokoh bangsa lain, ikut memberikan sumbangsih yang sama dengan ikut mencarikan solusi terhadap potensi adanya perpecahan yang semakin menjadi-jadi.

“Kita berharap tokoh-tokoh lain ikut bersama-sama Bang SP, duduk bersama mencarikan solusi atas polarisasi yang kian parah ini. Jangan hanya mementingkan kepentingan pribadi, golongan atau partai masing-masing saja,” tambahnya.

Berita terkait:
Survei SMRC: Massa Pemilih Nasdem Memilih Ganjar dan Anies

NasDem Umumkan Anies, Andika dan Ganjar Sebagai Capres, Erick Thohir Tersingkir

Anies dan Ganjar Terbanyak Diusulkan Jadi Bakal Capres, Ini Daftar Usulan 34 DPW Nasdem

Lewati Ganjar di Survei Capres IPO, Mileanies: Ada yang Lebih Layak dari Anies?

Alasan Anies-Ganjar Sulit Terwujud

Kembali kepada pasangan Anies-Ganjar, Efriza mengurai beberapa faktor yang akan membuat pasangan tersebut sulit untuk terwujud.
Yang pertama adanya penolakan yang kuat dari pendukung kedua kubu.

“Ini sudah sangat sulit untuk mempersatukan, karena keduanya sudah saling berhadapan dan saling serang. Lihat saja di media-media sosial, pertarungan sepertinya hanya terjadi antara dua kubu tersebut,” terangnya.

Faktor kedua menurut Efriza, posisi keduanya yang bukan merupakan penentu dalam partai politik. Anies Baswedan sampai saat ini belum menjadi kader partai, sedangkan Ganjar Pranowo walaupun kader PDIP, tapi bukanlah sosok yang menentukan keputusan dalam PDIP.

“Kalaupun Anies maupun Ganjar maju sebagai capres, tentunya harus membawa salah satu ketum partai. Mana mau partai hanya jadi penonton! Misalnya Anies akan maju sebagai capres, partai yang mengusung pasti akan menyodorkan kadernya sebagai cawapres. Begitu juga dengan Ganjar. Posisinya di PDIP juga sedang tidak bagus, apalagi Puan Maharani ngotot juga mau maju. Sulit untuk memperjuangkan duet (Anies-Ganjar) itu,” papar Efriza.

Selain faktor utama tersebut, Efriza menilai penempatan sosok yang menjadi capres atau cawapres antara Anies dan Ganjar juga membuat rumit simulasi pasangan ini.
Kedua nama tersebut setara pada tingkat elektabilitas, sama-sama memiliki pendukung yang banyak dan potensinya pada capres.

“Pasti akan jadi tarik ulur yang panjang dan keras untuk menentukan siapa capresnya. Pasti keduanya dan pendukung masing-masing memaksakan akan menjadi capres. Sulit juga menentukan itu, bisa berbulan-bulan juga. Ha..ha..” pungkas Efriza. (ASY)

Editor: Asiyah Lestari
(RuPol)


Tags: Anies BaswedanAnies-GanjarGanjar PranowoNasdemPDIP GanjarPilpres 2024Ruang PolitikRuangPolitikSurya Paloh
Previous Post

16 Partai Sudah Punya Akun Sipol KPU, Ada 7 Partai Baru

Next Post

Respons Ulah Mafia, Denny Indrayana Cs: Komnas HAM dan DPD RI Ambil Tindakan Serius

ruang politik

Next Post
Denny Indrayana/Ist

Respons Ulah Mafia, Denny Indrayana Cs: Komnas HAM dan DPD RI Ambil Tindakan Serius

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

20 jam ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

2 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive